• 10 Obat Pereda Nyeri - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021) 1
  • 10 Obat Pereda Nyeri - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021) 2
  • 10 Obat Pereda Nyeri - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021) 3
  • 10 Obat Pereda Nyeri - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021) 4
  • 10 Obat Pereda Nyeri - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021) 5

10 Obat Pereda Nyeri - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021)

Obat pereda nyeri sering digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan, seperti sakit kepala, nyeri haid, nyeri pinggang, dan sebagainya. Bagaimana cara mengetahui manfaat sekaligus efek samping dari obat pereda nyeri agar Anda tidak salah memilih?

Kali ini kami akan membahas cara memilih obat pereda nyeri dan merekomendasikan produk pilihan yang bagus dan dapat dibeli secara online. Anda akan menemukan produk dari merek Bodrex, Poldan Mig, Proris, dan sebagainya. Kami juga berkolaborasi dengan dokter umum, dr. Floriyani Indra Putri dalam artikel ini. Simak sampai akhir, ya!

Pakar/kreator yang ada di artikel ini

dr. Floriyani Indra
  • Pembaharuan terakhir: 15 September 2021
  • 142.982 Views
Daftar isi

Profil pakar: Dokter umum, dr. Floriyani Indra Putri

Profil pakar: Dokter umum, dr. Floriyani Indra Putri

Dokter umum lulusan universitas negeri di Bandung tahun 2015 ini mengabdi selama setahun di Kabupaten Bintan untuk mempraktikkan keahliannya. Saat ini dr. Flori sedang mengambil pendidikan spesialis Ilmu Penyakit Dalam di Bandung.


dr. Flori telah menangani banyak kasus medis di rumah sakit rujukan Jawa Barat. Salah satunya adalah penyalahgunaan produk yang beredar di pasaran tanpa indikasi medis. Hal tersebut membuat dr. Flori ingin memberi edukasi melalui tulisannya. dr. Flori dapat disapa melalui akun Instagram-nya.

Berkolaborasi dengan pakar: Cara memilih obat pereda nyeri

Obat pereda nyeri memiliki bermacam kandungan yang efektif meredakan sumber nyeri. Sebelum membeli, simaklah beberapa poin berikut yang harus diperhatikan ketika memilih obat pereda nyeri. Pastikan untuk memilih kandungan bahan yang tepat untuk meredakan keluhan nyeri yang Anda rasakan.

Pilih bahan aktif sesuai jenis rasa nyeri yang dirasakan

Setiap produk memiliki bahan aktif yang berbeda meski sama-sama berfungsi sebagai pereda nyeri. Bahan aktif yang dimaksud adalah kandungan obat yang dapat meredakan nyeri secara efektif. Jadi, pastikan Anda memilih obat dengan kandungan bahan aktif yang sesuai untuk meredakan keluhan nyeri Anda.

Kandungan loxoprofen dan ibuprofen efektif menghilangkan sakit kepala

Kandungan loxoprofen dan ibuprofen efektif menghilangkan sakit kepala
Pilihlah obat yang mengandung loxoprofen atau ibuprofen apabila Anda ingin meredakan sakit kepala. Loxoprofen sendiri adalah komponen utama dari loxonin. Anda bisa memilih obat dengan kedua kandungan ini jika sedang sakit kepala. Namun, kami sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan apoteker atau dokter terlebih dahulu. Terlebih, obat yang mengandung loxoprofen tidak dijual bebas di Indonesia.
Anda harus menyadari bahwa baik loxoprofen maupun ibuprofen memiliki efek yang kuat dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Jika Anda memiliki pencernaan yang lemah, bisa saja Anda malah jadi sakit perut. Untuk itu, sebaiknya pilihlah produk yang mengandung antacid atau menyertakan keterangan aman bagi lambung.
dr. Floriyani Indra
Dokter umum
dr. Floriyani Indra

Loxoprofen dan ibuprofen merupakan golongan obat anti-inflamasi nonsteroid. Menurut WHO, golongan obat ini digunakan sebagai obat pereda nyeri tambahan apabila parasetamol atau aspirin tidak meredakan nyeri.


Sakit kepala merupakan gejala dengan berbagai penyebab mulai dari yang ringan seperti kelelahan, minum kafein, stres, dan yang serius seperti tumor. Oleh karena itu, penggunaan obat antinyeri dapat diberikan untuk meredakan gejala. Selain itu, konsultasi ke dokter perlu dilakukan untuk mengetahui dan ditatalaksanakan penyebabnya.

Kandungan ibuprofen efektif meredakan nyeri haid

Kandungan ibuprofen efektif meredakan nyeri haid
Selain dapat digunakan untuk meredakan sakit kepala, ibuprofen juga dapat digunakan untuk meredakan nyeri haid. Hal ini disebabkan bahan aktifnya yang mudah mencapai rahim. Obat pereda nyeri yang efektif untuk mengatasi sakit kepala dan nyeri haid biasanya mengandung loxoprofen atau ibuprofen.
Tentu saja, loxoprofen efektif untuk meredakan nyeri, tetapi ibuprofen lebih efektif untuk meredakan nyeri haid. Namun, ibuprofen berisiko tinggi mengganggu pencernaan. Jadi, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter bila memiliki pencernaan sensitif dan hendak memilih ibuprofen.
dr. Floriyani Indra
Dokter umum
dr. Floriyani Indra

Nyeri haid, atau dalam bahasa medisnya dismenore, banyak dialami oleh wanita muda yang biasanya akan berkurang sesuai bertambahnya usia. Tata laksana utama nyeri haid adalah mengatur pola hidup


Contohnya adalah istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan kaya kalsium (susu, sayuran hijau, brokoli, ikan sarden), dan pemasangan kompres hangat pada area perut. Pemilihan obat utama yang digunakan adalah obat anti-inflamasi nonsteroid yang salah satunya dapat dipilih adalah ibuprofen.

Kandungan bahan penenang efektif mengatasi sakit gigi

Kandungan bahan penenang efektif mengatasi sakit gigi
Jika gigi terasa sakit saat berlubang atau sehabis dicabut, pilihlah produk yang mengandung bahan penenang juga selain berefek analgesik tinggi. Kandungan yang cocok untuk meredakan nyeri gigi adalah loxoprofen dan ibuprofen karena memiliki efek kuat.
Adanya bahan penenang berfungsi untuk menekan rasa tidak nyaman yang mungkin muncul akibat nyeri berkelanjutan. Tanpa kandungan bahan penenang, Anda cenderung akan merasakan nyeri dalam waktu lebih lama. 

Selain itu, bahan penenang juga dapat menekan iritasi. Bahan seperti allyl-isopropyl-acetyl urea adalah contoh yang paling umum digunakan sebagai bahan penenang. Cobalah untuk memeriksa kandungan obat penenang ini sebelum membeli obat pereda nyeri.

dr. Floriyani Indra
Dokter umum
dr. Floriyani Indra

Masalah utama yang menyebabkan gigi menjadi sakit adalah gigi berlubang dan impaksi gigi. Obat nyeri yang direkomendasikan untuk mengatasinya adalah obat anti-inflamasi nonsteroid. Kandungan penenang dapat digunakan sesuai dengan saran dokter apabila nyeri tidak teratasi dengan obat sebelumnya.

Kandungan aspirin untuk meredakan nyeri yang menyertai demam

Kandungan aspirin untuk meredakan nyeri yang menyertai demam
Aspirin telah lama dikenal sebagai salah satu obat pereda nyeri. Obat ini digunakan untuk mengurangi berbagai keluhan nyeri, seperti nyeri haid, sakit kepala, hingga nyeri otot. Memang, efeknya hanya berada di level menengah, tetapi kandungan ini efektif pada hampir semua jenis nyeri. Jadi, Anda bisa menyiapkan cadangan di rumah untuk dikonsumsi sewaktu-waktu saat sakit kepala atau sakit gigi.
Adanya efek anti-inflamasi dan antipiretik pada aspirin juga membuat obat ini efektif meredakan radang tenggorokan. Anda yang mengalami pembengkakan gusi setelah cabut gigi pun dapat menggunakannya. 

Namun, efek aspirin bekerja cukup kuat pada lambung. Bila Anda memiliki lambung sensitif, penggunaan aspirin dapat mengganggu pencernaan Anda. Oleh karena itu, sebaiknya Anda lebih berhati-hati ketika mengonsumsi aspirin.

dr. Floriyani Indra
Dokter umum
dr. Floriyani Indra

Aspirin merupakan salah satu obat dari golongan anti-inflamasi nonsteroid untuk menghilangkan nyeri. Aspirin juga digunakan pada serangan jantung dan stroke. Penggunaan aspirin pada anak perlu pengawasan ketat karena dapat menyebabkan sindrom Reye. Aspirin tidak dapat dikonsumsi apabila Anda mempunyai alergi, riwayat perdarahan lambung, dan terdapat kelainan perdarahan seperti hemofilia.

Kandungan asetaminofen untuk meredakan nyeri pada anak

Kandungan asetaminofen untuk meredakan nyeri pada anak
Sebagian besar obat pereda nyeri yang beredar di pasaran tidak cocok untuk dikonsumsi anak di bawah usia 15 tahun. Akan tetapi, tentu anak berusia di bawah 15 tahun juga bisa mengalami sakit atau nyeri dalam tumbuh kembangnya. Untuk kondisi seperti itu, pilihlah obat pereda nyeri dengan kandungan asetaminofen yang bisa dikonsumsi oleh anak kecil.
Bahan asetaminofen dianggap sebagai bahan yang cenderung aman karena memiliki efek paling ringan dan tidak terlalu mengiritasi lambung. Jadi, banyak obat antipiretik, analgesik, maupun obat flu menggunakan asetaminofen sebagai bahan aktif. Namun, Anda juga harus jeli karena beberapa produk juga mencampurkan ibuprofen atau loxoprofen sebagai tambahan bahan aktifnya.
dr. Floriyani Indra
Dokter umum
dr. Floriyani Indra

Asetaminofen atau lebih dikenal dengan parasetamol merupakan obat yang paling aman untuk meredakan nyeri. Obat ini dapat digunakan oleh anak-anak hingga dewasa dan usia lanjut secara aman. 


Walaupun aman, kita perlu waspada terhadap efek samping setiap obat yang kita konsumsi. Efek samping yang perlu diperhatikan adalah fungsi hati. Periksa apakah terdapat nyeri perut kanan atas, mual, atau mata berwarna kuning (hepatitis karena obat).

Periksa kandungan obat yang memiliki efek kantuk

Periksa kandungan obat yang memiliki efek kantuk
Beberapa obat pereda nyeri mengandung bahan yang menyebabkan kantuk setelah diminum. Anda akan lebih cepat sembuh jika tidur, tetapi tentu akan berbahaya bila Anda sedang menyetir. Apabila Anda sedang bepergian dengan menyetir sendiri atau memiliki pekerjaan penting, hindarilah obat yang dapat menyebabkan kantuk.
Bahan penyebab kantuk biasanya ada dalam obat yang mengandung bahan penenang. Terutama jika Anda memilih obat pereda nyeri gigi, berhati-hatilah dan periksa labelnya lebih teliti.
dr. Floriyani Indra
Dokter umum
dr. Floriyani Indra

Sebagai pengguna obat, kita perlu waspada akan apa yang akan kita konsumsi. Ada kandungan kafein yang dapat membuat sulit tidur, ada juga yang dicampurkan dengan obat yang memiliki efek kantuk.

Periksa seberapa cepat efek obat dapat dirasakan

Periksa seberapa cepat efek obat dapat dirasakan
Saat memilih obat pereda nyeri, periksalah lama waktu yang dibutuhkan sampai efek obat tersebut terasa. Beberapa produk mungkin langsung terasa efeknya dalam 30 menit dan informasi tersebut tertera pada kemasannya. Jika Anda membutuhkan efek cepat karena sedang bekerja dan tidak bisa meninggalkan pekerjaan, produk seperti ini pas dipilih.
Selain terdapat obat yang memiliki efek seketika, terdapat obat yang bekerja lebih lambat. Obat yang bekerja lebih lambat memerlukan waktu 1-2 jam hingga terasa efeknya. Apabila Anda masih merasakan nyeri setelah dua jam minum obat, bisa jadi penyebabnya berasal dari penyakit lain. Segera konsultasikan ke dokter jika Anda merasakan kondisi ini.
dr. Floriyani Indra
Dokter umum
dr. Floriyani Indra

Setiap obat memiliki waktu untuk dapat memberikan efek yang diinginkan. Tentunya Anda mengharapkan efek tersebut segera bekerja ketika nyeri sedang dirasakan. Asetaminofen memiliki efek hampir satu jam setelah diminum. Ibuprofen memiliki efek 30–60 menit setelah diminum untuk meredakan nyeri. 


Obat nyeri bersifat sementara dan bukan teratur. Apabila nyeri telah teratasi, baiknya penggunaan obat segera dihentikan. Hal yang paling utama adalah cari penyebab utama nyeri yang dirasakan untuk menghilangkan nyeri secara permanen.

10 Rekomendasi obat pereda nyeri

Selanjutnya, kami akan merekomendasikan sepuluh produk obat pereda nyeri terbaik yang kami tentukan berdasarkan cara memilih di atas. Produk-produk ini dipilih secara teliti dengan mempertimbangkan kualitas produk, review pembeli, dan tingkat kepercayaan terhadap seller. Produk kami urutkan berdasarkan popularitasnya di marketplace Shopee dan Tokopedia.


Disclaimer: Sepuluh produk di bawah ini murni rekomendasi mybest dan bukan dari dr. Floriyani Indra. 

Komposisi utamaParacetamol 500 mg, phenylpropanolamine HCl 15 mg
Isi4 kaplet
Komposisi utamaIbuprofen 200 mg, paracetamol 400 mg
Isi10 tablet per strip
Komposisi utamaIbuprofen 200 mg, vitamin B1 100 mg, vitamin B6 200 mg, vitamin B12 1000 mcg
Isi10 kaplet salut selaput
Komposisi utamaAcetylsalicylic acid (aspirin) 80 mg/tablet
Isi3 alustrip @6 tablet kunyah
Komposisi utamaIbuprofen lysine 342 mg
Isi8 tablet
Komposisi utamaAcetaminophen 500 mg
Isi325 kaplet
Komposisi utamaAcetyl salicylic acid 100 mg
Isi3 blisters @10 tablet
Komposisi utamaParacetamol 400 mg, acetosal 250 mg, caffeine 65 mg
Isi4 kaplet
Komposisi utamaIbuprofen 100 mg per 5 ml
Isi60 ml

Tempo Scan PasificBodrex Herbal Sakit Kepala

Mulai dari Rp 8.750,00

Komposisi utamaWillow bark, feverfew, guarana
Isi1 strip @4 tablet salut selaput

Tabel perbandingan produk obat pereda nyeri

Gambar produk
Tempo Scan Pasific Bodrex Herbal Sakit Kepala 1

Tempo Scan Pasific

Pharos Indonesia Proris Ibuprofen 1

Pharos Indonesia

Sanbe Farma Poldan Mig 1

Sanbe Farma

Bayer Cardio Aspirin 1

Bayer

TYLENOL Extra Strength 1

TYLENOL

Bayer Feminax Express 1

Bayer

Bodrexin Tablet 1

Bodrexin

Tempo Scan Pasific  NEO Rheumacyl Neuro 1

Tempo Scan Pasific

Guardian Pharmatama Iremax 1

Guardian Pharmatama

Sanbe Farma Sanaflu 1

Sanbe Farma

Nama produk

Bodrex Herbal Sakit Kepala

Proris Ibuprofen

Poldan Mig

Cardio Aspirin

Extra Strength

Feminax Express

Tablet

NEO Rheumacyl Neuro

Iremax

Sanaflu

Keunggulan

Kandungan herbalnya mampu meredakan sakit kepala tanpa disertai kantuk!

Praktis redakan demam anak dan nyeri orang dewasa

Efektif menghilangkan sakit kepala sebelah tanpa rasa kantuk

Pereda nyeri yang juga dapat mengurangi risiko setelah serangan jantung

Cepat meredakan nyeri dan aman untuk pencernaan

Sahabat terbaik wanita untuk mengatasi nyeri haid

Ampuh meredakan nyeri dan demam dengan rasa jeruk yang disukai anak

Kombinasi lengkap menghilangkan nyeri dan menjaga kesehatan saraf Anda!

Efektif meredakan nyeri gigi dan mengurangi peradangan

Atasi sakit kepala tanpa mengganggu aktivitas Anda!

Harga mulai dariRp 8.750,00Rp 21.000,00Rp 2.500,00Rp 55.000,00Rp 489.000,00Rp 95.000,00Rp 4.000,00Rp 8.600,00Rp 10.000,00Rp 2.000,00
Komposisi utamaWillow bark, feverfew, guaranaIbuprofen 100 mg per 5 mlParacetamol 400 mg, acetosal 250 mg, caffeine 65 mgAcetyl salicylic acid 100 mgAcetaminophen 500 mgIbuprofen lysine 342 mgAcetylsalicylic acid (aspirin) 80 mg/tabletIbuprofen 200 mg, vitamin B1 100 mg, vitamin B6 200 mg, vitamin B12 1000 mcgIbuprofen 200 mg, paracetamol 400 mgParacetamol 500 mg, phenylpropanolamine HCl 15 mg
Isi1 strip @4 tablet salut selaput60 ml4 kaplet3 blisters @10 tablet325 kaplet8 tablet3 alustrip @6 tablet kunyah10 kaplet salut selaput10 tablet per strip4 kaplet
Tautan produk

Hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi obat pereda nyeri

Simaklah beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat mengonsumsi obat pereda nyeri. Hal ini bertujuan agar Anda tidak salah mengonsumsi dan dapat merasakan khasiat obat secara maksimal.

Perhatikan waktu dan cara mengonsumsinya

Perhatikan waktu dan cara mengonsumsinya
Jangan menunggu hingga Anda tersiksa oleh rasa nyeri yang Anda rasakan. Ada baiknya Anda mengonsumsi obat pereda nyeri ketika nyeri baru mulai Anda terasa. Rasa nyeri dapat teratasi dengan lebih efektif apabila Anda menanggapinya dengan segera. Sebagai contoh, ketika Anda mulai merasakan nyeri haid, segeralah mengonsumsi obat pereda nyeri.
Kemudian, konsumsilah obat pereda nyeri secepat mungkin ketika merasakan nyeri tiba-tiba. Namun, tetap perhatikan aturan minum yang tertera pada kemasan. Biasanya, sudah tertulis secara jelas jumlah dosis per sekali konsumsi dan jeda waktu sampai Anda boleh mengonsumsinya lagi. Pastikan Anda mengikuti aturan pakai tersebut, ya!
Jika Anda mengonsumsi obat pereda nyeri dalam jangka waktu lama, organ internal Anda bisa terbebani. Sebaiknya dalam mengonsumsi obat, Anda tidak melebihi 10 hari setiap bulannya. Oleh karena itu, jika nyeri tidak segera reda, kunjungilah dokter.
dr. Floriyani Indra
Dokter umum
dr. Floriyani Indra

Setiap obat tentunya memiliki petunjuk penggunaan. Selalu ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan agar efek yang diinginkan dapat tercapai.

Cara mengatasi nyeri yang tak kunjung reda setelah mengonsumsi obat

Cara mengatasi nyeri yang tak kunjung reda setelah mengonsumsi obat
Untuk meredakan nyeri secara efektif, pastikan dosisnya telah sesuai. Tentunya, Anda tidak boleh mengonsumsi obat pereda nyeri bersama alkohol, susu, atau minuman lain selain air putih. Pastikan Anda juga meminumnya dengan air hangat agar membuat kandungan obat lebih berfungsi maksimal.

Umumnya, efek obat akan terlihat dalam 1–2 jam. Akan tetapi, bila Anda tidak merasakan efek apa pun, jangan langsung menambah konsumsi obat. Anda bisa beristirahat atau melakukan pemijatan (akupresur) untuk meredakan nyeri.

Sebagai tambahan, obat pereda nyeri tidak bekerja pada penyakit organ dalam. Jika Anda tidak merasakan efek setelah mengonsumsi obat, bisa jadi rasa nyeri tersebut diakibatkan oleh organ dalam. Jangan ambil keputusan sendiri dan segera hubungi dokter untuk mengetahui lebih jelasnya.
dr. Floriyani Indra
Dokter umum
dr. Floriyani Indra

Menurut WHO, tata laksana nyeri dilakukan bertahap sesuai dengan intensitas nyeri yang dirasakan. Parasetamol dan aspirin dapat diberikan untuk nyeri ringan. Apabila nyeri tidak membaik atau nyeri memberat, dapat ditambah obat anti-inflamasi nonsteroid.


Apabila sudah mengkonsumsi obat tapi nyeri masih dirasakan, segera periksa ke dokter. Dengan demikian, Anda akan diberikan penanganan yang tepat untuk keluhan yang Anda rasakan.

Tips dari dokter umum, dr. Floriyani Indra Putri

Tips dari dokter umum, dr. Floriyani Indra Putri

Satu hal yang harus diingat, nyeri adalah suatu gejala, bukan penyebab. Obat dapat dikonsumsi untuk menghilangkan nyeri sementara. Agar dapat bebas nyeri secara permanen, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mengetahui kondisi apa yang menyebabkan nyeri tersebut.

Baca juga rekomendasi obat lainnya di sini

Rasa sakit dapat datang secara tiba-tiba. Kami telah merekomendasikan berbagai jenis obat pereda nyeri. Nah, kami juga telah merangkum beberapa rekomendasi produk obat lainnya yang dapat Anda gunakan sebagai pertolongan pertama. Simaklah tautan artikel di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut!

Kesimpulan

Obat pereda nyeri saat ini telah tersedia dalam berbagai jenis dan bisa Anda dapatkan di toko terdekat. Meskipun demikian, hal terpenting adalah Anda memilih produk yang sesuai dengan gejala yang dirasakan.
Kami berharap Anda dapat memilih obat pereda nyeri yang tepat setelah membaca penjelasan kami. Dengan bahan aktif yang tepat, nyeri Anda hilang dan Anda dapat beraktivitas kembali dengan lancar, bukan?

Artikel terkait

Artikel populer

  • 10 Obat Pilek untuk Anak - Ditinjau oleh Dokter Spesialis THT-KL (Terbaru Tahun 2021)
    10 Obat Pilek untuk Anak - Ditinjau oleh Dokter Spesialis THT-KL (Terbaru Tahun 2021)
    Anak-anak bisa lebih sering mengalami pilek. Pilek biasanya menjadi alasan utama anak berobat ke dokter atau tidak masuk sekolah. Sebagai orang tua, penting sekali bagi Anda mengenali pilihan obat pilek untuk anak.Di pasaran tersedia berbagai merek obat pilek, antara lain Rhinos Junior, Proris, serta Purekids. Supaya memudahkan Anda memilih obat pilek untuk anak, berikut ini kami berikan tips memilihnya. Simak sampai akhir karena kami juga akan memberikan rekomendasi obat pilek yang dapat Anda pilih. Selain itu, artikel ini juga sudah ditinjau oleh dokter spesialis THT-KL kami, dr. Agustinus Purba.
    Obat-obatan
    71.225 Views
  • 10 Rekomendasi Salep Luka Bakar (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Salep Luka Bakar (Terbaru Tahun 2021)
    Saat beraktivitas, Anda bisa saja mengalami kecelakaan, seperti terkena setrika, tersiram air atau minyak panas, dan terkena knalpot. Untuk itu, menyediakan salep luka bakar di kotak obat merupakan hal penting untuk dilakukan. Lantas, salep luka bakar seperti apakah yang sebaiknya Anda beli?Untuk mengetahui lebih banyak tentang salep luka bakar, bacalah artikel ini sampai habis. Anda akan mendapatkan tips memilih salep luka bakar serta rekomendasi produk pilihannya. Salep dari berbagai merk terkenal, seperti Bioplacenton, Burnazin, dan Mebo juga akan kami bahas. Temukan produk yang tepat untuk mengatasi luka bakar Anda!
    Obat-obatan
    48.353 Views
  • 10 Rekomendasi Obat Penghilang Nyeri Otot (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Obat Penghilang Nyeri Otot (Terbaru Tahun 2021)
    Nyeri otot dan sendi, pegal linu, serta otot kaku merupakan kondisi umum yang bisa menyerang seluruh bagian tubuh. Pada umumnya, kondisi ini bisa diobati dengan terapi atau dengan obat pegal linu di apotik. Namun, apakah Anda tahu cara memilih obat penghilang nyeri otot yang tepat?Kali ini kami akan membagikan rekomendasi produk dari berbagai merk, seperti Counterpain, Panadol, dan Salonpas. Temukan juga tips tambahan dari dokter spesialis kedokteran dan olahraga, dr. Andhika Raspati. Baca juga cara memilih obat pereda nyeri otot yang sesuai dengan kondisi Anda. Silakan disimak!
    Obat-obatan
    260.705 Views
  • 10 Rekomendasi Obat Tetes Mata untuk Mata Lelah (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Obat Tetes Mata untuk Mata Lelah (Terbaru Tahun 2021)
    Pernahkah Anda merasa mata memerah, kering, serta penglihatan menjadi kabur? Munculnya gejala-gejala tersebut bisa jadi karena Anda mengalami mata lelah. Mata lelah bisa diakibatkan terlalu lama menatap layar televisi, komputer, atau smartphone. Untuk itu, gunakanlah obat tetes mata yang efektif mengatasi mata lelah.Namun, banyaknya obat tetes mata yang beredar di pasaran mungkin membuat Anda bingung saat memilih. Karena itu, kami akan menjelaskan cara memilih obat tetes mata untuk mata lelah sekaligus merekomendasikan produk pilihan. Produk-produk dari merk ternama, seperti Insto, Rohto, serta Visine pun tak luput kami ulas.
    Obat-obatan
    153.764 Views
  • 10 Obat Flu - Ditinjau oleh Dokter Spesialis THT-KL (Terbaru Tahun 2021)
    10 Obat Flu - Ditinjau oleh Dokter Spesialis THT-KL (Terbaru Tahun 2021)
    Apakah Anda sedang mengalami bersin-bersin, hidung tersumbat, atau meriang? Jika ya, mungkin Anda sedang terkena flu. Anda perlu segera mengonsumsi obat flu yang bagus. Anda bisa menemukan beragam obat flu di pasaran. Ada jenis obat flu biasa, obat flu dan batuk, hingga obat flu yang tidak menyebabkan kantuk.Kami akan mengulas berbagai hal yang perlu diperhatikan ketika hendak membeli obat flu. Anda juga dapat menyimak rekomendasi obat flu, mulai dari produk dari merek Panadol, Bodrex, Procold, dan lainnya. Artikel ini sudah ditinjau oleh dokter spesialis THT-KL kami, dr. Agustinus Purba.
    Obat-obatan
    544.627 Views
  • 10 Rekomendasi Salep Penghilang Bekas Luka (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Salep Penghilang Bekas Luka (Terbaru Tahun 2021)
    Kulit merupakan pelindung tubuh dari lingkungan sekitar sehingga rentan mengalami luka. Bila Anda menjalani operasi, proses operasi juga biasanya meninggalkan luka di kulit. Berbagai cara dapat Anda lakukan untuk menghilangkan bekas luka. Langkah paling sederhana adalah dengan menggunakan salep penghilang bekas luka.Salep penghilang bekas luka memiliki berbagai bahan aktif untuk membuat kulit kembali mulus. Dalam artikel ini, kami akan mengulas tips memilih salep dengan bahan yang pas untuk Anda, serta memberi rekomendasi produk pilihan. Berbagai produk, seperti merk Dermatix, Mederma, dan Laderma, ada dalam rekomendasi kami. Selamat membaca!
    Obat-obatan
    94.877 Views
  • 10 Rekomendasi Salep Jerawat (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Salep Jerawat (Terbaru Tahun 2021)
    Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang sering muncul. Selain mengganggu penampilan, jerawat terkadang menimbulkan rasa sakit yang bisa membuat Anda merasa tidak nyaman. Salah satu cara efektif untuk mengatasi masalah jerawat adalah menggunakan salep jerawat.Pada artikel kali ini, secara khusus kami akan membahas tentang salep jerawat, mulai dari tips memilih hingga rekomendasi produknya. Kami akan memilihkan sepuluh produk yang bisa Anda jadikan referensi dari berbagai produsen ternama, seperti Sebamed, Bioderma, dan COSRX. Kualitasnya pasti tidak akan mengecewakan! Baca artikel ini sampai habis, ya!
    Obat-obatan
    36.670 Views
  • Item lists populer

    Pencarian berdasarkan kategori