10 Rekomendasi Buku Bacaan yang Wajib Dimiliki Remaja

10 Rekomendasi Buku Bacaan yang Wajib Dimiliki Remaja

Membaca buku adalah aktivitas favorit saya sejak kecil sampai sekarang. Salah satu genre favorit saya adalah buku-buku yang bertemakan kehidupan remaja dan dewasa muda. Membaca buku-buku remaja ketika saya seusia tokoh-tokoh dalam buku tersebut membuat saya lebih memahami dunia yang sedang saya jalani saat itu. 


Ketidakstabilan emosi, konflik dengan orang tua, perasaan ingin diterima oleh teman-teman sebaya, dan rasa tidak percaya diri biasanya menjadi konflik yang juga dialami para tokoh. Saat membacanya, saya merasa bahwa saya tidak sendirian. Untuk itu, saya ingin berbagi sepuluh buku bacaan dengan tema kehidupan remaja yang isinya menarik dan wajib dimiliki para remaja dan orang tua.


Creator Image
Alfa Kurnia
Parenting & lifestyle blogger
  • Tere Liye
    Bulan


    Alfa Kurnia

    Buku ini berisi cerita tentang Seli, seorang pelajar SMA kelas 10 yang berusia 15 tahun. Sama seperti remaja lainnya, Seli memiliki keluarga yang menyenangkan. Seli juga suka pergi ke gerai makanan cepat saji, mendengarkan lagu-lagu populer, serta menonton serial drama dan film. 


    Namun, ada satu rahasia yang selalu disembunyikan oleh Seli sejak ia kecil. Rahasia tersebut adalah ia bisa mengeluarkan petir dari tangannya. Ternyata, selama ini bumi yang ditinggali Seli bukanlah dunia tempat dia berasal. Hal ini menjelaskan asal kekuatannya.


    Bersama Raib dan Ali, kedua temannya yang juga memiliki kekuatan misterius, Seli bertualang ke dunia paralel tempat mereka berasal. Dunia Seli pun berubah, begitu juga kehidupannya. Tanggung jawab mencegah peperangan antarklan yang ingin menguasai bumi harus mereka emban. 


    Bertiga, mereka mempelajari kekuatan klan mereka, memahami kekuatan masing-masing, dan menyelesaikan misi-misi berbahaya untuk menciptakan perdamaian di bumi. Tak hanya itu, Seli dan kedua temannya ditambah seorang teman baru dari klan Bulan harus mengikuti kompetisi mencari bunga matahari yang pertama kali tumbuh.


    Meski alurnya agak lambat dan mudah ditebak, Tere Liye berhasil menggambarkan dunia paralel dari klan Bumi, Bulan, Matahari, dan Bintang. Kekuatan dan kelemahan masing-masing klan pun dideskripsikan mirip dengan karakter benda-benda langit itu. 


    Petualangan ketiga sahabat ini terasa mendebarkan dan seru untuk diikuti. Sebelum membaca Bulan, pastikan kalian membaca dahulu buku pertama dari seri ini yang berjudul Bumi. Jangan lewatkan juga seri petualangan Raib, Seli, dan Ali yang lainnya.

  • J.K. Rowling
    Harry Potter dan Batu Bertuah


    Alfa Kurnia

    Harry Potter dan Batu Bertuah adalah buku yang berkisah tentang Harry Potter, the boy who lived. Harry mendapat julukan ini karena selamat dari kutukan mematikan seorang penyihir paling berbahaya di Kerajaan Britania Raya. Harry yang selamat berkat perlindungan cinta dari ibunya kemudian diasuh oleh keluarga bibinya.


    Harry menjalani masa kecil yang kurang menyenangkan karena sering dirundung oleh sepupunya. Tidak hanya itu, Harry juga harus tidur di kamar bawah tangga yang sempit. Akan tetapi, kehidupan Harry berubah ketika ia menerima surat dari akademi sihir di usianya yang ke-11. 


    Setelah memasuki Hogwarts, Harry ditempatkan di asrama Gryffindor. Asrama Gryffindor adalah asrama untuk para penyihir muda yang memiliki sifat berani, rela berkorban, dan kesatria. Harry pun perlahan mengenali sosok ayah dan ibunya yang sudah meninggal dan masuk ke dalam konflik dunia sihir yang berbahaya. 


    Bersama kedua sahabatnya, Ron dan Hermione, Harry harus beradaptasi dengan lingkungan baru asrama. Mereka juga belajar ilmu sihir di bawah bimbingan Prof. Dumbledore dan Prof. McGonagall yang bijaksana. 


    Pada seri pertama dari tujuh seri Harry Potter ini, Harry, Ron, dan Hermione harus menemukan Batu Bertuah. Batu Bertuah ini dijaga seekor anjing berkepala tiga di sebuah ruangan di Hogwarts. Kejadian-kejadian berbahaya yang terjadi di Hogwarts menunjukkan bahwa ada orang lain yang juga ingin mendapatkan batu tersebut. 


    Harry dan teman-temannya harus menghadapi Prof. Snape sang guru ramuan sihir serta Draco Malfoy yang membencinya. Harry juga mengikuti turnamen Quidditch, bertarung dengan troll, melawan Dementor, dan mengelabui anjing berkepala tiga. 


    Buku pertama J.K. Rowling ini mengantarkan seri Harry Potter menjadi buku yang dibaca oleh pre-teen sampai orang dewasa. Saya seolah-olah ikut masuk ke dunia Harry dan menjadi salah seorang yang berjuang bersamanya di setiap petualangan. Membaca Harry Potter adalah salah satu pengalaman terbaik yang bisa dimiliki oleh seorang remaja.

  • Clara Ng dan Icha Rahmanti
    Pintu Harmonika


    Alfa Kurnia

    Pintu Harmonika ini bercerita tentang tiga remaja, yaitu Rizal Lee, Juni, dan David. Rizal Lee adalah siswa populer yang juga seorang blogger dan selebtwit remaja. Juni adalah anak pintar korban perundungan yang setelah pintar bela diri justru menjadi anggota geng yang suka merundung adik kelas. Sedangkan, David si penggemar komik Detektif Conan adalah anak tunggal dari seorang ibu tunggal pemilik toko kue.


    Mereka bertiga hidup bertetangga di sebuah kompleks rumah pertokoan (ruko). Meski berbeda usia, mereka bertiga dipersatukan oleh sebuah surga. Surga itu adalah sebuah tanah kosong yang berada di belakang ruko mereka. Tempat ini membuat mereka merasa nyaman, bebas, aman, juga terlindungi. Di tempat inilah persahabatan mereka terjalin semakin erat bagaikan saudara.


    Sampai akhirnya, tebersit kabar bahwa tanah kosong itu akan dijual oleh pemiliknya. Karena tidak ingin kehilangan surga, Rizal dan Juni berusaha mempertahankannya dengan taktik yang dipikirkan oleh David. Di saat yang bersamaan, bisnis sablon ayah Juni nyaris bangkrut akibat perundungan yang dilakukan Juni dan teman-temannya kepada adik kelas mereka.


    Pencitraan Rizal sebagai anak orang kaya pun terbongkar saat gadis yang ditaksirnya datang ke kompleks ruko mereka dan mendapati Rizal hanyalah anak pemilik toko kelontong. Sementara itu, David hanya bisa memandangi perjuangan "kakak-kakak"-nya dari jendela kamarnya. Lalu, berhasilkah mereka mempertahankan surga itu sekaligus mengatasi konflik yang mereka alami?


    Ditulis dalam empat POV, buku ini menyuguhkan cerita tentang masalah yang umum dialami remaja. Masalah-masalah tersebut adalah pencitraan, perundungan, perasaan ingin diterima oleh teman, konflik dengan orang tua, serta keinginan untuk memiliki tempat yang aman dan keluarga yang hangat. 


    Tema persahabatan dan keluarga dalam buku ini sangat erat sekali dengan kehidupan remaja di dunia sosial media seperti sekarang. Saya merasa Clara Ng dan Icha Rahmanti menuliskannya dengan bagus sekali dengan plot twist yang mengejutkan.

  • Diana Rikasari
    Self-Acceptance By #88LoveLife


    Alfa Kurnia

    Self-Acceptance by #88LoveLife adalah sebuah buku motivasi yang dikemas dalam kutipan-kutipan hangat dan ilustrasi-ilustrasi cantik. Dalam setiap halamannya, saya seolah-olah mendapat kehangatan dan dukungan untuk mencintai diri saya sendiri.


    Para remaja sering kali merasa tidak nyaman terhadap diri mereka sendiri. Bisa karena merasa tidak secantik teman-temannya, tidak sepintar adik atau kakaknya, atau tidak sekaya sahabatnya. Bisa juga karena merasa tidak punya bakat istimewa seperti sepupunya dan banyak lagi. 


    Ada juga remaja yang merasa tidak dicintai oleh orang-orang terdekatnya. Mereka merasa harus melakukan apa pun agar dapat diterima oleh keluarga dan lingkungan meski itu mengorbankan kebahagiaannya. 


    Buku ini cocok untuk para remaja-remaja di atas. Buku ini akan mengajak kalian untuk memahami bahwa setiap orang berbeda dan memiliki pergulatannya masing-masing. Buku ini untuk kalian karena kalian berharga.

  • Elena Favilli dan Francesca Cavallo
    Good Night Stories for Rebel Girl


    Alfa Kurnia

    Buku ini sebenarnya ditujukan sebagai dongeng pengantar tidur untuk anak-anak. Namun, buku ini tidak berkisah tentang kehidupan seorang putri yang akhirnya menikah dengan pangeran tampan. 


    Good Night Stories for Rebel Girl ini berisi seratus kisah perempuan-perempuan luar biasa yang tangguh dan mengubah wajah dunia. Dikemas dengan bahasa bercerita, buku ini menceritakan tentang ratu-ratu bajak laut, pelukis, drummer, atlet-atlet olahraga, ballerina, sampai penulis. 


    Kisah-kisah inspiratif ini tidak hanya cocok untuk anak-anak, melainkan juga remaja. Kalian akan dapat menikmati cerita tentang keberanian Malala Yousafzai, ketangguhan Serena Williams, sampai kepemimpinan Ratu Elizabeth I. 


    Latar belakang para tokoh yang berbeda-beda ini diceritakan mulai dari masa hidup mereka sampai kondisi keluarga dan negara. Jadi, cerita yang ditulis oleh Elena Favili dan Francesca Cavallo ini bisa relevan dengan para pembaca, khususnya anak-anak dan remaja. 


    Pembaca bisa mengidentifikasikan diri mereka dengan salah satu atau lebih tokoh tersebut. Buku ini juga membuat saya percaya bahwa perempuan pun bisa berkarya dan menjadi sumber inspirasi.

  • Ahmad Fuadi
    Negeri 5 Menara


    Alfa Kurnia

    Negeri 5 Menara berkisah tentang Alif, remaja tanggung dari Minangkabau. Alif tiba-tiba harus menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren di Jawa Timur. Bersama dengan kelima kawanannya dari berbagai daerah di Indonesia, keenam kawan ini menghadapi ketatnya aturan di pesantren. 


    Mereka juga menghadapi hukuman jewer berantai, sulitnya menghafal Al-Quran, dan perubahan pola hidup mereka dalam suka dan duka. Keenam remaja ini sering berkumpul di bawah menara masjid sambil menunggu waktu salat magrib. 


    Mereka memandangi awan yang berarak di langit sambil bercerita tentang mimpi-mimpi mereka bertualang ke berbagai negara yang berbeda-beda. Mengusung mantera sakti "Man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses," mereka berusaha mewujudkan impian mereka.


    Buku ini memberikan saya gambaran yang jelas sekali tentang bagaimana kehidupan di pesantren, khususnya pesantren tradisional. Alhasil, buku ini cocok sekali dibaca untuk remaja yang saat ini tengah menempuh pendidikan di pondok pesantren dan orang tuanya. 


    Persahabatan yang terjalin di antara para tokoh juga dapat memberi motivasi bagi calon siswa pondok. Mereka akan mengetahui bahwa di mana pun mereka bersekolah nanti, pasti akan menemukan sahabat-sahabat yang satu visi dan saling mendukung meraih mimpi sesulit apa pun itu.

  • Winna Efendi
    One Little Thing Called Hope


    Alfa Kurnia

    Kehidupan Aeryn nyaris sempurna. Ia cantik, pintar, populer, dan memiliki keluarga yang hangat. Namun, ibunya kemudian meninggal karena sakit dan ayahnya tidak dapat menjadi tempatnya berbagi duka. Dunia Aeryn pun menjadi sepi sampai Flo dan Tante Hera hadir menjadi bagian dari keluarganya.


    Flo tidak seberuntung Aeryn. Ibunya, yang dipanggil Tante Hera oleh Aeryn, berpisah dengan ayahnya karena sudah tidak tahan lagi dengan kekerasan yang diterimanya. Flo berharap pernikahan ibunya dengan ayah Aeryn dapat membuat ibunya bahagia.


    Flo sendiri sudah cukup bahagia dengan kue-kue manis, serta Genta dan Theo, dua lelaki yang berarti baginya. Dia juga berharap Aeryn dapat menjadi kakak perempuan yang diidamkannya agar kebahagiaannya semakin lengkap.


    Sayangnya, Aeryn tidak semudah itu bisa menerima mereka. Aeryn menganggap Tante Hera merebut ayahnya darinya. Dia juga tidak suka dengan suasana rumah yang berbeda sejak Tante Hera dan Flo tinggal di rumah mereka. Aeryn berharap mereka tidak pernah ada dan tidak berniat untuk menjadi kakak yang baik untuk Flo.


    Namun, sebuah kejadian tak terduga justru mendekatkan Flo dan Aeryn. Keteguhan hati Flo dalam menentukan suatu pilihan dan ketabahannya menjalani pilihan tersebut, membuat Aeryn tersentuh. Namun, apakah mereka dapat menjadi keluarga yang bahagia?


    Buku ini menggambarkan emosi masing-masing karakternya dengan baik. Saya bisa merasakan kehangatan pribadi Flo yang ceriwis, penyayang, dan lembut, lalu tiba-tiba dunianya hancur karena harus menjalani kehamilan di luar nikah.


    Saya juga bisa merasakan pergulatan emosi Aeryn yang kehilangan ibu kandung dan cemburu karena kehadiran adik dan ibu tirinya. Selain cocok untuk para remaja, buku ini juga pas untuk orang tua agar lebih memahami karakter remajanya.

  • Rick Riordan
    Magnus Chase and The Gods of Asgard


    Alfa Kurnia

    Magnus Chase sudah menjadi anak jalanan di Boston selama 2 tahun sejak kematian ibunya. Namun, malam itu terasa berbeda ketika seorang pamannya, Frederick, dan sepupunya, Annabel, berusaha menemukannya atas permintaan pamannya yang lain, Randolph. 


    Dari Randolph, Magnus mengetahui bahwa ayahnya adalah Frey, seorang dewa Norse yang membuatnya menjadi anak setengah dewa. Randolph menyuruh Magnus mengambil pedang Sumarbrander di pelabuhan Boston untuk melindungi dirinya. 


    Sayang, belum sempat Magnus mendengar semua cerita dari pamannya, Boston diserang oleh raksasa api yang bernama Surt. Magnus meninggal setelah berhasil mencederai raksasa tersebut dengan pedangnya dan menyelamatkan dua orang pejalan kaki.


    Malang bagi Magnus, alih-alih beristirahat dengan tenang, dia terbangun dari kematian di sebuah hotel yang bernama Valhalla sebagai seorang einherjar. Hotel ini adalah tempat tinggal jiwa-jiwa pemberani yang meninggal saat melakukan aksi heroik yang dibawa oleh para valkyrie.


    Magnus bertemu dengan Blitz dan Hearth di Hotel Valhalla. Mereka adalah teman-temannya sesama anak jalanan di Boston yang ternyata adalah seorang kurcaci dan peri. Bersama mereka berdua dan Sam, seorang valkyrie yang juga anak dari Loki, dewa pengacau dan tipu muslihat, Magnus berusaha meninggalkan Hotel Valhalla.


    Mereka kemudian bertemu dengan Mimir, dewa pengetahuan dan kebijaksanaan. Mimir memberi mereka tugas untuk menemukan pedang Sumarbrander dan membawanya ke pulau tempat serigala Fenrir berada. Dalam perjalanan menemukan pedang tersebut, Magnus dan teman-temannya melalui berbagai rintangan yang berat.


    Seiring kebersamaan mereka, Magnus makin mengenal rekan-rekan seperjuangannya. Ia juga mendapat kekuatan baru untuk bersama-sama menghentikan terjadinya perang Ragnarok yang dapat menyebabkan kiamat di dunia dewa-dewa.


    Buku Magnus Chase and The Gods of Asgard ini menarik karena bertema petualangan dan persahabatan. Buku ini juga menggambarkan karakter dan dunia dewa-dewa Norse seperti Thor, Odin, Frey, dan Loki. Karakter protagonis dalam buku ini juga beragam.


    Ada Sam yang seorang muslimah dan digambarkan memakai kerudung dan selalu salat lima waktu. Ada pula Thomas Jefferson Jr, seorang kulit hitam yang juga teman Magnus di Hotel Valhalla. Tak ketinggalan Alex Fiero, seorang penghuni Hotel Valhalla yang gender fluid.

  • Randa Abdel-Fattah
    Does My Head Look Big In This?


    Alfa Kurnia

    Amal adalah anak dari pasangan imigran Palestina yang tinggal di sebuah daerah suburban di Melbourne, Australia. Sebagai seorang muslimah, tiba-tiba Amal mendapat hidayah untuk mengenakan hijab. Tentunya hal ini bukan hal yang mudah bagi Amal. 


    Bahkan, ayah dan ibunya sempat mempertanyakan kesungguhan Amal karena mereka khawatir Amal akan mendapat kesulitan di sekolah karena hijabnya. Namun, Amal merasa keputusannya sudah bulat. Ia bertekad mengenakan hijab dan memperbaiki ibadahnya meski menjadi gunjingan teman-teman di sekolahnya. 


    Sayangnya, ujian bagi Amal semakin berat. Seperti umumnya seorang remaja, Amal pun memiliki rasa suka terhadap seseorang walaupun dia tahu bahwa pacaran itu dilarang agama. 


    Dilema antara mengikuti hasratnya sebagai seorang remaja dan mematuhi larangan agamanya menjadi konflik utama buku ini. Persahabatan antarbudaya, kisah yang mengaduk emosi, dan plot tak terduga menjadikan buku ini menarik dibaca untuk remaja dan orang tua.

  • Lucia Priandarini
    Dua Garis Biru


    Alfa Kurnia

    Apakah hamil di luar nikah hanya dapat terjadi pada remaja-remaja nakal dari keluarga yang rusak? Ternyata tidak. Dara adalah anak pintar dari keluarga baik-baik. Sedangkan, Bima adalah anak santai yang cukup masa bodoh dengan pelajaran, tetapi memiliki keluarga yang hangat dan religius.


    Dara dan Bima menemukan kenyamanan dari satu sama lain dan memutuskan untuk berpacaran. Walaupun menjadi pasangan yang aneh karena tampak tidak sepadan, mereka bahagia dengan satu sama lain. Sayang, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama karena mereka melanggar batas yang mengakibatkan Dara hamil.


    Reaksi kedua keluarga yang tidak menyangka hal ini akan terjadi kepada mereka membuat Dara dan Bima terdesak ke persimpangan. Sepasang remaja berusia 17 tahun ini pun harus menghadapi konsekuensi berat akibat perbuatan mereka.


    Novel adaptasi skenario film berjudul sama ini memiliki alur yang cepat. Namun, buku ini tetap enak dibaca dan dapat membawa emosi pembacanya naik turun mengikuti cerita. Buku ini menjelaskan kepada para remaja bahwa setiap perbuatan termasuk pacaran yang melebihi batas pasti ada konsekuensinya.