10 Rekomendasi Makanan Kucing Terbaik (Terbaru Tahun 2018)

10 Rekomendasi Makanan Kucing Terbaik (Terbaru Tahun 2018)

Dewasa ini, banyak orang yang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan mereka. Semenjak itu beraneka ragam makanan kucing atau cat food dari beragam tekstur dan merek banyak bermunculan. Mulai dari yang paling terkenal seperti Whiskas, Meo, dan Friskies, hingga yang paling premium seperti Equilibrio, Royal Canin, Orijen, dan Blackwood. Pernah merasa kebingungan harus pilih yang mana?

Kali ini  kami akan memberikan tip untuk memilih makanan kucing serta 10 rekomendasi terbaik untuk kucing kesayangan Anda. Adapun kandungan yang perlu dihindari juga harus Anda ingat supaya tidak salah pilih.

Daftar isi

Cara memilih makanan kucing

Makanan seperti apa yang sebaiknya diberikan ke kucing kesayangan Anda? Berikut kami berikan beberapa tip untuk memilihnya.

Pilihlah yang bergizi seimbang

Makanan kucing ada berbagai jenisnya, dari snack hingga makanan utama. Berikan kucing Anda makanan yang mengandung gizi dan nutrisi sesuai dengan jenis dan kebutuhan mereka.

Pilih pakan kering bernutrisi sebagai makanan utamanya

Pilih pakan kering bernutrisi sebagai makanan utamanya

Ada 2 tipe makanan dasar kucing, yaitu makanan basah dan kering. Namun, makanan kering lebih cocok dijadikan makanan utama karena sifatnya yang tahan lama dan harganya yang bersahabat. Selain itu, makanan kering juga membuat kucing melatih gigi mereka serta membantu mencegah plak karena tidak menyisakan kotoran pada gigi kucing.

Berikan makanan basah apabila kucing Anda butuh banyak asupan air atau saat daya gigitnya melemah

Berikan makanan basah apabila kucing Anda butuh banyak asupan air atau saat daya gigitnya melemah

Untuk Anda yang khawatir dengan asupan air atau memiliki kucing yang telah melemah daya gigitnya (anak kucing maupun kucing tua), cobalah beri makanan basah. Selain kadar airnya cukup tinggi, makanan basah memiliki lebih banyak varian rasa dibanding makanan kering sehingga lebih efektif bila diberikan ke kucing yang sedang tidak nafsu makan.

Tidak hanya manusia, kucing juga akan bosan jika makan itu-itu saja. Kombinasikan makanan kering dan basah. Contohnya, jika Anda telah memberi makanan kering dari salmon, beri juga makanan basah dari ayam. Pilih kandungan utama yang berbeda supaya nutrisinya terpenuhi.

Lengkapi nutrisinya dengan snack 

Lengkapi nutrisinya dengan snack 

Untuk kucing yang sedang tidak nafsu makan, memberi snack atau makanan pendamping sangatlah dianjurkan. Snack juga bisa disajikan sebagai topping di makanan utamanya, lho. Selain itu, cocok juga untuk kucing yang sedang diet karena snack bisa melengkapi kebutuhan nutrisinya.

Disamping itu, Anda dapat menggunakan snack sebagai hadiah saat melatihnya. Jenisnya ada bermacam-macam, ada yang berbentuk potongan daging, snack kering, pasta, dan lainnya. Jadi, jangan lupa untuk selalu menyediakan snack di rumah Anda, ya.

Selalu pilih makanan yang aman

Memilih makanan yang aman adalah syarat utama. Carilah yang berkualitas untuk melindungi kesehatan kucing kesayangan Anda.

Makanan yang mengandung protein hewani tinggi serta berkualitas merupakan yang terbaik

Makanan yang mengandung protein hewani tinggi serta berkualitas merupakan yang terbaik

Kandungan utama yang terkandung dalam makanan menentukan kualitasnya. Penting untuk memastikan pada labelnya apakah daging atau ikan yang menjadi bahan bakunya. Jika produsen menggunakan daging asli, maka mereka akan menuliskan keterangan yang jelas tanpa menggunakan istilah lain di kemasannya.

Ada beberapa merek yang memakai sisa-sisa produk olahan daging, dan mencantumkannya dengan embel-embel “by-product” pada labelnya. Jika tertulis “chicken by-product” berarti makanan tersebut terbuat dari bagian-bagian selain daging yakni tulang, jeroan, paruh, bulu, jengger, darah, atau ceker. Bukan hanya nilai gizinya yang rendah, kandungan tersebut juga sulit diserap tubuh sehingga dapat menyebabkan penyakit. Jadi, pilihlah makanan yang bahan utamanya berkualitas tinggi.

Hindari makanan yang mengandung biji-bijian (grain-free)

Hindari makanan yang mengandung biji-bijian (grain-free)

Terlalu banyak karbohidrat membuat makanan sulit dicerna, serta dapat menyebabkan obesitas pada kucing. Jika Anda benar-benar mengutamakan kesehatan, meskipun sedikit lebih mahal, sebisa mungkin pilihlah makanan yang tidak mengandung jagung, gandum, kedelai, atau biji-bijian lainnya.

Bukannya tidak boleh sama sekali, tetapi kucing memang tidak butuh karbohidrat karena pada dasarnya mereka adalah hewan karnivora. Butuh kejelian untuk memeriksanya karena ada banyak merek yang menggunakan biji-bijian sebagai bahan baku.

Hindari makanan yang mengandung pengawet buatan

Hindari makanan yang mengandung pengawet buatan

Pada makanan kucing pabrikan, banyak produk yang menggunakan zat aditif kimia seperti antioksidan dan pengawet buatan untuk mencegah jamur dan oksidasi. Apabila mengingat bahayanya, tentu saja pet food yang tidak memenuhi standar keamanan tidak boleh dijual di pasaran. Akan tetapi, dianjurkan sebisa mungkin untuk memilih makanan tanpa zat aditif, atau paling tidak, yang menggunakan zat aditif alami.

Mungkin susah untuk menghindari pengawet buatan dalam suatu produk, tapi sedapat mungkin carilah yang memakai pengawet alami dan tidak menggunakan bahan kimia. Hindari yang mengandung BHT, BHA, ethoxyquin, pewarna makanan, propylene glycol, sodium nitrate, dan lainnya karena dapat menimbulkan alergi maupun kanker yang dipicu oleh zat karsinogenik dalam makanan.

Produk impor juga direkomendasikan

Produk impor juga direkomendasikan

Indonesia masih tergolong kurang maju akan pengetahuan tentang makanan hewan. Pengawasan akan penggunaan bahan “by-product” juga masih kurang ketat. Beberapa produk yang telah diperiksa secara menyeluruh tentu saja aman, tapi tanpa disadari masih ada beberapa produk yang berkualitas rendah. Bukan berarti produk lokal tidak bagus, tetapi produk impor dari negara ramah hewan peliharaan seperti Eropa dan Amerika memang memiliki kualitas yang jauh lebih baik dalam hal ini.

Yang paling penting untuk diingat, Anda tetap perlu berhati-hati dalam memilih makanan produk lokal maupun impor. Pilihlah produk yang dijamin aman serta telah memenuhi standar dari BPOM untuk produk lokal, dan dari AAFCO (Association of American Feed Control Officials) atau FDA (Food & Drug Administration) untuk produk impor.

Pilihlah makanan sesuai usia kucing

Seperti halnya manusia dan anjing, makanan kucing pun berubah seiring dengan pertumbuhannya. Tentukan makanan utama kucing Anda sesuai dengan usianya.

Susu atau kitten food untuk anak kucing (usia 0-6 bulan)

Susu atau kitten food untuk anak kucing (usia 0-6 bulan)

Berikan makanan berlabel ‘kitten’ untuk anak kucing 1,5-6 bulan yang telah disapih. Perbedaan makanan anak kucing dengan kucing dewasa adalah jumlah kalorinya. Anak kucing memerlukan lebih banyak protein dan kalori karena masih berkembang. Jika ada, produk tanpa bahan kimia adalah yang terbaik. Pilih produk yang mencantumkan jelas bahan bakunya, dan menggunakan zat aditif alami.

Oleh karena anak kucing berusia 0-1 bulan masih minum ASI, Anda bisa memberikan susu khusus kucing atau susu kambing yang dihangatkan sesuai suhu tubuh manusia. Namun, tentu saja susu dari induknya adalah yang terbaik. Apabila memungkinkan, berikanlah ASI dari induknya sendiri sampai berumur 2 bulan. Jika tidak ada, berilah makan kitten food setelah proses sapih selesai secara bertahap (sekitar umur 1,5 bulan).

Makanan yang kaya akan protein hewani untuk kucing dewasa (usia 7 bulan-6 tahun)

Makanan yang kaya akan protein hewani untuk kucing dewasa (usia 7 bulan-6 tahun)

Di usia ini, kucing Anda sudah bisa diberi makanan kucing dewasa. Pada periode ini, penting untuk memilih makanan mengenyangkan yang kaya akan protein dan lemak. Pilih yang bebas biji-bijian, dengan daging atau ikan sebagai bahan bakunya.

Namun, Anda harus berhati-hati dengan kalori. Makanan tinggi kalori memicu obesitas, dan kucing Anda akan mudah terserang penyakit. Pada usia ini, Anda perlu lebih berhati-hati terhadap produk yang banyak menggunakan biji-bijian dan zat aditif kimia. Untuk mencegah terjadinya kucing terserang penyakit berbahaya seperti kanker, sebisa mungkin pilihlah produk yang tidak mengandung pengawet dan grain free. 

Makanan rendah kalori berkualitas tinggi untuk kucing senior (usia di atas 7 tahun)

Makanan rendah kalori berkualitas tinggi untuk kucing senior (usia di atas 7 tahun)

Sama dengan manusia, semakin bertambahnya usia, kemampuan metabolisme tubuh kucing pun akan semakin menurun. Maka dari itu, kucing senior atau kucing tua sebaiknya diberi makanan yang mudah dicerna seiring dengan berkurangnya mobilitas mereka. Makanan yang mudah dicerna oleh kucing adalah makanan yang banyak mengandung protein hewani. Karena takaran makan akan makin berkurang, makanan rendah kalori berkualitas tinggi akan tetap menjaga kesehatan mereka tanpa mengurangi massa otot.

Untuk kucing senior, pilihlah makanan yang tidak mengandung zat aditif dan kandungan yang membebani pencernaan, serta hindari kandungan biji-bijian karena sulit dicerna. Memberi makanan setengah matang yang lembut atau makanan basah adalah salah satu point penting yang harus diingat, karena makanan keras dapat melukai gusi sehingga nafsu makan akan menurun.

Elastisitas kulit kucing senior cenderung menurun sehingga mudah luka dan bulu akan terlihat kusam. Perhatikan kecukupan vitamin E dan asam lemak seperti asam arakidonat dan omega 6 agar kesehatan kulit tetap terjaga. Jangan lupa untuk memvariasikan makanannya supaya nafsu makannya meningkat.

Makanan bernutrisi tinggi dan baik bagi pencernaan untuk kucing hamil dan menyusui

Makanan bernutrisi tinggi dan baik bagi pencernaan untuk kucing hamil dan menyusui

Kucing yang sedang hamil dan menyusui membutuhkan makanan bernutrisi tinggi layaknya anak kucing. Apabila Anda memutuskan memberi makanan khusus kucing hamil dan menyusui, periksa dengan teliti kandungannya sebelum membeli, dan pastikan makanan tersebut memiliki nutrisi tinggi serta mudah dicerna.

Sama seperti manusia, kehamilan pada kucing juga menyebabkan perubahan kondisi tubuh. Kucing hamil rentan terkena hipertensi, konstipasi, muntah-muntah, dan lainnya. Jadi, nutrisi untuk bayi kucing yang masih berada di dalam perut jangan dilupakan. Berikan makanan yang mengandung kalori dua kali lipat daripada biasanya. Saat hamil, kemungkinan kucing tidak mau makan dan akan muntah apabila dipaksakan. Maka, siapkanlah makanan basah yang mengandung banyak air dalam porsi kecil.

Pilihlah sesuai gaya hidup dan karakteristik

Makanan kucing sebaiknya secara bertahap diubah sesuai dengan gaya hidup dan karakteristiknya masing-masing. Perhatikan kenyamanan kucing Anda mulai dari makanannya.

Hindari pemberian makanan tinggi protein dan lemak untuk kucing obesitas

Hindari pemberian makanan tinggi protein dan lemak untuk kucing obesitas

Untuk kucing obesitas, pilih makanan yang mengandung protein dan lemak yang tinggi. Makanan yang kaya protein hewani akan membuat cepat kenyang sehingga tidak akan membuat makan berlebihan. Banyak yang berasumsi bahwa diet=makanan rendah lemak dan rendah kalori. Tetapi, justru nutrisi tidak akan tercukupi karena makanan diet yang beredar di pasaran malah banyak mengandung biji-bijian.

Kucing yang gemuk memang tampak menggemaskan, tapi belum tentu baik untuk kesehatan. Tentu saja kucing hanya akan menjadi stres apabila dipaksa untuk mengurangi makan. Menjaga berat badan tidak melulu dengan memperbanyak olahraga saja, tapi komposisi makanan pun tetap harus diperhatikan.

Beri makanan khusus kucing indoor untuk kucing rumahan

Beri makanan khusus kucing indoor untuk kucing rumahan

Apakah Anda tahu bahwa ada produk makanan khusus kucing indoor? Produk tersebut cocok untuk kucing yang dipelihara di dalam rumah yang notabene jarang olahraga supaya tidak kelebihan kalori.

Kucing lebih banyak dipelihara di dalam rumah dibandingkan anjing. Tetapi, berbeda dengan anjing, kucing susah dipakaikan tali kekang (harness) saat diajak jalan-jalan keluar rumah. Jadi, lebih baik berilah makanan sehat untuk kucing yang jarang bergerak.

Makanan tinggi lemak dengan sedikit kandungan biji-bijian untuk kucing kurus

Makanan tinggi lemak dengan sedikit kandungan biji-bijian untuk kucing kurus

Obesitas pada kucing memang mengkhawatirkan, tapi terlalu kurus juga akan membuat Anda cemas. Jika kucing Anda kurus, berikan makanan yang mengandung banyak lemak, tinggi kalori, dan sedikit campuran biji-bijian.

Periksakan terlebih dahulu ke dokter hewan apa yang membuat kucing Anda kurus. Apabila tidak ada penyakit tertentu, perbanyak makanan basah tinggi lemak untuk menambah nafsu makannya.

Beri makanan khusus anti-hairball untuk mengatasi hairball pada kucing

Beri makanan khusus anti-hairball untuk mengatasi hairball pada kucing

Kucing memiliki kebiasaan menjilati tubuhnya. Ketika kucing sedang menjilati bulunya, secara alami mereka akan menelan sedikit bulu yang mereka jilat. Terkadang beberapa bulu tersebut tetap berada di perut kucing, dan membentuk simpul kusut yang disebut sebagai hairball, yang akan dimuntahkan secara alami. Namun, ketika kucing tidak dapat memuntahkannya sendiri, dianjurkan untuk memberi mereka makanan khusus anti-hairball.

Makanan khusus anti-hairball mengandung serat yang tinggi sehingga meminimalisir terjadinya penggumpalan dan mendorong untuk mencernanya secara alami, lalu keluar bersama feses. Silahkan dicoba, ya!

Berikan produk kaya keratin untuk bulu yang lembut dan berkilau

Berikan produk kaya keratin untuk bulu yang lembut dan berkilau

Kucing yang sehat memiliki bulu yang bagus dan terawat. Tingkat kesehatan kucing dapat dilihat dari bulunya. Konsultasikan dengan dokter hewan Anda terlebih dahulu apabila ingin mengganti makanannya dengan makanan yang mempercantik bulu.

Pilihlah makanan yang banyak mengandung protein, keratin, dan tentu saja bebas dari bahan pengawet. Makanan dengan bahan baku ayam atau ikan serta mengandung sayuran kuning dan hijau adalah yang paling ideal. Jangan lupa untuk selalu teliti saat memeriksa komposisinya.

Pilih makanan terapi untuk pengobatan atau pencegahan penyakit

Anda pasti ingin kucing kesayangan Anda berumur panjang, bukan? Maka dari itu, kami akan memberikan tip memilih makanan kucing yang efektif untuk pengobatan maupun pencegahan penyakit.

Cek kandungan mineral produk apabila khawatir terkena batu ginjal

Cek kandungan mineral produk apabila khawatir terkena batu ginjal

Kucing yang jarang minum air mudah terkena penyakit batu ginjal. Kurangnya konsumsi air pada kucing menyebabkan urine sulit keluar, bahkan tidak keluar sama sekali. Lama kelamaan urine akan menumpuk pada saluran kencing sehingga berubah menjadi batu ginjal. Tentu saja Anda harus memeriksakan kucing Anda ke dokter hewan apabila sudah terkena penyakit ini. Namun, sebelum hal tersebut terjadi, Anda bisa memberikan makanan khusus sebagai pencegahan penyakit saluran kemih (FLUTD).

Pilihlah produk yang mengandung tingkat keasaman cairan atau pH 5. Angka tersebut disebut paling pas untuk menjaga pH normal (pH 6-8) pada urine setelah makan. Cari yang memiliki kandungan mineral (kalsium dan magnesium) rendah, serta berkadar protein tinggi untuk meningkatkan volume urine.

Pilih produk hypoallergenic dan tanpa zat aditif untuk mencegah batuk, bersin, dan pilek

Pilih produk hypoallergenic dan tanpa zat aditif untuk mencegah batuk, bersin, dan pilek

Alergi termasuk salah satu penyebab penyakit batuk, bersin, dan pilek pada kucing. Untuk mengetahui apakah kucing Anda hanya terkena flu atau terjangkit penyakit serius seperti sakit pernapasan dan jantung, periksakan ke dokter hewan terlebih dahulu. Jika hasilnya adalah alergi makanan, maka Anda bisa menyembuhkannya dengan mengganti makanan penyebab alergi tersebut.

Perbanyak serat dan lemak saat sembelit serta hindari zat aditif dan biji-bijian saat diare

Perbanyak serat dan lemak saat sembelit serta hindari zat aditif dan biji-bijian saat diare

Jika kucing terkena sembelit, ganti makanannya dengan makanan basah yang mengandung banyak serat, tinggi protein, dan lemak. Perlu diingat untuk tidak memberikan makanan berserat dalam jangka waktu lama, karena pada dasarnya kucing tidak membutuhkan serat.

Sebaliknya, penyebab diare adalah makanan yang berlemak tinggi. Makanan berbahan baku biji-bijian atau makanan yang banyak mengandung zat aditif juga merupakan salah satu penyebabnya. Anda bisa mencoba makanan bebas biji-bijian tanpa bahan kimia setelah berkonsultasi dengan dokter hewan.

Pilih produk hypoallergenic untuk kucing yang sering muntah

Pilih produk hypoallergenic untuk kucing yang sering muntah

Jika kucing Anda sering muntah padahal tidak ada masalah hairball, mungkin makanan adalah penyebabnya. Segera periksakan ke dokter hewan apabila kucing sering memuntahkan makanan dan cari penyebab alerginya.

Cobalah periksa makanan yang selama ini Anda berikan, apakah terlalu banyak lemak atau mengandung biji-bijian, karena kandungan tersebut dapat memicu timbulnya alergi.

Berikan makanan bebas biji-bijian berprotein tinggi setelah kucing disterilisasi

Berikan makanan bebas biji-bijian berprotein tinggi setelah kucing disterilisasi

Sterilisasi adalah meniadakan fungsi reproduksi pada kucing dengan menghilangkan alat reproduksinya. Sterilisasi dapat dilakukan saat kucing berusia 6-10 bulan. Setelah disteril, metabolisme kucing akan menurun dan mudah gemuk, tetapi bukan berarti harus diberi makanan diet. Dianjurkan untuk tetap memberi makanan bernutrisi selama proses penyembuhan.

Berikan makanan tinggi protein berkualitas, bebas biji-bijian, dan tanpa zat aditif. Makanan berkualitas membuat cepat kenyang sehingga mencegah obesitas. Sebagian besar kucing tidak bernafsu makan setelah puasa pasca operasinya lewat. Jadi, pilihlah makanan yang dapat melengkapi nutrisinya meski dalam porsi kecil.

Taurine dan asam amino esensial untuk mencegah gangguan penglihatan

Taurine dan asam amino esensial untuk mencegah gangguan penglihatan

Sama seperti manusia, penglihatan kucing pun menurun seiring bertambahnya usia. Taurine dan asam amino esensial dipercaya dapat mencegah dan mengobati gangguan penglihatan. Makanan kucing bernutrisi sudah memasukkan taurine dan asam amino esensial dalam formulasi mereka.

Namun, tetap penting untuk memeriksa label bahan baku karena makanan berkualitas rendah masih banyak dijual. Pilihlah makanan berbahan baku protein hewani seperti tuna, daging ayam, dan ikan bonito (katsuo). Daging tersebut kaya akan taurine yang dapat mencegah gangguan penglihatan mata seperti glaukoma, katarak, dan degenerasi retina pada kucing.

Berikan oral care food untuk mencegah karang gigi pada kucing Anda

Berikan oral care food untuk mencegah karang gigi pada kucing Anda

Kucing bisa terkena penyakit periodontal seperti karang gigi, bau mulut, luka pada gusi, dan sebagainya. Kami merekomendasikan untuk memberikan oral care food sebagai pencegahannya karena produk tersebut mengandung antibakteri dengan formula yang sama dengan pasta gigi. Bisa juga Anda memberi pakan dengan makanan kering yang butirannya besar -besar.

Sebisa mungkin, sikatlah gigi kucing Anda secara rutin. Namun, jangan pernah memaksa kucing yang memberontak saat disikat giginya karena itu hanya akan menghasilkan luka. Maka dari itu, mulailah perhatikan kesehatan gigi kucing kesayangan Anda, dimulai dari makanan yang tepat.

Sesuaikan makanan dengan ras kucing

Sesuaikan makanan dengan ras kucing

Produk pakan yang disesuaikan berdasarkan ras kucing juga banyak dijual di pasaran. Anda dapat memilih dengan mudah karena makanan tersebut dibuat khusus berdasarkan karakteristik masing-masing ras seperti bulu atau ciri-ciri tubuh.

Beberapa merek menyediakan makanan khusus untuk kucing ras Ragdoll, American Shorthair, Maine Coon, Chinchilla, Himalaya, British Shorthair, Persian, dan lainnya, lho. Jika Anda menemukan makanan yang pas dengan ras kucing kesayangan, tidak ada salahnya untuk mencobanya.

Pertimbangkan frekuensi pembelian dan lokasi penyimpanan sebelum membeli

Pertimbangkan frekuensi pembelian dan lokasi penyimpanan sebelum membeli

Penting untuk menyesuaikan jenis makanan dengan frekuensi pembelian dan lokasi penyimpanan makanan. Terutama untuk makanan basah yang cepat kadaluwarsa. Kemudahan membeli, kesibukan pemilik, dan efisiensi bisa menjadi hal yang patut dipertimbangkan sebelum memutuskan pakan apa yang akan Anda beli.

10 Rekomendasi makanan kering kucing terbaik

Berikut adalah sepuluh rekomendasi makanan kucing yang bisa Anda pilih. Pilihan yang kami berikan ini telah kami pertimbangkan berdasarkan bahan baku dan kualitasnya. Semoga Anda menemukan yang cocok, ya!

10. Equilibrio Adult Cats

10. Equilibrio Adult Cats

Lihat produk ini di Lazada

Lihat produk ini di Tokopedia

Lihat produk ini di Blibli

Harga : Rp 115.000

Mengandung ekstrak yucca schidigera untuk mengurangi bau kotoran dan anti hairball

Produk yang berasal dari Brazil ini merupakan salah satu favorit para pencinta kucing di Indonesia karena dipercaya dapat menggemukkan kucing dengan 35% kandungan protein dan 20% lemak. Gigi kucing juga akan tetap terawat karena kandungan omega 3 dan 6 yang ada di dalamnya. Dengan tekstur kibble yang empuk, tidak akan membuat berisik saat kucing Anda makan.

Selain itu, ekstrak tumbuhan yucca schidigera yang terdapat di dalamnya mampu meminimalisir bau dari kotoran kucing. Cocok untuk Anda yang bermasalah dengan bau kotoran kucing yang menyengat. Anda yang memiliki kucing yang sedang bermasalah dengan hairball juga bisa mencoba produk ini. Harganya yang bersahabat juga menjadi salah satu nilai plus-nya, lho!

9. Pro Plan Adult Sterilised/Weight Loss with Optirenal

9. Pro Plan Adult Sterilised/Weight Loss with Optirenal

Lihat produk ini di Lazada

Lihat produk ini di Tokopedia

Harga : Rp 217.000

Kandungan terbaik untuk kucing pascasteril dan kegemukan

Produk ini sangat populer di kalangan pencinta kucing, terutama pemilik ras Eropa. Pro Plan Adult Sterilised/Weight Loss with Optirenal ini mengandung nutrisi seimbang untuk kucing yang baru disteril dan kucing yang terlalu gemuk. Mengandung vitamin A, C, E, serta omega 3&6 ditambah  protein yang tinggi. Formulasi optirenalnya membantu meningkatkan kesehatan ginjal.

Selain itu, produk ini mengandung 25% lemak lebih rendah daripada produk lain sehingga dapat membantu penurunan berat badan. Kesehatan saluran kencing pada kucing pasca steril pun tetap terjaga. Pro Plan memiliki berbagai jenis makanan sesuai dengan kondisi kucing Anda seperti Delicate Optirenal untuk kesehatan ginjal dan House Cat untuk kucing indoor.

8. Royal Canin Hair and Skin Care

8. Royal Canin Hair and Skin Care

Lihat produk ini di Lazada

Lihat produk ini di Tokopedia

Lihat produk ini di Blibli

Harga : Rp 215.000

Menghindarkan masalah kerontokan bulu pada kucing

Ini dia makanan kucing yang memiliki varian paling lengkap. Selain dipercaya menangkal kerontokan pada bulu, produk yang berasal dari Perancis ini dapat juga melebatkan dan memanjangkan bulu kucing Anda, bahkan kucing domestik atau kucing kampung sekalipun.

Royal Canin menyediakan makanan berdasarkan usia, ras, dan varian penyembuhan berbagai penyakit. Tidak heran apabila produk ini banyak direkomendasikan oleh para dokter hewan di Indonesia. Mulai dari Oral Sensitive, Mother & Baby Cat, ras Persian, Maine Coon, Bengal, Siam, hingga Sphynx tersedia makanan khususnya. Jadi, untuk Anda yang memiliki kucing ras dan khawatir dengan makanan kering biasa, Anda bisa mencoba merek satu ini.

7. Royal Canin Veterinary Diet Recovery

7. Royal Canin Veterinary Diet Recovery

Lihat produk ini di Lazada

Lihat produk ini di Tokopedia

Lihat produk ini di Blibli

Harga : Rp 33.000

Kucing kesayangan sembuh, kucing riang Anda pun senang

Royal Canin tidak hanya terkenal dari makanan keringnya saja, berkat variannya yang amat lengkap, jenis makanan basahnya juga banyak disukai. Di Indonesia sendiri, tipe Kitten dan Recovery adalah yang paling banyak diminati. Untuk jenis Recovery sendiri berfungsi mempercepat proses penyembuhan kucing saat sedang sakit atau selesai operasi.

Bertekstur seperti daging cincang dengan warna daging, aromanya sangat menyengat untuk menarik perhatian si kucing. Selain lezat, produk ini juga sangat mudah dicerna. Jika kucing Anda sedang dalam proses pengobatan, berikan saja Royal Canin Recovery ini supaya cepat sembuh.

6. Hill’s Prescription Diet i/d Feline

6. Hill's Prescription Diet i/d Feline

Lihat produk ini di Lazada

Lihat produk ini di Tokopedia

Harga : Rp 35.000

Pencernaan sehat, daya tahan tubuh kucing pun meningkat

Pencernaan kucing mudah terganggu karena berbagai faktor seperti diet yang tidak tepat, kurangnya enzim pencernaan, maupun alergi makanan. Produk ini dirancang untuk memperkuat pencernaan dan memperbaiki kualitas tinja. Makanan ini sangat mudah dicerna serta mengandung elektrolit, vitamin B, dan serat.

Hill’s Prescription Diet Digestive Care dapat mengurangi risiko penyakit batu ginjal yang sering dialami kucing. Apabila kucing Anda sedang mengalami masalah pencernaan, berikan saja makanan basah satu ini. Selain menyembuhkan, makanan ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh kucing juga. Produk ini bisa dikonsumsi oleh kitten juga, lho.

5. Vitakraft Liquid-Snack

5. Vitakraft Liquid-Snack

Lihat produk di Lazada

Lihat produk di Tokopedia

Lihat produk di Blibli

Harga : Rp 40.000

Snack rendah kalori untuk menjaga berat badan kucing tetap stabil

Sesuai dengan namanya, snack yang banyak dijual di berbagai petshop di Indonesia ini berbentuk liquid atau cairan. Produk yang berasal dari Jerman ini dijual dengan kemasan kotak yang berisi 6 sachet kemasan sekali makan. Dengan takaran 1 sachet sekali makan, Anda tidak akan kesulitan mengira-ngira porsinya. Kucing Anda juga tidak akan terlalu banyak ngemil.

Vitakraft Liquid-Snack  ini dijamin aman bagi si kucing karena bebas dari pengawet, perasa, dan pewarna buatan. Ditambah dengan kandungan kalorinya yang rendah, kucing Anda akan selalu sehat. Aromanya yang kuat bisa menggugah selera kucing yang sedang malas makan. Untuk Anda yang ingin kucing kesayangan sehat dengan berat badan terjaga, produk ini bisa dicoba.

4. Blackwood Kitten Food Chicken Meal & Brown Rice Recipe

4. Blackwood Kitten Food Chicken Meal & Brown Rice Recipe

Lihat produk ini di Lazada

Lihat produk ini di Tokopedia

Lihat produk ini di Blibli

Harga : Rp 469.000

Baik dikonsumsi oleh kitten maupun kucing yang sedang hamil

Mengusung grain-free sebagai jargon-nya, makanan ini mengandung karbohidrat lebih sedikit dibanding produk lain sehingga lebih sehat untuk dikonsumsi. Produk ini diolah dengan cara slow cooked yang berarti dimasak dengan perlahan sehingga kandungan gizi dan nutrisi di dalamnya tidak berkurang atau rusak. Tidak mengandung bahan pengawet, perasa, maupun pewarna buatan juga.

Dengan kandung protein 33% dan lemak 21%, sangat cocok untuk anak kucing yang sedang dalam masa pertumbuhan. Produk ini juga baik untuk dikonsumsi oleh kucing hamil, karena kebutuhan protein kitten dan kucing hamil relatif sama. Analis nutrisi makanan (AAFCO) pun merekomendasikan produk ini karena mengandung gizi seimbang yang diperkaya nutrisi, vitamin, dan mineral penting di setiap butirnya. Untuk Anda yang memiliki kucing yang sedang hamil dan kitten, produk Blackwood ini patut dicoba.

3. Kit Cat Premium Cat Canned Food

3. Kit Cat Premium Cat Canned Food

Lihat produk di Tokopedia

Harga : Rp 14.850

Produk grain-free dengan pH seimbang

Makanan basah satu ini tidak mengandung biji-bijian serta tanpa bahan pengawet maupun pewarna buatan. Mengandung pH seimbang yang dapat mencegah kucing Anda terkena batu ginjal dan penyakit kandung kemih lainnya. Ditambah kandungan omega 3 dan omega 6 yang menyehatkan jantung, kulit, dan bulu.

Kandungan fructooligosaccharides yang terkandung di dalamnya membantu menyehatkan pencernaan. Jangan khawatir akan kesehatan mata kucing kesayangan Anda, karena produk ini mengandung taurine juga. Cocok sekali untuk Anda yang menginginkan produk makanan basah grain-free untuk si kucing.

2. Merrick Purrfect Bistro Grain Free Morsels Tuna Nicoise

2. Merrick Purrfect Bistro Grain Free Morsels Tuna Nicoise

Lihat produk di Lazada

Lihat produk di Tokopedia

Harga : Rp 25.000

No grain, no zat aditif, no bau kotoran menyengat, paket lengkap!

Produk ini mengandung protein tinggi dengan daging berkualitas dan antioksidan yang bagus untuk daya tahan tubuh si kucing. Ditambah kandungan omega untuk merawat kulit dan bulu, vitamin, mineral, dan taurine di tiap gigitan. Juga tanpa pewarna, perasa, maupun pengawet buatan serta tentu saja grain-free! Kandungan yucca schidigera yang bisa meminimalisir bau kotoran juga ada di dalamnya.

Dengan tekstur potongan daging asli, dijamin kucing Anda akan menyukainya. Produk yang dibuat di Amerika Serikat ini selain bisa dimakan kucing dewasa, bisa dikonsumsi oleh kitten dan ibunya juga. Paket lengkap dengan kemasan simple. Bagi Anda yang ingin makanan basah terbaik untuk kucing Anda, produk satu ini bisa Anda coba.

1. Orijen Cat & Kitten

1. Orijen Cat & Kitten

Lihat produk ini di Lazada

Lihat produk ini di Tokopedia

Lihat produk ini di Blibli

Harga : Rp 1.219.900

Nutrisinya lengkap, kucing akan tetap sehat hingga masa senja

Kandungan protein yang lebih dari 40% membuat kucing Anda makan lebih sedikit dan cepat kenyang sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan masalah kegemukan. Orijen mengklaim bahwa bahan-bahan yang mereka pakai semuanya fresh dan baru. Bahan baku daging yang mereka gunakan juga daging yang layak dikonsumsi manusia. Jadi, Anda tidak akan menemukan embel-embel ‘by-product’ dalam produk mereka.

Apabila Anda ingin kucing kesayangan Anda diet tanpa kekurangan nutrisi, Orijen merupakan pilihan yang bagus. Karena kandungan proteinnya yang tinggi, produk ini baik juga diberikan ke kucing senior maupun kucing kurus. Meskipun harganya sedikit mahal, semua terbayar jika Anda memperhatikan bahan baku dan kandungannya. Kesehatan dan umur panjang kucing kesayangan tetap yang utama, kan?

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih makanan kucing

Apa saja yang perlu diperhatikan saat Anda memilih makanan kucing? Meskipun Anda merasa sudah mengerti, coba dibaca lagi yuk!

Berapa usia dan kebutuhan kalorinya?

Berapa usia dan kebutuhan kalorinya?

Hal pertama yang harus dicek adalah seberapa banyak makanan yang harus Anda berikan per hari. Sesuaikan dengan usia, berat badan, serta intensitas aktivitas kucing Anda. Rumusnya adalah sebagai berikut:

Berat badan x kalori (sesuai usia) = jumlah kebutuhan asupan kalori per hari.

Contoh kalori sesuai usia adalah 200 kcal untuk anak kucing, 70 kcal untuk kucing dewasa yang jarang bergerak, dan 80 kcal untuk kucing dewasa aktif.

Jumlah kebutuhan asupan per hari akan diketahui dari nilai hasil perhitungan rumus di atas dan kalori makanan kucing per 100 gram. Misalnya, kucing dewasa aktif berbobot 3 kg makan pakan yang berkalori 300 kcal/ 100 gram. Apabila dihitung dengan rumus akan menjadi:

3 (kg) x 80 (kcal) = 240 kcal.

Dalam 1 hari kucing makan 3 kali. Jadi, banyaknya makanan yang diberikan sekali makan adalah 80 gram. Cobalah untuk selalu mengingat supaya kucing Anda tidak kegemukan.

Bahan makanan yang harus dihindari

Sebagai pemilik, Anda tentu wajib mengingat makanan apa saja yang tidak boleh dimakan oleh kucing Anda. Jangan sampai salah karena akan membahayakan kesehatan kucing Anda.

Bahan makanan yang tidak boleh dimakan

Bahan makanan yang tidak boleh dimakan

Adapun jenis makanan paling berbahaya adalah makanan yang dianggap beracun bagi kucing, seperti berbagai jenis bawang, bahkan hanya ekstraknya sekalipun. Berbagai jenis cokelat, anggur, alpokat, xylitol, dan kacang macadamia juga dapat membahayakan nyawanya.

Selain itu, kerang laut, cumi-cumi, gurita, ikan mentah, daging babi mentah, kafein, dan telur mentah juga tidak diperbolehkan. Makanan tersebut tidak dianjurkan pula diberikan untuk anjing. Tetapi, anjing berbeda dari kucing yang menyukai tempat tinggi. Jadi, Anda tetap harus hati-hati untuk tidak menaruh makanan tersebut di atas meja atau di tempat yang mudah dijangkau kucing.

Jangan memberikan kucing makanan anjing!

Jangan memberikan kucing makanan anjing!

Anjing adalah hewan omnivora, sedangkan kucing adalah hewan karnivora. Meskipun mirip, nutrisi yang terkandung dalam makanan anjing dengan makanan kucing tetaplah berbeda. Kalau sudah terlanjur dan hanya sedikit tidak masalah, tapi jika terus menerus diberi makanan anjing akan berbahaya.

Kucing akan mengalami kebutaan apabila kekurangan taurine yang merupakan nutrisi wajibnya. Selain itu, kalsium yang terkandung pada makanan anjing akan membuat kucing menderita penyakit kemih. Maka dari itu, jangan sampai kucing Anda diberi makanan anjing, ya!

Kesimpulan

Berikan makanan terbaik untuk kucing kesayangan Anda. Apakah Anda sudah menemukan produk yang paling pas dari rekomendasi kami di atas?

Selalu ingat untuk memilih ayam atau ikan sebagai bahan baku utama. Lalu, hindari biji-bijian. Begitupun zat aditif seperti bahan pengawet, perasa, dan pewarna buatan. Setelah itu, barulah Anda sesuaikan dengan umur, ciri, dan kondisi kesehatan kucing Anda. Semoga artikel ini bermanfaat!