• 10 Rekomendasi Speaker Pasif Terbaik (Terbaru Tahun 2021) 1
  • 10 Rekomendasi Speaker Pasif Terbaik (Terbaru Tahun 2021) 2
  • 10 Rekomendasi Speaker Pasif Terbaik (Terbaru Tahun 2021) 3
  • 10 Rekomendasi Speaker Pasif Terbaik (Terbaru Tahun 2021) 4
  • 10 Rekomendasi Speaker Pasif Terbaik (Terbaru Tahun 2021) 5

10 Rekomendasi Speaker Pasif Terbaik (Terbaru Tahun 2021)

Speaker pasif menjadi perangkat yang Anda perlukan untuk melengkapi sound system agar mendapatkan kualitas audio lebih optimal. Dengan demikian, Anda dapat mendengarkan musik atau menonton film seperti halnya saat Anda berada di bioskop. Di pasaran, Anda akan menemukan berbagai merek terkenal, seperti speaker pasif Polytron, Edifier, harman/kardon, dan sebagainya. 

Untuk mendapatkan produk yang bagus, Anda perlu mengetahui cara memilih speaker pasif, bukan? Di sini, kami juga akan merekomendasikan sepuluh speaker pasif terbaik untuk Anda. Dengan begitu, Anda dapat menikmati kualitas audio yang mantap dari produk pilihan Anda.

  • Pembaharuan terakhir: 16 Desember 2021
Daftar isi

Apa itu speaker pasif?

Apa itu speaker pasif?

Speaker pasif adalah speaker yang tidak memiliki amplifier bawaan sehingga perlu dihubungkan dengan amplifier melalui kabel speaker. Sementara itu, speaker yang telah dilengkapi amplifier disebut sebagai speaker aktif. Ketiadaan amplifier pada speaker pasif membuatnya memiliki ukuran lebih compact


Ada beberapa keuntungan yang Anda dapatkan saat menggunakan speaker pasif. Beberapa di antaranya adalah seperti berikut ini.


  • Mudah ditempatkan di mana pun. Sebagian speaker pasif menggunakan koneksi kabel speaker sehingga mudah di tempatkan di mana pun Anda inginkan. Sebaliknya, bila Anda menggunakan speaker aktif, Anda harus mencolokkan ke daya AC. Mau tidak mau, Anda harus memastikan speaker aktif posisinya dekat dengan stopkontak.

  • Lebih mudah di-upgrade atau mengganti amp. Apabila Anda ingin menambah power speaker pasif, Anda hanya perlu membeli amp baru sehingga lebih praktis diotak-atik. Hal ini sangat menguntungkan bila Anda ingin bereksperimen dengan audio untuk mendapatkan hasil akhir sesuai keinginan.

Cara memilih speaker pasif

Ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan saat memilih speaker pasif agar hasilnya dapat sesuai selera. Berikut ini adalah poin-poin yang perlu Anda pertimbangkan.

Pilih berdasarkan kualitas suaranya

Pilih berdasarkan kualitas suaranya
Apakah Anda suka mendengarkan musik? Genre musik seperti apa yang sering Anda dengar? Biarpun telah diputar berulang kali, lagu favorit Anda dapat terdengar berbeda ketika Anda menggunakan speaker berbeda. Kali ini, kami akan menjelaskan jenis speaker pasif yang cocok untuk beberapa genre musik.

  • Lagu pop. Bila Anda menyukai lagu pop, Anda perlu menonjolkan kualitas vokal dalam lagu. Oleh karena itu, Anda dapat memilih speaker pasif dengan audio mid-high range tone. Spektrum frekuensi mid-high range tone berkisar antara 500 Hz-4 kHz

  • Lagu opera. Apabila Anda ingin menikmati kualitas suara seperti opera, pilihlah produk dengan treble yang mumpuni. Spektrum frekuensi suara treble pada speaker pasif berada pada kisaran 4 kHz-20 kHz.

  • Lagu jazz atau orkestra. Bila Anda menyukai jazz atau orkestra, pilihlah speaker pasif dengan karakter suara seimbang, yaitu sub-bass dan bass. Spektrum frekuensi suara sub-bass dan bass berada pada kisaran 20 Hz-250 Hz.

Ketahui cara pemasangan speaker pasif

Pada umumnya, cara pemasangan speaker pasif terbagi menjadi dua macam, yaitu floorstanding dan bookshelf. Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana cara melakukannya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Floorstanding, menawarkan pengalaman audio terbaik

Apabila Anda memasang floorstanding speaker dengan tepat, Anda akan merasakan sensasi akustik alami di sebuah ruangan. Pertama Anda perlu menempatkan kedua speaker dengan jarak 2,5 meter satu sama lain. Kemudian, beri jarak antara antara speaker dengan dinding sekitar 50 cm-1 m. Hal ini dilakukan untuk menghindari feedback suara


Bila diperlukan, Anda juga dapat mengetes penempatan tersebut dan menambahkan speaker stand untuk mengetahui perbedaannya. Selain itu, Anda juga perlu memindahkan material yang dapat menyebabkan penyerapan atau distorsi suara. Misalnya perabotan dengan tekstur lembut, karpet, permadani tebal, lukisan, selimut, gorden, dan lainnya.

Bookshelf, cocok ditempatkan di meja atau rak

Ada aturan dasar yang perlu Anda ikuti untuk memasang bookshelf speaker. Anda dapat menempatkan bookshelf speaker pada posisi jam 2 dan jam 10, serta mengarahkannya ke posisi pendengar.


Agar dapat menghasilkan kinerja optimal, tweeter harus diposisikan setinggi telinga. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan kualitas audio yang bagus.


Selain itu, Anda juga perlu mengatur jarak speaker sejauh 120 cm satu sama lain. Apabila jarak kedua speaker terlalu berdekatan, hal ini akan menyebabkan suara blending dan terdengar tak beraturan. Sebaliknya, bila ditempatkan terlalu jauh, dikhawatirkan akan timbul gap atau celah di antara dua bagian stereo image.

Periksa tipe koneksinya

Pada umumnya, tipe koneksi speaker pasif terbagi menjadi dua macam, yaitu koneksi kabel dan koneksi wirelsss. Walaupun tidak banyak, ada juga produk yang menggunakan koneksi USB. Untuk mendapatkan produk yang sesuai, mari kita bahas satu per satu.

Kabel, harga lebih murah dan cocok untuk kebutuhan dasar speaker

Agar dapat berfungsi, speaker pasif memerlukan kabel speaker khusus untuk menghubungkan power amplifier ke speaker. Kabel speaker ini akan mengirimkan sinyal listrik berkapasitas tinggi yang telah diperkuat oleh amplifier. Di pasaran, harga speaker pasif cenderung lebih murah dibandingkan speaker aktif. Biasanya, speaker pasif dengan tipe koneksi kabel ini digunakan di kafe, restoran, dan lainnya.

Wireless, untuk penggunaan yang lebih fleksibel

Wireless, untuk penggunaan yang lebih fleksibel

Speaker pasif tipe wireless menawarkan penggunaan lebih fleksibel dan efisien. Perangkat ini tidak memerlukan kabel apa pun sehingga Anda dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Selain itu, Anda juga tidak perlu khawatir koneksi akan terputus.


Cara menginstal produk dengan koneksi wireless lebih mudah dibandingkan tipe koneksi kabel. Pemilihan tipe koneksi wireless juga dapat mengurangi penggunaan kabel yang sulit dipasang dan berisiko membahayakan keselamatan. Misalnya tersengat listrik, atau Anda dapat tersandung kabel dan jatuh.

Cek rentang dan respon frekuensinya

Cek rentang dan respon frekuensinya

Rentang frekuensi adalah spektrum frekuensi kontinu yang membentang dari satu frekuensi pembatas ke frekuensi lainnya. Rentang frekuensi suatu alat menentukan di frekuensi mana peralatan tersebut dapat digunakan. Misalnya, mulai dari 30 Hz (bass) hingga 22 kHz (treble). 


Sementara itu, respon frekuensi menggambarkan tentang rentang frekuensi atau nada musik yang dapat direproduksi oleh suatu komponen. Respon frekuensi juga mengukur seberapa baik komponen audio tertentu mereproduksi semua frekuensi yang dapat didengar.


Rentang dan respon frekuensi dapat memengaruhi musik yang Anda dengar. Pengaruh utamanya ada pada nada suara dan kemampuan untuk membedakan satu not dengan komposisi musik lain. Apalagi, setiap instrumen memiliki rentang frekuensi berbeda-beda. Dengan mengetahui rentang dan respon frekuensi speaker, Anda pun bisa memilih speaker yang tepat dengan selera musik Anda.

 

Sebagai contoh, sebuah produk speaker pasif memiliki spesifikasi 60 Hz hingga 18 kHz. Jadi, frekuensi di luar rentang frekuensi tersebut, seperti 30 Hz atau 19 kHz tidak dikeluarkan dari speaker. Selain itu, penting juga bagi Anda untuk mengetahui tingkat akurasi yang dinyatakan sebagai +/- variasi desibel. Mari simak contoh di bawah ini.


  • Rentang frekuensi 20 Hz-20 kHz (+/- 20 dB). Artinya terdapat perbedaan 20 dB antara sinyal input dan output pada frekuensi tertentu. 

  • Rentang frekuensi 20 Hz-20 kHz (+/- 3 dB). Artinya hanya terdapat perbedaan maksimal 3 dB antara sinyal input dan output pada frekuensi tertentu.

Ketahui tentang impedansi speaker

Ketahui tentang impedansi speaker

Impedansi speaker mengacu pada beban yang ditempatkan speaker pada amplifier. Agar dapat digunakan, impedansi dibuat menjadi kombinasi dari resistansi DC yang ditambah reaktansi apa pun dalam rangkaian AC. Hal ini membuat impedansi speaker dapat memengaruhi berapa banyak arus yang diambil dari amplifier


Sebagian speaker pasif di pasaran memiliki impedansi mulai dari 4Ω, 6Ω, 8Ω, dan16Ω. Makin rendah impedansi speaker, akan membuat arus makin besar. Akibatnya, muatannya pun lebih besar dan dapat meningkatkan power speaker. Sebaliknya, naiknya impedansi speaker, membuat arus makin kecil. Akibatnya, beban menjadi lebih kecil dan membuat power speaker mengalami penurunan.


Untuk mendapatkan hasil output optimal, impedansi speaker yang aman berkisar antara 6 Ω–8 Ω. Tidak terlalu rendah dan tidak pula terlalu tinggi. Dengan demikian, amplifier tidak mendapatkan beban besar dan speaker pun mendapatkan arus cukup untuk dapat didengar telinga.

10 Rekomendasi speaker pasif terbaik

Selanjutnya, kami akan merekomendasikan sepuluh produk speaker pasif terbaik yang kami tentukan berdasarkan cara memilih di atas. Produk-produk ini dipilih secara teliti dengan mempertimbangkan kualitas produk, review pembeli, dan tingkat kepercayaan terhadap seller. Produk kami urutkan berdasarkan popularitasnya di marketplace Shopee.
10
Input maksimum150 watt
Frekuensi39 Hz–26 kHz (rentang frekuensi)
Bobot10,8 kg
Impedansi6 Ω
Ukuran83 cm x 16,2 cm x 28,3 cm
Tipe koneksiKabel
Tipe pemasanganFloorstanding
9
Input maksimumTidak disebutkan
Frekuensi42 Hz-18 kHz (rentang frekuensi -10 dB), 62 Hz-13 kHz, (respon frekuensi 3 dB)
Bobot42,6 kg
Impedansi4 Ω
Ukuran109,2 cm x 46,4 cm x 42,6 cm
Tipe koneksiWireless
Tipe pemasanganFloorstanding
8

Cambridge AudioSX-80 Floorstanding Speakers

Mulai dari Rp 7.900.000,00

Input maksimum100 watt
Frekuensi40 Hz–20kHz (respon frekuensi)
Bobot16,9 kg
Impedansi8 Ω
Ukuran24 cm x 98 cm x 33,8 cm
Tipe koneksiWireless
Tipe pemasanganFloorstanding
7

HARMANharman/kardon Go + Play

Mulai dari Rp 5.499.000,00

Input maksimum100 watt
Frekuensi50 Hz–20 kHz (respon frekuensi)
Bobot3,4 kg
ImpedansiTidak disebutkan
Ukuran21,1 x 41,7 x 18,1 cm
Tipe koneksiWireless
Tipe pemasanganBookshelf
6

EdifierP12 Passive 2.0 Bookshelf Speaker Set - Brown

Mulai dari Rp 761.000,00

Input maksimumTidak disebutkan
Frekuensi55 Hz–20 kHz (respon frekuensi)
Bobot7 kg
Impedansi6 Ω
Ukuran12,8 cm x 23,8 cm x 16,8 cm
Tipe koneksiKabel
Tipe pemasanganBookshelf
5

NakamichiMy Meiryo Space Speaker Wireless Bluetooth

Mulai dari Rp 1.000.000,00

Input maksimumTidak disebutkan
Frekuensi20 Hz–20 kHz (respon frekuensi)
Bobot583 gram
Impedansi4 Ω
UkuranDiameter 18,06 cm
Tipe koneksiWireless
Tipe pemasanganBookshelf
4
Input maksimum250 watt
Frekuensi50 Hz – 20 kHz (rentang frekuensi)
Bobot3,81 kg
Impedansi8 Ω
Ukuran44,6 x 26,7 x 25,3 cm
Tipe koneksiKabel
Tipe pemasanganBookshelf
3
Input maksimum100 watt
Frekuensi80 Hz-20 kHz (rentang frekuensi)
Bobot2,8 kg
Impedansi8 Ω
Ukuran19 x 30,8 x 21,9 cm
Tipe koneksiKabel
Tipe pemasanganBookshelf
2
Input maksimumTidak disebutkan
FrekuensiTidak disebutkan
Bobot13 kg
Impedansi4 Ω
UkuranUnit utama 38 cm x 25,5 cm x 7,8 cm, speaker depan 11,2 cm x 13 cm x 21,6 cm, speaker tengah 11,2 cm x 13 cm x 21,6 cm, subwoofer 19,8 cm x 35,8 cm x 26,5 cm
Tipe koneksiUSB
Tipe pemasanganBookshelf
1

CrimsonSpeaker Pasif 4 Inch 2 Way Monitor

CR-402

Mulai dari Rp 99.000,00

Input maksimum250 watt
Frekuensi65 Hz-20 kHz (respon frekuensi)
Bobot2,3 kg
Impedansi4-8 Ω
Ukuran15 cm x 13 cm x 20 cm
Tipe koneksiKabel
Tipe pemasanganBookshelf

Tabel perbandingan produk speaker pasif terbaik

Gambar produk
1
Crimson Speaker Pasif 4 Inch 2 Way Monitor 1

Crimson

2
Polytron Home Theater PHT 500SR 1

Polytron

3
Yamaha VS6 1

Yamaha

4
BMB CS-252 V 1

BMB

5
Nakamichi My Meiryo Space Speaker Wireless Bluetooth 1

Nakamichi

6
Edifier P12 Passive 2.0 Bookshelf Speaker Set - Brown 1

Edifier

7
HARMAN harman/kardon Go + Play 1

HARMAN

8
Cambridge Audio SX-80 Floorstanding Speakers 1

Cambridge Audio

9
HARMAN JBL JRX225 1

HARMAN

10
Dali Oberon 5 1

Dali

Nama produk

Speaker Pasif 4 Inch 2 Way Monitor

Home Theater PHT 500SR

VS6

CS-252 V

My Meiryo Space Speaker Wireless Bluetooth

P12 Passive 2.0 Bookshelf Speaker Set - Brown

harman/kardon Go + Play

SX-80 Floorstanding Speakers

JBL JRX225

Oberon 5

Keunggulan

Harga bersahabat untuk usaha kafe atau restoran

Nikmati suasana home theater dengan suara menggelegar

Bodi besar, suara mantap, dan yang penting tetap fungsional

Ciptakan momen karaoke Anda jadi makin asyik!

Bobot yang ringan dengan kualitas suara dapat diandalkan

Desain ramping dan mewah, cocok untuk dekorasi ruangan

Fitur berkelas dengan tampilan yang mewah

Hadirkan home cinema yang ideal di rumah

Hasilkan kualitas suara spektakuler, pas untuk live music

Cocok untuk menikmati suara musik dan film seperti aslinya

Harga mulai dariRp 99.000,00Rp 1.349.000,00Rp 1.295.000,00Rp 1.600.000,00Rp 1.000.000,00Rp 761.000,00Rp 5.499.000,00Rp 7.900.000,00Rp 9.946.000,00Rp 13.950.000,00
Input maksimum250 wattTidak disebutkan100 watt250 wattTidak disebutkanTidak disebutkan100 watt100 wattTidak disebutkan150 watt
Frekuensi65 Hz-20 kHz (respon frekuensi)Tidak disebutkan80 Hz-20 kHz (rentang frekuensi)50 Hz – 20 kHz (rentang frekuensi)20 Hz–20 kHz (respon frekuensi)55 Hz–20 kHz (respon frekuensi)50 Hz–20 kHz (respon frekuensi)40 Hz–20kHz (respon frekuensi)42 Hz-18 kHz (rentang frekuensi -10 dB), 62 Hz-13 kHz, (respon frekuensi 3 dB)39 Hz–26 kHz (rentang frekuensi)
Bobot2,3 kg13 kg2,8 kg3,81 kg583 gram7 kg3,4 kg16,9 kg42,6 kg10,8 kg
Impedansi4-8 Ω4 Ω8 Ω8 Ω4 Ω6 ΩTidak disebutkan8 Ω4 Ω6 Ω
Ukuran15 cm x 13 cm x 20 cmUnit utama 38 cm x 25,5 cm x 7,8 cm, speaker depan 11,2 cm x 13 cm x 21,6 cm, speaker tengah 11,2 cm x 13 cm x 21,6 cm, subwoofer 19,8 cm x 35,8 cm x 26,5 cm19 x 30,8 x 21,9 cm44,6 x 26,7 x 25,3 cmDiameter 18,06 cm12,8 cm x 23,8 cm x 16,8 cm21,1 x 41,7 x 18,1 cm24 cm x 98 cm x 33,8 cm109,2 cm x 46,4 cm x 42,6 cm83 cm x 16,2 cm x 28,3 cm
Tipe koneksiKabelUSBKabelKabelWirelessKabelWirelessWirelessWirelessKabel
Tipe pemasanganBookshelfBookshelfBookshelfBookshelfBookshelfBookshelfBookshelfFloorstandingFloorstandingFloorstanding
Tautan produk

Pertanyaan umum seputar speaker pasif

Selain membahas cara memilih dan merekomendasikan speaker pasif, kami juga memiliki pertanyaan populer yang sayang untuk dilewatkan. Mari simak bersama jawaban selengkapnya berikut ini.

Bagaimana cara mengetes speaker pasif?

Anda dapat mengetes speaker pasif menggunakan multimeter. Alat ini memberi Anda informasi apakah speaker yang dites pada kondisi baik atau buruk. Cara terbaik untuk mengujinya adalah dengan memainkan sebuah sinyal melalui speaker pasif. Selanjutnya, Anda perlu mendengarkan dan melihat apakah ada suara yang diproduksi. Bila tidak ada suara atau kualitas suaranya buruk, itu berarti speaker pasif perlu diganti.

Apakah speaker yang terpasang di mobil termasuk jenis speaker pasif?

Crossover yang paling umum digunakan dalam sistem audio mobil adalah crossover pasif. Perangkat ini disebut sebagai pasif karena tidak memerlukan sumber daya eksternal apa pun untuk menjalankannya. Sinyal audio lewat melalui masing-masing unit crossover driver. Agar dapat mencapai tweeter, sinyal pun harus melalui kapasitor.

Baca juga rekomendasi speaker lainnya di sini

Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda saat memilih perangkat audio. Apabila Anda sedang mencari speaker dengan fungsi tertentu, Anda dapat membaca rekomendasi speaker lainnya di bawah ini.

Kesimpulan

Kami telah memaparkan secara lengkap cara memilih dan merekomendasikan sepuluh speaker pasif yang bagus untuk Anda. Apakah Anda sudah menentukan produk yang akan dibeli? Dengan menggunakan speaker pasif yang tepat, Anda dapat mendengarkan lagu, menonton film, atau menikmati instrumen dengan puas.

Pastikan Anda mempertimbangkan tipe koneksi, cara pemasangan, rentang frekuensi, respon frekuensi, dan impedansi speaker saat memilih produk. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan produk sesuai kebutuhan.

Artikel terkait

Artikel populer

  • 10 Rekomendasi Power Bank Terbaik (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Power Bank Terbaik (Terbaru Tahun 2021)
    Power bank merupakan baterai portabel yang berfungsi mengisi daya smartphone tanpa memerlukan stopkontak. Dengan menggunakan power bank, Anda dapat menonton video dan bermain game saat bepergian. Power bank merk Xiaomi, Samsung, Anker, dan lainnya menawarkan spesifikasi yang berbeda-beda. Hal tersebut membuat harga power bank menjadi variatif.Kali ini, kami akan membahas cara memilih power bank. Kami juga akan memberikan rekomendasi power bank yang bagus, berkualitas terbaik, dan dijual secara online. Power bank MOFIT, BASIKE, power bank 10.000 mAh, bahkan 50.000 mAh bisa Anda temukan. Selamat membaca!
    Aksesori handphone & tablet
  • 10 Rekomendasi In-Ear Headphone Terbaik (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi In-Ear Headphone Terbaik (Terbaru Tahun 2021)
    Bagi banyak orang, mendengarkan musik adalah opsi menarik untuk mengisi waktu luang. Salah satunya dengan menggunakan smartphone yang disambungkan ke in-ear headphone atau disebut juga earphone. Oleh sebab itu, in-ear headphone menjadi produk penting bagi mereka yang hobi mendengarkan musik melalui smartphone.Berbagai produk in-ear headphone dari brand ternama seperti Sony, Philips, dan JBL berlomba menarik konsumen dengan fitur yang diberikan. Namun, seperti apa kriteria memilih produk yang tepat? Untuk membantu Anda, kami akan memberi tips dalam memilih in-ear headphone yang tepat beserta rekomendasi produk terbaik.
    Aksesori handphone & tablet
  • 10 Rekomendasi Wireless Earbuds Terbaik (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Wireless Earbuds Terbaik (Terbaru Tahun 2021)
    Setelah headphones dan earphones, sekarang muncul wireless earbuds. Wireless earbuds adalah perangkat audio tanpa kabel yang memungkinkan Anda untuk bergerak leluasa saat memakainya. Berbagai merek, seperti Bose, Sony, JBL, Samsung, Rexus, Jabra, Apple, sampai Xiaomi, berlomba-lomba meluncurkan wireless earbuds terbaiknya.Berbagai produk yang ditawarkan mungkin membuat Anda cukup kesulitan memilih produk yang cocok untuk digunakan. Tak perlu bingung karena kami akan memberikan tips memilih wireless earbuds. Temukan juga beragam wireless earbuds no delay terbaik serta dijual dengan harga murah, tetapi tetap bagus kualitasnya. Selamat membaca!
    Aksesori handphone & tablet
  • 10 Earphone Bluetooth Terbaik - Ditinjau oleh Audio Enthusiast (Terbaru Tahun 2021)
    10 Earphone Bluetooth Terbaik - Ditinjau oleh Audio Enthusiast (Terbaru Tahun 2021)
    Earphone Bluetooth membuat Anda bisa mendengarkan musik secara nyaman dan lebih bebas tanpa adanya kabel yang mengganggu. Meski begitu, terdapat beberapa kekhawatiran yang muncul, misalnya kualitas suara yang buruk, koneksi tidak stabil, dan tidak cocok dengan bentuk telinga. Ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan sebelum membeli earphone Bluetooth. Dalam artikel ini, kami akan mengulas cara memilih earphone Bluetooth yang bagus. Kami juga akan merekomendasikan sepuluh produk terbaik, mulai dari merek Apple, JBL, hingga SoundPEATS. Artikel ini sudah ditinjau oleh audio enthusiast kami, Joshua Pandu. Simak artikel ini hingga tuntas!
    Aksesori handphone & tablet
  • 10 Rekomendasi Tempered Glass (Kaca Anti Gores) Terbaik untuk iPhone (Terbaru Tahun 2022)
    10 Rekomendasi Tempered Glass (Kaca Anti Gores) Terbaik untuk iPhone (Terbaru Tahun 2022)
    Tempered glass atau kaca antigores merupakan pelindung layar handphone yang terbuat dari kaca. Fungsinya untuk melindungi layar handphone agar tidak tergores ataupun pecah. Saat handphone tidak sengaja terjatuh, biasanya bagian yang retak adalah tempered glass yang menempel di layar handphone.Kami kali ini akan membahas tentang tempered glass khusus iPhone. Ada beberapa jenis tempered glass yang bagus dari merek Spigen, Otterbox, Nillkin, dan Mocolo. Kami akan memberikan tips memilih tempered glass terbaik agar Anda tidak salah pilih. Yuk, langsung saja simak artikel ini!
    Aksesori handphone & tablet
  • 10 Rekomendasi Stand Holder Terbaik untuk iPad (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Stand Holder Terbaik untuk iPad (Terbaru Tahun 2021)
    Stand holder untuk iPad atau iPad stand berguna sebagai penopang agar iPad dapat digunakan tanpa harus disangga menggunakan tangan. Anda bisa menonton video, bermain game, mengambil foto, dan melakukan hal lain menggunakan iPad dengan lebih leluasa. Namun, banyaknya tipe dan ukuran stand holder iPad mungkin akan membuat Anda bingung dalam memilih. Kali ini, kami akan menjelaskan cara memilih sekaligus merekomendasikan stand holder untuk iPad kepada Anda. Mulai dari tipe stasioner, tipe arm, tipe stand, bahkan tipe dengan case, semuanya turut kami ulas. Yuk, simak terus informasi selengkapnya!
    Aksesori handphone & tablet
  • Item lists populer

    Pencarian berdasarkan kategori