7 Rekomendasi Produk untuk Mulai Produksi Musik

7 Rekomendasi Produk untuk Mulai Produksi Musik

Saat ini, untuk dapat memproduksi sebuah lagu kalian tidak harus membutuhkan studio musik. Banyak produser musik bahkan memulai karier profesionalnya dari kamar tidur, termasuk saya. Hampir semua draft musik saya bahkan dimulai saat saya duduk santai di kafe. Sebelum pindah ke studio baru, dulu saya bahkan mengerjakan mixing dan mastering lagu hanya dengan headphone.


Banyak orang berpikiran bahwa untuk memproduksi karya yang bagus, mereka harus memiliki peralatan yang mahal terlebih dahulu. Namun, sebenarnya kalian dapat memproduksi musik dengan peralatan terjangkau. Kali ini saya akan menuliskan rekomendasi alat-alat yang dibutuhkan untuk membuat musik berdasarkan alat yang saya gunakan sekarang. Saya sudah mencoba semua alat-alat ini dan sudah disortir dari yang paling penting untuk dimiliki. Silakan pilih sesuai budget kalian, ya!


Creator Image
Harry Citradi
Music content creator
  • Ableton
    Live 10 Suite


    Harry Citradi

    Digital Audio Workstation (DAW) adalah program untuk membuat musik. Ada banyak jenis-jenis DAW di luar sana dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Menurut saya, Ableton Live 10 Suite ini adalah program yang cocok bila kalian ingin membuat musik bergenre electronic dance music (EDM) atau electronic lainnya. 


    Namun, program ini juga bisa kalian gunakan jika kalian ingin bereksperimen di genre musik lainnya. Saya telah mencoba hampir semua DAW dari berbagai merek lain dan akhirnya memutuskan bahwa produk ini adalah DAW terbaik. Meski program ini memiliki interface yang membosankan, bagi saya hal ini malah membuat saya tetap fokus dalam membuat musik. 


    Dari sisi shortcut, virtual studio technology (VST), serta audio library-nya, Ableton memiliki tab yang sangat membantu saya kerja lebih cepat. Produk juga memiliki audio VST bawaan yang cukup baik. Karena itu, bagi kalian baru memulai membuat musik, kalian tidak harus memiliki VST atau VSTi third party lainnya.

  • Universal Audio
    Apollo Twin USB Heritage Edition


    Harry Citradi

    Audio interface adalah soundcard eksternal yang menghubungkan PC dengan studio monitor, headphone, instruments, dan mik kalian. Audio interface memengaruhi kualitas output yang kalian dengar dan juga kualitas input yang akan direkam di DAW.


    Ada beberapa pertimbangan yang memembuat saya memilih menggunakan audio interface ini, mengingat harganya yang tidak murah. Pertama, produk ini memiliki processor sendiri di dalamnya sehingga tidak mengganggu kinerja laptop atau PC kalian. Hal ini juga yang meminimalisasi terjadinya latency


    Kedua, Universal Audio sendiri memiliki banyak pilihan powered plugin yang meng-emulate beberapa perangkat keras analog seperti Neve, API, Avalon, dan Moog. Ketiga, karena saya seorang gitaris, produk ini memiliki Hi-z input yang dibuat khusus untuk instrument yang menggunakan pick-up. Karena itu, kualitas suara gitar elektrik kalian akan terdengar lebih baik dari input biasa.

  • Sennheiser
    HD 600


    Harry Citradi

    Headphone adalah pilihan terbaik bagi kalian yang tidak memiliki studio monitor yang layak atau untreated room. Untuk itu, kalian butuh headphone dengan karakter suara yang flat. Dengan produk ini, kita bisa mendengar dengan jelas musik yang sedang dikerjakan tanpa terganggu frequencies yang tidak dibutuhkan. 

    Menurut saya, headphone Sennheiser HD 600 sudah sangat cukup untuk kebutuhan mixing dan mastering. Salah satu keuntungan menggunakan headphone adalah kita tidak harus pusing memikirkan kekedapan ruangan saat bekerja. Kita juga bisa mengerjakan mixing lewat laptop dengan menyambungkannya ke headphone.


    Produk ini sangat membantu saya yang sering mengerjakan lagu di luar studio untuk mendapatkan vibes berbeda di setiap lagunya. Tentu saja, headphone ini membutuhkan tambahan daya dari audio interface yang kalian gunakan agar suaranya memiliki power yang sesuai.

  • Focusrite
    Novation Launchpad X


    Harry Citradi

    Midi controller adalah alat untuk memicu suara dari VST instrument yang ada di DAW kita. Terdapat berbagai bentuk midi controller yang tersedia di pasaran seperti yang berbentuk tuts piano ataupun yang berbentuk pads. Produk Novation Launchpad ini sendiri memiliki bentuk pads.


    Saya menyarankan Novation Launchpad ini karena bentuknya yang tidak besar serta desainnya yang tipis. Berkat desainnya ini, ia tidak memakan tempat banyak ketika diletakkan di atas meja kerja atau bila ingin dibawa bepergian. 


    Midi controller ini menggunakan kabel USB yang dapat dicolokkan langsung ke PC. Launchpad juga sangat membantu kalian yang tidak memiliki dasar teori musik. Ini karena ada banyak fitur yang praktis seperti scale mode dan chord mode


    Terkadang, saya juga menggunakan alat ini untuk memproduksi lagu secara acak dengan scale mode. Berkat mode ini, kita bisa asal pencet dan suara yang dihasilkan tidak akan fals. Selain itu, midi controller ini juga bisa kita gunakan untuk live show atau light show karena memiliki lampu RGB yang terang di tiap pads-nya.

  • Shure
    Vocal Microphone


    Harry Citradi

    Baik penyanyi maupun bukan, vocal mixing skill adalah hal yang harus kalian pelajari untuk menjadi music producer. Microphone saya gunakan bila ingin merekam suara saya atau melakukan kolaborasi dengan vocalist lain di studio. Microphone juga penting karena selain produksi musik, kita bisa menggunakannya untuk membuat konten di YouTube atau live streaming


    Karena microphone ini sifatnya dynamic, kita tidak harus memiliki vocal chamber untuk merekam suara dengan noise minim. Sayangnya, mik ini membutuhkan preamp agar dapat mengubah suara dari mic level ke line level. Ini karena produk ini merupakan tipe dynamic, bukan condenser. Dengan bantuan audio interface dari Universal Audio Apollo Twin yang memiliki powered preamp bawaan, saya akhirnya tidak harus membeli tambahan hardware.

  • Yamaha
    Powered Studio Monitor


    Harry Citradi

    Bila terlalu lama mengolah audio menggunakan headphone, kalian bisa mengalami yang namanya ear fatigue. Ini adalah kondisi telinga yang terlalu lelah sehingga memengaruhi frekuensi yang masuk. Ear fatigue bisa menjadi masalah yang serius bila dibiarkan. Oleh karena itu, kalian membutuhkan monitor speaker untuk mengistirahatkan telinga. 


    Saat saya bekerja di untreated room, saya akan menggunakan monitor speaker untuk composing. Setelah akan melanjutkan ke tahap mixing, baru saya akan menggunakan headphone. Bila suatu saat nanti kalian memiliki budget untuk memperbaiki kualitas ruangan studio, kalian bisa mixing dan mastering dengan monitor speaker.


    Ini karena untuk mendapatkan input yang flat dari monitor speaker, kita harus meminimalisasi gema dari ruangan tersebut. Jika tidak, akan tercipta pantulan dari frekuensi tertentu yang dapat mengganggu suara dari monitor speaker-nya. 


    Bagi saya, produk dari Yamaha ini sangat bagus di kisaran harganya. Kalian bisa menyesuaikan low end dan high end sesuai dengan ruangan kalian melalui knob untuk mengaturnya dari -3 sampai +3 dB.

  • Soloking
    Classic in Shell Pink and Roasted Maple Neck with Rosewood FB


    Harry Citradi

    Bagi kalian yang memiliki basic music di gitar, electric guitar adalah barang yang harus ada di studio. Ini karena kebanyakan inspirasi saya sendiri datang saat bermain gitar. Gitar Soloking dari NAFIRI MUSIC ini adalah merek yang tidak begitu terkenal. Namun, bagi saya gitar mereka sangat memadai untuk rekaman.


    Hampir semua suara gitar yang terdengar di lagu-lagu saya semuanya berasal dari gitar ini. Dengan pick-up single-single-humbucker, saya bisa bereksperimen dengan tipe suara yang berbeda-beda. Tentunya jenis suara yang berbeda sangat memengaruhi mood dari setiap lagu. 


    Gitar ini juga memiliki 22 jumbo frets yang sangat cocok bagi saya yang memiliki jari agak besar. Lalu, ia juga memiliki rod berjenis spoke wheel yang mempermudah saya saat ingin mengganti tension dari senarnya. Selain itu, poin terakhir yang paling penting bagi saya adalah warnanya yang pink. Jika kalian menyukai warna pink seperti saya, gitar ini wajib dimiliki!