7 Rekomendasi Perlengkapan Antimahal Membuat Komik Sibelang

7 Rekomendasi Perlengkapan Antimahal Membuat Komik Sibelang

Membuat komik strip itu susah-susah gampang. Susah saat bingung kehabisan ide, gampang karena tidak harus jago menggambar untuk mulai membuat komik strip. Pada dasarnya, komik itu adalah cerita bergambar yang lebih mementingkan cerita daripada gambar. Jadi, tenang saja jika kalian masih merasa diri belum jago dalam menggambar. Ini karena seiring waktu, pengalaman dan skill kalian akan meningkat, kok! Nikmati saja proses pembelajarannya, ya.


Saat saya baru membuat komik Sibelang di Instagram, gambar saya masih sangat berantakan. Namun, setelah 4 tahun membuat komik, alhamdulillah skill saya juga meningkat. Nah, kali ini saya mau kasih tahu tools yang saya pakai untuk membuat komik strip. Pastinya, harganya juga sangat terjangkau. Yuk, simak artikelnya sampai habis, ya! 


Creator Image
Dani Safitra
Komikus & ilustrator
  • Huion
    Kamvas 13


    Dani Safitra

    Salah satu peralatan yang saya gunakan sampai saat ini adalah Huion Kamvas 13. Saya menggunakan produk ini karena saya bekerja di rumah dan membutuhkan tools yang nyaman untuk saya gunakan setiap hari. Dengan ukuran 13 inci, saya merasa lebih leluasa bereksperimen dengan gambar saya. 


    Warnanya yang akurat membuat saya tidak perlu ribet lagi mengkalibrasi warna di PC atau laptop saya. Selain itu, produk ini juga sudah support Android, lho! Jadi, jika kalian belum memiliki PC atau laptop, kalian bisa menghubungkannya ke device Android.


    Hanya saja, permukaannya yang licin mungkin akan membuat kalian kesulitan pada awalnya karena sangat berbeda dengan kertas. Saya sendiri membutuhkan sekitar seminggu untuk membiasakan diri menggunakan tablet ini. 


    Terkadang, ketika saya bosan menggambar atau kehabisan ide buat komik, saya menggunakan produk ini untuk menonton film kesukaan saya. Pasalnya, layar memiliki kemampuan Full High Definition (FHD) dan warnanya sudah akurat. Produk ini nyaman banget untuk dipakai!

  • Wacom
    Intuos Draw Pen Small - White


    Dani Safitra

    Sebelum menggunakan Huion Kamvas 13, tadinya saya menggunakan pen tablet ini untuk membuat komik digital. Saya menggunakan pen tablet agar lebih mudah dan juga mempersingkat waktu saat membuat komik digital. 


    Sebenarnya, bahkan sebelum saya menggunakan pen tablet ini saya terlebih dahulu menggunakan mouse untuk tracing gambar yang sudah di-scan. Terbayang tidak, ribet dan lama waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan proses membuat komik dengan mouse?


    Pen tablet ini ringan dan mudah dibawa ke mana-mana. Selain itu, permukaannya yang tidak terlalu licin memberikan sensasi seperti menggambar di atas kertas biasa. Saya menggunakan pen tablet ini sekitar 3 tahun sebelum beralih ke Huion Kamvas 13. Saya beralih karena membutuhkan area gambar yang lebih luas dan produk yang lebih nyaman digunakan.

  • LYRA
    Sketchbook A5 30 Sheets


    Dani Safitra

    Proses pertama dalam membuat komik itu memerlukan sebuah sketch terlebih dahulu. Karena itu, saya menggunakan sketchbook LYRA ini untuk menggambar sketsa kasar. Produk ini penting, terlebih lagi jika lagi di luar rumah dan tidak bawa laptop ataupun pen display


    Jadi, sketchbook ini adalah penyelamat saya agar ide yang didapat bisa langsung di gambar dan tidak kelupaan. Menurut saya, dari sisi ketahanan, sketchbook ini dari LYRA ini lebih baik dari merek lainnya. 


    Selain desainnya yang simpel, buku ini juga memiliki vario zip ring yang membuatnya kertasnya mudah dilepas dan diisi ulang. Menurut saya, sketchbook ini memiliki kertas yang tebal sehingga tidak membuat tinta mudah tembus ke bagian belakang kertas. Selain itu, harganya juga relatif terjangkau sehingga sangat saya rekomendasikan.

  • Faber Castell
    Pensil 9000 16 pcs 6H-8B


    Dani Safitra

    Setelah mendapatkan sebuah ide untuk membuat komik, biasanya saya akan langsung mencatat ide tersebut dan menggambar sketsanya. Sketsa itu sangat dibutuhkan untuk tahap awal dalam sebuah ilustrasi atau komik. Nah, untuk membuat sketsa, saya membutuhkan sebuah pensil yang berkualitas. Untuk itu, pilihan saya jatuh ke produk dari Faber-Castell yang satu ini. 


    Menurut saya, pensil ini adalah pensil yang lebih tahan banting dibandingkan pensil lainnya. Ini karena pensil ini tidak mudah patah dan juga sangat kuat. Pensil ini memiliki banyak varian ukuran ketebalan, mulai dari 6H sampai 8B. Selain itu, pensil ini juga mudah ditemukan sehingga menjadi pensil gambar andalan sejuta umat.

  • Snowman
    Drawing Pen


    Dani Safitra

    Jika terlalu lama menggambar digital, biasanya mata saya terasa kering dan kepala menjadi sedikit pusing. Untuk mengatasinya, saya akan menggambar di sketchbook dengan pensil lalu menebalkan outline-nya menggunakan drawing pen ini. Saya memilih drawing pen ini karena warna hitamnya yang solid. 


    Selain itu, produk ini juga water resistant dan harganya terjangkau. Ini sungguh merupakan produk yang murah tetapi berkualitas. Sebelum menggunakan drawing pen, saya terbiasa menggunakan pena standar yang dijual di warung-warung yang kualitasnya jauh lebih rendah dari produk ini. 


    Ukuran ketebalannya juga bervariasi mulai dari 0.05 yang cocok untuk menggambar arsiran hingga 0.8 yang pas untuk mempertegas outline. Menurut saya, drawing pen ini nyaman untuk digenggam tangan. Jujur, saya merasakan ada kebanggaan tersendiri saat meng-sketch di luar rumah menggunakan produk ini. 

  • Snowman
    Brush Pen


    Dani Safitra

    Yup, brush pen ini memang murah tapi kualitasnya tidak murahan, lho! Selain itu, tintanya solid sehingga saya dapat mewarnai gambar yang telah di-sketch dengan lebih baik. 


    Saya sangat merekomendasikan produk ini untuk mewarnai secara manual. Walaupun saya kebanyakan menggambar digital, tetapi brush pen ini sangat membantu saya untuk mewarnai gambar manual yang telah dibuat. 


    Setiap varian pada drawing pen ini memiliki warna yang solid. Selain itu, ujung brush-nya juga tidak kaku sehingga saya serasa menggunakan kuas saat mewarnai gambar. Sayangnya, tinta ini tidak bisa di-refill. Namun, karena harganya murah meriah, saya tinggal menggantinya dengan produk baru ketika sudah habis!

  • Faber-Castell
    Eraser Medium Black


    Dani Safitra

    Saya menggunakan penghapus ini karena ia tidak mudah kotor dan juga tidak kaku. Sebelumnya, saya pernah menggunakan penghapus yang mudah kotor dan teksturnya kaku. Alhasil, ketika menghapus sketch, kertas saya menjadi kotor dan hancur. Nah, karena penghapus ini tergolong lembut, ia sangat nyaman untuk digunakan. 


    Karena itu, kalian tidak perlu memberi tekanan terlalu banyak saat menghapus dengan penghapus ini. Penghapus ini juga tidak akan membuat kertas menjadi hancur. Selain itu, ia juga tidak meninggalkan kotoran setelah selesai digunakan.  


    Jika dipakai bersamaan dengan pensil dari Faber-Castell, hasil akhirnya akan sangat bersih. Menurut saya, hal ini mungkin karena kedua produk tersebut dibuat dari produsen yang sama.