7 Rekomendasi Produk Yang Wajib Dibawa Hijab Traveller Saat Liburan

7 Rekomendasi Produk Yang Wajib Dibawa Hijab Traveller Saat Liburan

Meski telah memutuskan berhijab, saya tetap menyukai traveling dengan gaya backpacker. Salah satu tantangan menjadi hijab traveller adalah penentuan barang bawaan. Berbeda dengan sebelumnya, setelah berhijab saya perlu memikirkan perpaduan warna baju dengan hijab yang dipakai, yang berpengaruh pada jumlah pakaian yang dibawa.

Menjadi pejalan tipe backpacker dengan budget terbatas, sering kali membuat saya pergi tanpa bagasi. Hal itu membuat saya harus membuat prioritas bawaan dan menyiasati agar muat dalam satu tas ransel yang dibawa ke kabin. Di sinilah kemampuan mengatur barang bawaan dibutuhkan, terutama bagi hijab traveller agar tetap bisa menikmati perjalanan meski bagasi terbatas. Berikut ini adalah daftar barang yang wajib saya bawa saat jalan-jalan. 


Creator Image
Winny Alna Marlina
Travel Blogger
  • Kalibre
    Ostarion


    Winny Alna Marlina

    Barang utama yang saya bawa saat travelling adalah tas ransel atau backpack. Backpack yang saya gunakan adalah merek Kalibre Ostarion. Saya menyukai tas Kalibre ini karena desainnya sederhana, tetapi memiliki banyak kantong yang memudahkan mengepak berbagai peralatan.

    Selain itu, saya menyukai tas ini karena meski terkesan kecil, tetapi bisa muat banyak. Jadi, meski isinya 7 kg, penampilannya terlihat seperti 5 kg. Backpack yang saya pilih berwarna hitam agar tidak mudah terlihat kotor. Kelebihan lain tas Kalibre adalah memiliki raincoat sehingga tas dan isinya akan terlindungi saat turun hujan.


    Biasanya saya hanya membawa satu backpack saja selama perjalanan. Karena itu, backpack ini harus bisa memuat semua perlengkapan perjalanan, mulai dari pakaian, alat elektronik, alat mandi, obat-obatan, sampai oleh-oleh. Dengan hanya membawa satu backpack, memudahkan saya untuk bergerak cepat serta hemat bagasi.

  • Cetaphil
    Gentle Skin Cleanser


    Winny Alna Marlina

    Saat traveling, saya selalu membawa perlengkapan mandi seperti pasta gigi, sabun, sampo, dan yang terpenting pembersih wajah. Kulit wajah saya termasuk sangat sensitif, yang akan langsung berjerawat bila tidak dibersihkan.

    Dalam memilih produk pembersih wajah pun, saya tidak bisa sembarangan. Pembersih wajah yang saya pakai dan selalu saya bawa adalah Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Pembersih wajah ini lembut dan bisa dibilas tanpa menggunakan air. Selain itu, produk ini juga bisa dipakai untuk membersihkan badan sehingga praktis dan menghemat space dalam tas.


    Ukuran yang sering saya bawa adalah 125 ml agar mudah dibawa ke mana-mana. Saya selalu membersihkan wajah dengan Cetaphil saat wajah terasa penuh debu agar tetap terlihat bersih. Meski belum sempat mandi, yang penting wajah tetap kinclong :).

  • Kiehl's
    Activated Sun Protector SPF 50


    Winny Alna Marlina

    Tak dapat dipungkiri jika jalan-jalan pasti tidak jauh dengan kegiatan outdoor yang penuh dengan paparan sinar matahari. Untuk melindungi kulit dari bahaya paparan sinar matahari secara langsung, sun protector (sunscreen) untuk wajah dan badan menjadi barang yang sangat penting. Saya sendiri memilih sun protector dari Kiehl's karena bahannya alami sehingga aman untuk kulit saya yang sensitif.

    Kiehl's Activated Sun Protector memiliki SPF 50, mampu melindungi kulit dari sinar matahari sekaligus menjaga kelembapan kulit. Sun protector sangat penting terutama bagi pejalan yang kurang suka memakai makeup seperti saya, untuk melindungi wajah dari pengaruh buruk sinar UV.

  • Philips
    DryCare Hairdryer


    Winny Alna Marlina

    Sejak berhijab, saya selalu membawa hair dryer saat perjalanan untuk mengatasi rambut yang sering lepek. Selain digunakan sehabis keramas, hair dryer ini berguna untuk mengeringkan rambut yang agak basah karena keringat. Hair dryer yang selalu saya bawa adalah Philips DryCare Hairdryer HP8108/02, yang berukuran kecil sehingga muat di dalam tas ransel yang saya sebutkan tadi.

    Saya menyukai produk ini karena selain bentuknya ringkas, daya tahannya juga baik serta hemat energi sehingga cocok untuk pejalan yang sering pindah dari satu tempat ke tempat lain. Mengenai daya tahannya, pernah kejadian tas saya terjatuh, tapi hair dryer ini tetap baik-baik saja.

  • Nike
    Air Max Nostalgic Women's Trainers


    Winny Alna Marlina

    Sepatu juga merupakan hal yang penting dalam travelling. Saya suka membawa sneaker warna putih atau hitam karena kedua warna ini mudah dipadukan dengan baju warna apa saja. Selain warna, ketahanan sepatu juga perlu diperhatikan.

    Saya pernah mengalami sepatu rusak saat sedang travelling di London dan Myanmar. Pengalaman itu cukup membuat saya malu. Jadi, mulai saat itu saya selalu memilih sepatu yang bisa tahan dipakai hiking maupun jalan santai.


    Karena alasan itulah, saya ingin merekomendasikan sepatu Nike warna putih ini. Selain ringan dipakai, sepatu ini juga modis dan cocok dipadukan dengan pakaian apa saja. Sepatu ini juga sangat nyaman dipakai dan tidak membuat kaki kita lecet meski berjalan lama dan jauh.

  • Ultra Sakti
    Hot In Cream


    Winny Alna Marlina

    Obat-obatan juga tidak kalah pentingnya untuk dibawa ketika melakukan perjalanan. Yang sering saya bawa adalah obat sakit perut, sakit kepala, obat demam, dan obat alergi. Saat travelling, saya sering mengalami pegal-pegal akibat kegaiatan ekstrem yang saya lakukan. Terlebih lagi, saya termasuk orang yang sangat aktif.

    Saya senang pindah dari satu tempat ke lain, dan mencoba segala model tranportasi. Untuk mengobati badan yang pegal saat travelling, saya selalu menggunakan Hot In Cream. Krim ini cukup manjur untuk menghilangkan kelelahan pada otot.


    Saya kenal Hot In Cream pertama kali dari teman, ketika melakukan trip ke India. Saat itu kami tidur di dalan kereta api selama tujuh hari sehingga badan terasa pegal dan lelah. Dia lalu memberi saya Hot In Cream ini. Sejak saat itulah, saya selalu membawa krim ini untuk menemani perjalanan saya.

  • Pashmina Instan Sala Medium


    Winny Alna Marlina

    Banyak yang bertanya bagaimana cara saya sebagai hijab traveller mengatur pakaian hanya dengan bagasi 7 kg. Untuk menyiasatinya, saya mengatur jenis kain, warna, dan jumlah pakaian yang akan dibawa. Saya biasanya membawa pakaian berbahan sutra atau bahan lain yang ringan, mudah menyerap keringat, serta bisa digulung sekecil mungkin saat dimasukkan ke dalam tas.

    Warna yang saya pilih juga biasanya yang soft atau netral agar mudah dipadukan. Untuk lama perjalanan 1 minggu, biasanya saya membawa dua kaos pendek, satu manset, dua kemeja, dua celana panjang, satu baju tidur, satu handuk kecil, tiga jilbab instan, serta mukena dan sajadah kecil. Jumlah ini fleksibel tergantung pada tempat tujuan wisata.


    Bila ternyata kurang, saya biasanya membeli baju di tempat tujuan, terutama baju khas daerah tersebut. Hitung-hitung sebagai oleh-oleh untuk diri sendiri. Untuk hijab, saya suka membawa yang instan agar praktis dan tidak memerlukan peniti atau peralatan jilbab lainnya.


    Saat ini banyak sekali jilbab instan yang ada di pasaran, seperti produk ini. Saya menyukai Pashmina Sala Instan karena bahannya yang nyaman dan bentuknya yang gaya.