1. TOP
  2. >
  3. Ibu & anak
  4. >
  5. Makanan & susu bayi
  6. >
  7. 10 Susu Formula Terbaik untuk Bayi - Ditinjau oleh Dokter OBGYN (Terbaru Tahun 2023)
  • 10 Susu Formula Terbaik untuk Bayi - Ditinjau oleh Dokter OBGYN (Terbaru Tahun 2023) 1
  • 10 Susu Formula Terbaik untuk Bayi - Ditinjau oleh Dokter OBGYN (Terbaru Tahun 2023) 2
  • 10 Susu Formula Terbaik untuk Bayi - Ditinjau oleh Dokter OBGYN (Terbaru Tahun 2023) 3
  • 10 Susu Formula Terbaik untuk Bayi - Ditinjau oleh Dokter OBGYN (Terbaru Tahun 2023) 4
  • 10 Susu Formula Terbaik untuk Bayi - Ditinjau oleh Dokter OBGYN (Terbaru Tahun 2023) 5

10 Susu Formula Terbaik untuk Bayi - Ditinjau oleh Dokter OBGYN (Terbaru Tahun 2023)

Susu formula mengandung berbagai nutrisi esensial untuk bayi sehingga menjadikannya ideal sebagai pendamping atau pengganti ASI saat diperlukan. Ada banyak merek susu formula yang bagus untuk bayi, seperti Enfamil, SGM, dan Lactogen. Akan tetapi, bagaimana cara memilih susu formula yang paling sesuai untuk bayi Anda?

Kami akan membahas cara memilih susu formula untuk bayi. Kami juga akan memberikan rekomendasi susu formula terbaik untuk bayi prematur, bayi usia 06 bulan, dan usia 6–12 bulan. Artikel ini sudah ditinjau oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi kami, dr. Andri Welly, SpOG.
Diperbaharui 10-24-2022
Pakar
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi
dr. Andri Welly

dr. Andri Welly, SpOG adalah dokter spesialis obstetri dan ginekologi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Beliau berpengalaman selama 8 tahun menangani permasalahan organ reproduksi wanita, penanganan kehamilan, serta persalinan. dr. Andri juga menempuh pendidikan tambahan di luar negeri sebagai fellowship. Beberapa di antaranya yaitu di Clinica Universidad de Navarra, Spanyol dan Clinical Research Institute of Fetal Medicine (CRIFM) Pooh Maternity Clinic, Jepang. dr. Andri berpraktik di RSIA Tambak Menteng Jakarta dan RSUD Kebayoran Lama. Anda bisa menyapanya di Instagram untuk mengetahui lebih banyak tentang kesehatan reproduksi, kehamilan, dan persalinan.

Profil dr. Andri Welly
Penyunting
mybest, Inc.
Tim editorial mybest

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.

Profil Tim editorial mybest
  • Konten ini dibuat secara independen oleh mybest. Kami mungkin menerima produk dan layanan secara gratis dari produsen dan/atau pemasangan iklan. Namun, produsen dan lainnya tidak terlibat dalam isi konten ataupun penentuan peringkat.
  • Silakan lihat kebijakan editorial mybest untuk detailnya
Pakar yang ada di artikel ini meninjau cara memilih dan tidak berkontribusi dalam pemilihan produk atau layanan yang ada di dalam artikel.Produk dan layanan dalam artikel ini dipilih dan diurutkan secara mandiri oleh Tim Editorial mybest berdasarkan hasil riset di berbagai sumber. (Diperbaharui pada 13 Januari 2023)

Keuntungan menggunakan susu formula

Keuntungan menggunakan susu formula

Keuntungan penggunaan susu formula adalah bisa diberikan oleh orang lain selain ibu. Susu ini bisa dijadikan sebagai pengganti ASI ketika diperlukan. Jadi, baik ayah, kakek, maupun nenek, semua bisa ikut membantu mengasuh bayi. 


Susu formula juga dapat membantu ibu yang sedang tidak dapat memberikan ASI kepada bayinya karena suatu kondisi. Kondisi tersebut misalnya saat sakit, terkena bencana, dan lain-lain. Simak terus artikel ini untuk mendapatkan susu formula terbaik bagi bayi Anda!

Berkolaborasi dengan pakar: Cara memilih susu formula untuk bayi

Pertama, kami akan membahas poin-poin yang perlu diperhatikan ketika memilih susu formula untuk bayi. Berbagai informasi berikut ini akan membantu Anda memilih susu formula yang tepat untuk si kecil.

① Pilih susu formula sesuai rentang usia bayi

Bayi membutuhkan nutrisi yang berbeda pada setiap tahapan usianya. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih susu formula yang sesuai dengan rentang usia bayi.

Usia 0-6 bulan: Susu formula yang mendukung pencernaan dan daya tahan tubuh

Usia 0-6 bulan: Susu formula yang mendukung pencernaan dan daya tahan tubuh

Bayi baru lahir memang sebaiknya diberikan ASI secara eksklusif minimal selama 6 bulan setelah lahir. Namun, ada beberapa kondisi yang tidak memungkinkan bayi mendapatkan ASI. Untuk kondisi tersebut, pilihlah susu formula yang memiliki manfaat mendekati ASI.


Berikut ini beberapa contoh kandungan yang perlu ada dalam susu formula agar bayi memiliki nutrisi semirip mungkin dengan ASI.


  • Agar bayi yang diberi susu formula memiliki kekebalan tubuh yang mirip dengan bayi ASI, pilih produk yang mengandung prebiotik. Prebiotik sendiri memiliki beberapa tipe, contohnya polydextrose (PDX), fructo-oligosaccharides (FOS), dan galacto-oligosaccharides (GOS). Ketiganya mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus sehingga pencernaan bayi menjadi lebih sehat.

  • Selain itu, pilih susu formula yang kaya akan vitamin dan laktoferin yang juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

Bacalah dengan teliti kandungan tiap susu formula, kemudian cari tahu manfaatnya. Anda dapat mencarinya melalui mesin pencari di internet.

Usia 6-12 bulan: Susu formula yang mendukung pergerakan bayi yang makin aktif

Usia 6-12 bulan: Susu formula yang mendukung pergerakan bayi yang makin aktif

Pada usia 6-12 bulan, pergerakan bayi akan menjadi lebih aktif untuk mengenal lingkungan sekitarnya. Karena itu, berikan susu formula yang dapat mendukung pertumbuhan tulang dan perkembangan otaknya.


Beberapa kandungan yang diperlukan oleh bayi pada usia ini adalah:

  • Docosahexaenoic acid (DHA) dan arachidonic acid (ARA), untuk meningkatkan kecerdasan bayi.
  • Omega-3 dan omega-6, untuk perkembangan otak anak.
  • Tinggi kalsium dan zat besi, untuk mendukung pertumbuhan tulang bayi.
  • Tinggi lemak dan protein, untuk membantu kenaikan berat badan bayi.

② Sesuaikan tipe kemasannya dengan kebutuhan

Terdapat dua tipe kemasan susu formula yang umum di pasaran, yaitu kemasan kaleng dan kardus. Pilihlah tipe kemasan tersebut berdasarkan kebutuhan konsumsi susu formula.

Kemasan kaleng, dapat menjaga kualitas susu lebih baik

Kemasan kaleng, dapat menjaga kualitas susu lebih baik

Susu formula dalam kemasan kaleng sangat cocok untuk Anda yang ingin menjaga kualitas susu tanpa perlu repot. Karena dilengkapi dengan penutup rapat, Anda bisa langsung menyimpannya tanpa perlu wadah penyimpanan lagi. Dengan adanya penutup ini, susu di dalam kaleng dapat terjaga kualitasnya serta lebih higienis. 


Susu formula dalam kemasan kaleng kebanyakan hadir dalam ukuran besar, yaitu antara 300–900 gram. Dari segi harga, susu formula dalam kemasan kaleng juga lebih tinggi. Selain itu, susu tipe kaleng harus dihabiskan dalam waktu 1 bulan atau lebih tergantung mereknya. Jadi, bila Anda ingin membeli susu kemasan kaleng, perhatikan juga masa simpannya, ya.

Kemasan kardus, lebih ekonomis untuk sehari-hari

Kemasan kardus,  lebih ekonomis untuk sehari-hari

Jika Anda menginginkan produk yang lebih ekonomis, pilih susu formula dalam kemasan kardus atau karton. Kemasan tipe kardus kami rekomendasikan untuk Anda yang sering memberikan susu formula kepada si kecil. Dibandingkan kemasan kaleng, kemasan kardus harganya lebih terjangkau.


Namun, Anda harus menyediakan wadah penyimpanan khusus supaya susu tetap awet dan terlindungi dari bakteri. Susu formula tipe kemasan ini juga ditawarkan dalam beragam ukuran kemasan. Anda bisa memilih ukuran yang sesuai dengan jumlah pemakaian sehari-hari.

③ Tidak perlu mengutamakan produk yang banyak menambahkan nutrisi

Tidak perlu mengutamakan produk yang banyak menambahkan nutrisi

Banyak produsen yang melabeli produk mereka dengan kandungan lengkap dan mirip dengan ASI. Sebenarnya, tidak masalah jika produk yang Anda beli tidak memiliki label tersebut.


Jika ingin memberikan si buah hati dengan banyak nutrisi, Anda bisa mencoba berbagai susu formula yang berbeda. Selain bermanfaat dalam menambah nutrisi, Anda juga bisa menemukan produk yang paling cocok untuk bayi Anda.

④ Hindari produk yang terlalu manis

Hindari produk yang terlalu manis

Jika Anda memberi si kecil susu formula dengan kandungan gula yang tinggi, kadar gula darahnya akan naik. Apabila hal itu sering terjadi, bayi dikhawatirkan akan mengalami diabetes kelak. Bagi Anda yang kerap kali memberikan susu formula pada bayi, sebaiknya pertimbangkan poin ini. 


Bayi biasanya menyukai susu formula karena rasanya yang manis. Ketika Anda merasa kerepotan untuk memberikan ASI setiap saat, Anda bisa mengandalkan susu formula sesekali. Namun, jangan terlalu sering, ya! Agar lebih tenang, Anda bisa memilih produk dengan kandungan gula paling sedikit.

⑤ Anak alergi susu sapi? Berikan susu formula dari bahan kedelai

Anak alergi susu sapi? Berikan susu formula dari bahan kedelai

Jika bayi Anda memiliki alergi terhadap protein susu sapi, segera konsultasikan kepada dokter. Dokter akan menyarankan Anda untuk mengganti susu formula dari bahan lain. Gejala yang timbul sebagai pertanda bayi alergi susu sapi di antaranya ruam kemerahan, batuk, gatal, dan lainnya. 


Sebagai alternatif susu sapi, Anda bisa memilih susu formula berbahan dasar kedelai yang lebih rendah risiko alergi. Selain alergi susu sapi, terdapat juga kasus bayi yang mengalami intoleransi laktosa. Gejala yang timbul adalah perut kembung, diare, mual, dan muntah. Jika buah hati Anda terdiagnosis mengalami intoleransi laktosa, pastikan untuk memilih susu bebas laktosa.

10 Rekomendasi susu formula terbaik untuk bayi

Selanjutnya, kami akan merekomendasikan sepuluh produk susu formula terbaik untuk bayi yang kami tentukan berdasarkan cara memilih di atas. Produk-produk ini dipilih secara teliti dengan mempertimbangkan kualitas produk, review pembeli, dan tingkat kepercayaan terhadap seller. Produk kami urutkan berdasarkan popularitasnya di marketplace Shopee. Disclaimer: Sepuluh produk di bawah ini murni rekomendasi mybest dan bukan dari dr. Andri Welly, SpOG.
Produk
Gambar
Harga terendah
Poin
1

Nestlé

Lactogen 1

Nestlé Lactogen 1  1枚目

Kaya kandungan vitamin dan mineral, si kecil terjaga nutrisinya

2

Sari Husada

SGM Ananda 2

Sari Husada SGM Ananda 2 1枚目

Produk lokal dengan 11 asam amino esensial

3

Nutricia

Bebelove 1

Nutricia  Bebelove 1  1枚目

Membantu menjaga kesehatan pencernaan si kecil

4

Wyeth Nutrition

S-26 Promil Gold Tahap 2

Wyeth Nutrition S-26 Promil Gold Tahap 2 1枚目

Formula MultiExcel untuk tumbuh kembang otak yang maksimal

5

Nutricia

Infatrini

Nutricia Infatrini 1枚目

Tak perlu lagi repot menyediakan air panas untuk membuat sufor

6

Nutricia

Nutribaby Royal 1

Nutricia  Nutribaby Royal 1 1枚目

Formula ACTI Duobio untuk ketahanan tubuh dan kemampuan berpikir

7

Nutricia

Neocate LCP

Nutricia Neocate LCP 1枚目

Formulanya mampu tingkatkan berat badan bayi

8

Mead Johnson

Nutramigen LGG

Mead Johnson Nutramigen LGG 1枚目

Dengan formula hypoallergenic untuk mengatasi berbagai alergi bayi

9

Mead Johnson

Enfamil A+ Lactofree Care Susu Formula Bebas Laktosa

Mead Johnson  Enfamil A+ Lactofree Care Susu Formula Bebas Laktosa 1枚目

Susu bebas laktosa! Tak ada diare dan gangguan pencernaan lain

10

Kalbe Morinaga

BMT Soya Moricare+ Prodiges

Kalbe Morinaga BMT Soya Moricare+ Prodiges 1枚目

Alternatif tambahan nutrisi dari sumber nabati yang bebas alergen

Perincian produk
Close
No.1

Kaya kandungan vitamin dan mineral, si kecil terjaga nutrisinya

Kelebihan:

  • Mengandung probiotik sekaligus prebiotik untuk mengoptimalkan kesehatan saluran cerna bayi
  • Memiliki beberapa pilihan ukuran sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan

Kekurangan:

  • Mengandung laktosa dan protein susu sapi, berpotensi menyebabkan alergi pada beberapa bayi yang sensitif terhadap kandungan tersebut

Susu formula dari Nestlé ini memiliki nutrisi yang terbilang lengkap. Nutrisi tersebut meliputi probiotik, asam lemak esensial, prebiotik (FOS dan GOS), serta 12 vitamin dan 11 mineral.


Kandungan tersebut akan membantu memenuhi nutrisi yang diperlukan bayi untuk perkembangannya. Alhasil, bayi akan tumbuh lebih sehat dan cerdas. Inilah pilihan ideal untuk Anda yang ingin menjamin terpenuhinya kebutuhan nutrisi bagi si kecil.

No.2

Produk lokal dengan 11 asam amino esensial

Kelebihan:

  • Memiliki beragam pilihan ukuran, mulai dari 120 gram hingga 1.000 gram
  • Harga relatif ekonomis dibandingkan susu formula lain yang memiliki kandungan hampir sama
  • Mudah didapatkan di toko online dan supermarket

Kekurangan:

  • Tidak tersedia dalam kemasan kaleng sehingga perlu menyiapkan wadah khusus untuk menyimpannya

Mungkin Anda sudah tahu jika asam amino esensial berperan penting dalam pembentukan tulang, otot, dan organ penting lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan asam amino si buah hati, susu SGM Ananda bisa Anda pilih. Ada sebelas asam amino esensial yang akan mendukung tumbuh kembang bayi pada rentang usia 6–12 bulan.


Selain memiliki kandungan asam amino yang melimpah, produk lokal yang sudah dikenal masyarakat Indonesia ini juga memiliki harga terjangkau. Untuk mendapatkan kemasan 1.000 gram, Anda tidak perlu membayar hingga ratusan ribu! Hemat, bukan?

No.3

Membantu menjaga kesehatan pencernaan si kecil

Kelebihan:
  • Tersedia dalam kemasan kardus 200 gram, cocok untuk bayi yang ingin mencoba pertama kali

Kekurangan:

  • Mengandung laktosa, orang tua dengan bayi yang sensitif terhadap kandungan ini perlu berhati-hati

Fungsi pencernaan bayi belum berkembang sempurna sehingga rawan terkena berbagai penyakit bila tidak dijaga dengan baik. Untuk membantu menjaga pencernaannya tetap sehat, kami merekomendasikan produk ini.


Produk ini mengandung prebiotik, yaitu FOS dan GOS, yang membantu perkembangan bakteri baik di usus. Dengan bertambahnya jumlah bakteri baik dalam usus, kesehatan pencernaan si kecil pun akan terjaga. Produk ini juga bebas dari glukosa sehingga bayi terhindar dari kerusakan gigi. 

No.4

Wyeth NutritionS-26 Promil Gold Tahap 2

Mulai dari Rp353.300,00

Formula MultiExcel untuk tumbuh kembang otak yang maksimal

Kelebihan:
  • Tersedia pilihan isi 400 gram, lebih terjangkau oleh orang tua yang ingin mencoba terlebih dahulu

Kekurangan:

  • Tidak cocok untuk bayi di bawah usia 6 bulan

Susu bayi keluaran Wyeth Nutrition ini dibuat dengan formula khusus yang bernama Multiexcel ⍺lipids SystemDengan berbagai kandungan yang ada di dalamnya, susu formula ini ideal bagi Anda yang ingin memaksimalkan perkembangan otak anak. Kandungan makronutrien dan mikronutriennya juga bersinergi untuk memastikan si kecil tumbuh kuat, aktif, dan berenergi.

No.5

Tak perlu lagi repot menyediakan air panas untuk membuat sufor

Kelebihan:

  • Praktis dan travel-friendly
  • Mengandung protein dalam jumlah tinggi untuk mengatasi malnutrisi dan gagal tumbuh

Kekurangan:

  • Tidak cocok untuk bayi dengan galaktosemia
  • Mengandung laktosa

Membuat susu formula saat traveling tentu cukup merepotkan. Anda perlu menyiapkan air panas, botol susu, dan sebagainya. Tidak ingin repot saat sedang bepergian? Pilih saja produk ini. Hadir dalam kemasan botol, Infatrini bisa diminum langsung oleh bayi Anda. Praktis bukan?


Namun, susu ini dibuat untuk keperluan medis khusus gangguan pertumbuhan. Jadi, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum meminumkannya pada si kecil, ya. 

No.6

Nutricia Nutribaby Royal 1

Mulai dari Rp210.000,00

Formula ACTI Duobio untuk ketahanan tubuh dan kemampuan berpikir

Kelebihan:
  • Diperkaya dengan GOS, FOS, vitamin, dan mineral untuk memenuhi nutrisi bayi
  • Memiliki dua pilihan ukuran

Kekurangan:

  • Mengandung laktosa, Anda perlu mengamati kalau-kalau bayi menunjukkan tanda intoleransi

Nutribaby Royal 1 Susu Formula dibuat dengan formula khusus ACTI Duobio untuk memberi manfaat optimal pada si kecil. Kombinasi ini mengandung prebiotik dan vitamin untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan lainnya, seperti linoleic acid dan zat besi, mampu menstimulasi perkembangan otak. Jika Anda ingin si kecil tidak gampang sakit serta cerdas, pilih saja produk ini!

No.7

Formulanya mampu tingkatkan berat badan bayi

Kelebihan:

  • Minim risiko alergi karena tidak mengandung protein susu sapi

Kekurangan:

  • Mengandung sirop glukosa, konsultasikan dengan tenaga medis jika ingin diberikan pada bayi setiap hari

Memiliki kandungan asam amino non-alergenic, susu formula ini ditujukan untuk bayi yang memiliki alergi susu sapi atau intoleransi protein. Bukan hanya hypoallergenic, berat badan bayi Anda akan meningkat berkat kandungan berbagai minyak nabati di dalamnya. Anda dapat memberikan susu formula ini pada bayi baru lahir hingga usia 12 bulan, tentunya dengan pengawasan medis, ya, Moms.

No.8

Mead JohnsonNutramigen LGG

Mulai dari Rp360.236,00

Dengan formula hypoallergenic untuk mengatasi berbagai alergi bayi

Kelebihan:

  • Bebas laktosa
  • Protein yang digunakan diklaim minim risiko alergi

Kekurangan:

  • Hanya memiliki satu varian rasa dan ukuran

Nutramigen LGG diperkaya dengan protein yang telah mengalami hidrolisis secara ekstensif. Hasilnya, protein dalam susu formula ini berukuran sangat kecil sehingga mampu meminimalkan munculnya reaksi alergi pada bayi. Produk ini cocok dikonsumsi oleh bayi yang didiagnosis memiliki alergi terhadap susu sapi. Namun, perlu Anda ingat, pemakaian susu formula ini harus dengan pengawasan dokter, ya.

No.9

Mead Johnson Enfamil A+ Lactofree Care Susu Formula Bebas Laktosa

Mulai dari Rp232.000,00

Susu bebas laktosa! Tak ada diare dan gangguan pencernaan lain

Kelebihan:

  • Bebas kandungan laktosa sehingga mudah dicerna oleh pencernaan bayi

Kekurangan:

  • Hanya tersedia satu pilihan ukuran

Bayi yang meminum susu formula rentan terkena masalah pencernaan seperti diare atau sembelit. Agar si buah hati terbebas dari masalah tersebut, coba ganti susu formula bayi Anda dengan susu formula ini.


Produk ini tidak mengandung laktosa yang berpotensi menyebabkan masalah pencernaan pada bayi yang memiliki intoleransi laktosa. Alhasil, Anda dapat memberikan susu formula tanpa perlu khawatir bayi diare atau sembelit.

No.10

Kalbe MorinagaBMT Soya Moricare+ Prodiges

Mulai dari Rp175.000,00

Alternatif tambahan nutrisi dari sumber nabati yang bebas alergen

Kelebihan:

  • Kandungan seratnya baik untuk kesehatan pencernaan bayi
  • Memiliki dua pilihan ukuran

Kekurangan:

  • Kurang efektif untuk menambah berat badan bayi karena kandungan lemaknya tidak setinggi susu sapi

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang alergi susu sapi, Morinaga mengeluarkan susu nabati dari kedelai. Meski berbahan dasar kedelai, produk ini juga dilengkapi berbagai kandungan tambahan yang baik untuk pertumbuhan bayi.


Selain itu, produk ini mengandung taurin. Kandungan ini bermanfaat untuk perkembangan otak dan peningkatan absorpsi lemak pada bayi. Ketika ASI saja tak cukup memenuhi kebutuhan nutrisi buah hati yang alergi susu sapi, produk ini alternatifnya!

Pertanyaan umum seputar susu formula bayi

Pertanyaan umum seputar susu formula bayi

Kami sudah mengulas cara memilih dan memberikan rekomendasi produk susu formula terbaik. Sekarang, kami juga sudah mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang populer seputar susu formula bayi. Simak di bawah ini untuk mengetahui selengkapnya.

Bagaimana cara mengetahui bayi tidak cocok susu formula?

Cara termudah mengetahui bayi tidak cocok susu formula adalah dengan melihat reaksi bayi setelah mengonsumsinya. Bayi tidak cocok susu formula ditandai dari timbulnya gejala alergi atau intoleransi laktosa


Beberapa gejala alergi yang mungkin terjadi antara lain:

  • Muncul ruam merah pada kulit
  • Bengkak pada mata, bibir, dan wajah
  • Diare, kembung, dan muntah
  • Timbul eksem
  • Sesak napas

Jika gejala di atas dialami oleh bayi Anda, segera periksakan ke dokter. Dokter mungkin akan menyarankan susu formula merek lain untuk bayi Anda. Namun, jika bayi tidak rewel serta menunjukkan kenaikan berat badan, tandanya ia cocok dengan susu formula tersebut. Dengan begitu, Anda bisa melanjutkan pemberian susu formula tersebut kepada bayi.

Berapa jam sekali bayi harus minum susu formula?

Rentang pemberian susu formula sangat tergantung pada usia bayi sehubungan dengan kapasitas lambung dan kecepatan pengosongan lambungnya. Mengacu pada Kids Health, simak gambaran singkat mengenai frekuensi pemberian susu formula kepada bayi sesuai usianya.


  • Untuk newborn baby, biasanya bayi akan menyusu tiap 2–3 jam sekali dan menghabiskan sekitar 45–90 ml per sesi menyusu.

  • Saat menginjak usia 2 bulan, bayi akan meminta susu tiap 3–4 jam sekali dengan jumlah berkisar antara 120–150 ml.

  • Pada usia 4 bulan, saat kapasitas lambung bayi sudah membesar, Anda bisa memberikan susu sebanyak 120–180 ml. Intensitas pemberian susu ini bisa disesuaikan dengan keinginan bayi.

  • Ketika sudah berusia 6 bulan, susu bisa diberikan sebanyak 180–230 ml per sesi menyusu tiap 4–5 jam sekali. Namun, pada usia ini MPASI sudah mulai diberikan sehingga Anda perlu menyesuaikannya juga dengan waktu makan.

Berapa lama susu formula dapat bertahan setelah dibuat?

Susu formula umumnya dapat bertahan selama 2 jam pada suhu ruang. Namun, sebaiknya Anda membaca aturan masa simpan yang tertera di kemasannya. Hal ini perlu diperhatikan karena ada beberapa merek susu yang hanya bertahan selama 1 jam saja pada suhu ruang.


Jika bau dan rasa susu sudah berubah, sebaiknya jangan diberikan kepada bayi. Rasa asam pada susu merupakan pertanda bahwa susu sudah terkontaminasi oleh bakteri. Pada umumnya, susu formula yang sudah diseduh dapat disimpan di dalam kulkas selama 24 jam asalkan belum diminum bayi. Namun, jika bayi sudah meminumnya, segera buang susu jika tidak habis.

Baca juga rekomendasi susu formula lainnya untuk bayi di sini

Di pasaran, ada berbagai susu formula yang dibuat dengan tujuan spesifik. Jika bayi Anda memiliki kebutuhan tertentu, Anda mungkin akan menemukan produk yang tepat pada artikel di bawah ini. Langsung klik saja link-nya untuk mendapatkan info lebih lengkap.

Kesimpulan

Memilih susu formula adalah hal penting untuk membantu tumbuh kembang bayi Anda. Jadi, pilihlah dengan hati-hati. Pastikan juga kandungan nutrisinya sesuai dengan kebutuhan bayi, ya.

Kami harap artikel ini membantu Anda menemukan susu formula yang tepat bagi si kecil. Meski begitu, jika memungkinkan, tetap jadikan ASI eksklusif sebagai sumber nutrisi utama. Semoga si kecil sehat selalu!

Apabila Anda membeli produk yang disebutkan di artikel, mybest mungkin akan menerima sebagian dari hasil penjualan produk tersebut.
Deskripsi setiap produk bersumber dari produsen/brand, situs marketplace, dan sebagainya.

Artikel terkait

Artikel populer

Favlist populer