1. TOP
  2. >
  3. Perawatan hewan
  4. >
  5. Perawatan ikan
  6. >
  7. 10 Pompa Aquarium Terbaik - Ditinjau oleh Pebisnis Ikan Cupang (Terbaru Tahun 2023)
  • 10 Pompa Aquarium Terbaik - Ditinjau oleh Pebisnis Ikan Cupang (Terbaru Tahun 2023) 1
  • 10 Pompa Aquarium Terbaik - Ditinjau oleh Pebisnis Ikan Cupang (Terbaru Tahun 2023) 2
  • 10 Pompa Aquarium Terbaik - Ditinjau oleh Pebisnis Ikan Cupang (Terbaru Tahun 2023) 3
  • 10 Pompa Aquarium Terbaik - Ditinjau oleh Pebisnis Ikan Cupang (Terbaru Tahun 2023) 4
  • 10 Pompa Aquarium Terbaik - Ditinjau oleh Pebisnis Ikan Cupang (Terbaru Tahun 2023) 5

10 Pompa Aquarium Terbaik - Ditinjau oleh Pebisnis Ikan Cupang (Terbaru Tahun 2023)

Pompa akuarium berfungsi untuk menyirkulasikan air dalam akuarium melalui filter agar kebersihannya selalu terjaga. Keberadaan pompa akuarium sangat diperlukan, terutama bila Anda berencana untuk memelihara ikan hias. Pompa akuarium adalah salah satu alat yang penting bagi keberlangsungan hidup ikan hias.


Kami akan menjelaskan tips memilih pompa akuarium serta mengulas beberapa rekomendasi merek pompa akuarium terbaik. Temukan berbagai produk pompa akuarium yang bagus dan berkualitas, seperti merek AMARA, YAMANO, dan Atman di sini. Artikel ini sudah ditinjau oleh pebisnis ikan cupang kami, Fauzi Nasution. Simak informasinya sampai akhir, ya!

Diperbaharui 09-12-2022
Pakar
Pengajar dan pebisnis ikan cupang
Fauzi Nasution

Selain menjadi seorang pengajar di Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI), Fauzi juga seorang pebisnis ikan cupang. Ia menjual berbagai macam ikan cupang melalui Instagram-nya. Ia mendapat pengalaman memelihara ikan dan hewan akuatik lainnya dari riset di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), ITB. Pada 2016–2019, Fauzi melakukan beberapa riset menggunakan zebrafish dan udang vaname. Dari pengalaman riset tersebut, Fauzi menjadi familier dengan berbagai masalah terkait pemeliharaan hewan di akuarium.

Profil Fauzi Nasution
Penyunting
mybest, Inc.
Tim editorial mybest

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.

Profil Tim editorial mybest
  • Konten ini dibuat secara independen oleh mybest. Kami mungkin menerima produk dan layanan secara gratis dari produsen dan/atau pemasangan iklan. Namun, produsen dan lainnya tidak terlibat dalam isi konten ataupun penentuan peringkat.
  • Silakan lihat kebijakan editorial mybest untuk detailnya
Pakar yang ada di artikel ini meninjau cara memilih dan tidak berkontribusi dalam pemilihan produk atau layanan yang ada di dalam artikel.Produk dan layanan dalam artikel ini dipilih dan diurutkan secara mandiri oleh Tim Editorial mybest berdasarkan hasil riset di berbagai sumber. (Diperbaharui pada 13 Januari 2023)

Fungsi pompa aquarium

Fungsi pompa aquarium

Pompa akuarium memiliki peran yang sangat penting. Apa saja fungsi dari pompa akuarium? Mari simak penjelasan singkat berikut ini.


  • Alat ini berfungsi untuk mengalirkan air, mengirim air ke tangki penyaringan (filter), dan berbagai fungsi lainnya. Dengan adanya pengiriman air ke tangki penyaringan, kotoran dan makanan sisa akan tertinggal di filter dan diuraikan oleh bakteri. Inilah yang membuat air di dalam akuarium senantiasa terjaga kebersihannya.


  • Aliran air yang diciptakan oleh mesin pompa juga dapat meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air. Oksigen ini tidak hanya penting untuk ikan, tetapi juga untuk koral, tanaman air, serta bakteri di dalam akuarium.

  • Lalu, bila pompa digabungkan dengan alat pengatur suhu, Anda akan dapat menjaga kestabilan temperatur dalam akuarium.

  • Selain itu, pompa akuarium juga berfungsi untuk mixing air. Berkat mixing tersebut, nutrisi dan panas dari heater dapat terdistribusi secara merata di dalam air.

Berkolaborasi dengan pakar: Cara memilih pompa aquarium

Apakah ada spesifikasi khusus yang harus diperhatikan ketika hendak memilih pompa akuarium? Tentu saja! Untuk lebih jelasnya, ikuti terus artikel ini hingga akhir.

① Tentukan jenis pompa yang Anda butuhkan

Di pasaran Anda akan menemukan pompa udara dan pompa air untuk akuarium. Apa fungsinya dan bagaimana cara mengetahui jenis pompa yang Anda butuhkan? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Power head, menyirkulasikan air untuk membersihkan kotoran dan sisa makanan

Power head, menyirkulasikan air untuk membersihkan kotoran dan sisa makanan

Kotoran ikan dan sisa makanan dalam akuarium lama-kelamaan akan membuat air menjadi kotor dan keruh. Kondisi ini tentunya tidak baik bagi ikan sehingga Anda perlu segera mengatasinya menggunakan power head. Power head adalah pompa air yang ditempatkan di dalam tangki akuarium untuk menarik air masuk ke dalam filter.


Setelah melewati filter, air yang sudah bersih akan dikembalikan lagi ke dalam akuarium. Aliran air yang keluar mengarah ke segala arah sehingga air bersirkulasi ke seluruh tangki dan sedikit mengguncang permukaan.


Guncangan yang timbul akan memperbesar luas permukaan air yang kontak dengan udara sehingga dapat meningkatkan pertukaran gasSimak informasi mengenai power head terbaik yang telah kami siapkan di bagian rekomendasi produk.

Aerator, meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air

Aerator merupakan pompa udara yang akan memastikan kadar oksigen dalam akuarium ada dalam jumlah memadai. Pompa ini bekerja dengan cara memompa udara masuk ke dalam akuarium.


Dalam penggunaannya, aerator dikombinasikan dengan air stone agar menghasilkan gelembung udara dan nantinya meningkatkan kadar oksigen terlarut. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, power head juga bisa menambah kadar oksigen dalam air.


Namun, aerator merupakan penyelamat saat keadaan darurat, misalnya ketika terjadi pemadaman listrik yang cukup lamaHal tersebut dimungkinkan karena saat ini sudah banyak aerator yang menggunakan baterai untuk mengoperasikannya.


Meskipun demikian, penggunaan pompa air lebih baik dibandingkan pompa udara untuk akuarium dengan kerapatan/biota yang tinggi. Kemampuan mixing pompa air jauh lebih baik sehingga cocok untuk akuarium tersebut.

② Pilih flow rate yang sesuai dengan ukuran aquarium

Untuk menjaga kualitas air dalam akuarium, Anda perlu menyesuaikan flow rate dengan ukuran akuarium yang akan digunakan. Sebagai patokan, pilihlah pompa yang memiliki flow rate minimal dua kali kapasitas akuariumFlow rate yang dimaksud di sini adalah banyaknya volume air yang dapat disirkulasikan dalam waktu 1 jam.


Berikut ini adalah cara untuk menentukan nilai flow rate berdasarkan ukuran akuarium. Kalikan semua dimensi akuarium untuk mengetahui kapasitas akuarium. Lalu, kalikan lagi hasilnya dengan dua untuk mendapatkan flow rate minimum yang pas untuk akuarium Anda.


Agar makin mudah dipahami, perhatikan contoh di bawah ini:

Sebuah akuarium berukuran 100 cm x 50 cm x 50 cm memiliki kapasitas 250.000 sentimeter kubik (250 liter). Jadi, flow rate pompa yang Anda perlukan adalah 250 liter x 2 = 500 liter per jam. Apabila Anda menginginkan aliran air yang lebih deras, pilihlah pompa dengan flow rate lebih tinggi dari perhitungan ini.

③ Kenali tipe pompa berdasarkan lokasi pemasangannya

Berdasarkan lokasi pemasangannya, pompa akuarium terdiri atas tiga tipe, yakni submerged, inline, dan tipe amfibi. Tiap-tiap tipe memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Simak pemaparan selengkapnya sembari menentukan lokasi pemasangan yang Anda kehendaki.

Submersible pump, mudah dipasang dan cenderung tidak berisik

Submersible pump, mudah dipasang dan cenderung tidak berisik

Sesuai dengan namanya, submersible pump merupakan pompa yang dipasang di bawah permukaan air. Pompa ini bekerja dengan cara menarik air untuk dialirkan melalui filter sehingga akuarium menjadi bersih kembali.


Proses instalasi submersible pump umumnya lebih mudah karena tidak memerlukan tempat khusus. Lalu, karena dipasang di bawah permukaan air, suara yang dihasilkan pun cenderung tidak mengganggu.


Namun, pompa ini menghasilkan panas sehingga suhu akuarium secara keseluruhan akan meningkat. Selain itu, submersible pump juga membutuhkan luas area tertentu di dalam akuarium. Hal tersebut menyebabkan ruangan untuk meletakkan ornamen menjadi berkurang. Ruangan untuk pergerakan ikan juga berkurang terutama pada akuarium kecil.

Inline pump, lebih kuat dan tidak terlalu memengaruhi suhu air

Inline pump, lebih kuat dan tidak terlalu memengaruhi suhu air

Berkebalikan dengan tipe sebelumnya, inline pump adalah pompa yang dipasang di luar akuarium. Tipe ini terdiri dari berbagai ukuran, mulai dari yang kecil hingga besar. Kekuatan alirannya pun biasanya lebih besar dibandingkan tipe submersible. Selain itu, inline pump dapat digunakan untuk lebih dari satu akuarium yang memiliki lebih dari satu outlet.


Namun, Anda perlu menyediakan tempat pemasangan khusus dan perlu berhati-hati menempatkannya apabila ada anak-anak atau hewan peliharaan. Tambahan lagi, suara pompa ini cukup bising sehingga mungkin akan mengganggu konsentrasi Anda saat sedang berada di dekat akuarium.


Sebagai informasi, inline pump tetap dapat meningkatkan suhu air, misalnya ketika overheat. Meskipun demikian, peningkatan suhu airnya tidak begitu signifikan seperti submersible pump.

Amphibious pump, pemasangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan ikan

Amphibious pump, pemasangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan ikan

Sementara itu, pompa tipe amfibi merupakan gabungan dari kedua tipe pompa di atas. Keuntungan dari tipe ini ialah dapat dipasang di bagian luar atau di dalam akuarium. Dengan demikian, instalasi pompa bisa disesuaikan dengan kebutuhan ikan hias yang sedang Anda pelihara. Namun, pompa amfibi biasanya dijual dengan harga lebih tinggi dibandingkan kedua tipe lainnya.

④ Periksa kesesuaiannya dengan cooler, sterilizing light, atau peralatan lainnya

Periksa kesesuaiannya dengan cooler, sterilizing light, atau peralatan lainnya

Ketika Anda menambahkan perangkat seperti sterilizing light, cooler, atau perangkat lainnya pada akuarium Anda, sirkulasi air akan terhambat. Hal tersebut menyebabkan pompa atau selangnya memperoleh beban ekstra dan tidak akan mampu bekerja sebagaimana mestinya. Tentu Anda bisa melakukan perawatan secara berkala, tetapi performa pompa akuarium Anda tetap tidak akan maksimal.


Karena itu, bila Anda berencana menambahkan perangkat lain pada akuarium Anda, pastikan terlebih dulu kesesuaiannya dengan spesifikasi pompa akuarium yang hendak Anda beli. Jika perlu, pilihlah pompa akuarium dengan spesifikasi yang cukup tinggi agar lebih fleksibel untuk dipadukan dengan perangkat lain.

⑤ Sesuaikan dengan karakteristik hewan dalam aquarium

Sesuaikan dengan karakteristik hewan dalam aquarium

Pompa akuarium tidak selalu harus berukuran besar. Yang terpenting adalah menyesuaikannya dengan karakteristik hewan dalam akuarium. Apabila Anda memelihara hewan yang hidup di aliran air tenang, aliran air deras akan membuatnya stres. Selain itu, bila aliran air terlalu deras, ikan cenderung bersembunyi sehingga Anda tidak bisa menikmati keindahan mereka.


Anda bisa mengurangi kekuatan aliran air dengan cara menempatkan kayu atau batu di dekat ujung selang dalam akuarium. Namun, pada bagian tersebut bakteri bertekstur licin akan lebih cepat tumbuh sehingga Anda harus lebih sering membersihkannya.

10 Rekomendasi pompa aquarium terbaik

Selanjutnya, kami akan merekomendasikan sepuluh produk pompa akuarium terbaik yang kami tentukan berdasarkan cara memilih di atas. Produk-produk ini dipilih secara teliti dengan mempertimbangkan kualitas produk, review pembeli, dan tingkat kepercayaan terhadap seller. Produk kami urutkan berdasarkan popularitasnya di marketplace Shopee. Disclaimer: Sepuluh produk di bawah ini murni rekomendasi mybest dan bukan dari Fauzi Nasution.
Produk
Gambar
Harga terendah
Poin
1

AMARA

Aquarium Power Heads

AMARA Aquarium Power Heads 1枚目

Suara yang dihasilkan tidak bising, telinga pun nyaman

2

YANG

Portable Battery Air Pump

YANG Portable Battery Air Pump 1枚目

Ikan bisa tetap hidup meski listrik mati

3

SUNSUN

Frequency Variation Pump

SUNSUN Frequency Variation Pump 1枚目

Spesifikasinya pas untuk kolam yang dalam dan luas

4

YAMANO

Air Pump

YAMANO Air Pump 1枚目

Sangat ekonomis dengan empat cabang output

5

RESUN

SP Power Head

RESUN SP Power Head 1枚目

Pasangan pas untuk aquarium besar sekalipun!

6

Nikita Star

Air Pump

Nikita Star Air Pump 1枚目

Pompa dua output dengan harga yang ekonomis

7

LEECOM

Air Pump

LEECOM Air Pump 1枚目

Pompa aquarium watt kecil, hemat listrik plus hening pula

8

YAMANO

Water Pump

YAMANO Water Pump 1枚目

Mampu mensirkulasi air hingga 5000 liter/jam!

9

Atman

Power Liquid Filter

Atman Power Liquid Filter 1枚目

Karetnya sangat lekat di kaca, sirkulasi pun lancar

10

HAIDEEWELL

AC Inverter Amphibious Aquarium Water Pump

HAIDEEWELL AC Inverter Amphibious Aquarium Water Pump 1枚目

Flow rate-nya bervariasi, mudah disesuaikan dengan kebutuhan

Perincian produk
Close
No.1

AMARAAquarium Power HeadsSP1200A

Mulai dari Rp29.500,00

Suara yang dihasilkan tidak bising, telinga pun nyaman

Kelebihan:
  • Harga relatif terjangkau untuk pemula

Kekurangan:

  • Tidak bisa digunakan untuk akuarium ukuran besar

Menggunakan daya listrik sebesar 18 watt, produk ini mampu menyirkulasikan air dalam akuarium sebanyak 1.000 liter per jam. Pompa ini tentu cocok digunakan untuk akuarium dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Selain itu, produk ini juga mampu menyirkulasikan air tanpa menghasilkan suara-suara yang mengganggu pendengaran Anda.

No.2

YANGPortable Battery Air PumpYY-001

Mulai dari Rp25.000,00

Ikan bisa tetap hidup meski listrik mati

Kelebihan:

  • Tetap bisa digunakan saat listrik mati

Kekurangan:

  • Perlu sering mengganti baterai jika listrik sering mati

Pompa akuarium yang satu ini bisa digunakan tanpa menggunakan listrik. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan kondisi ikan saat listrik mati tiba-tiba. Anda cukup menggunakan dua buah baterai besar tipe D untuk mengoperasikannya. Menariknya lagi, Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapatkan produk ini, lho!

No.3

SUNSUNFrequency Variation PumpJTP 5800

Mulai dari Rp497.000,00

Spesifikasinya pas untuk kolam yang dalam dan luas

Kelebihan:

  • Flow rate besar, pas digunakan di akuarium besar

Kekurangan:

  • Beberapa ulasan mengatakan mesin cepat mati

Jika Anda sedang mencari pompa akuarium dengan flow rate yang besar, produk ini bisa Anda pertimbangkan. Dengan daya sebesar 38 watt, pompa ini dapat menghasilkan flow rate mencapai 5.800 liter per jam. Selain itu, pompa ini juga bisa digunakan untuk air tawar atau air laut, lho. Sayang untuk dilewatkan, bukan?

No.4

Sangat ekonomis dengan empat cabang output

Kelebihan:
  • Jumlah output bisa digunakan untuk empat akuarium kecil

Kekurangan:

  • Harga relatif pricey untuk tipe aerator

Ada baiknya Anda mempertimbangkan produk ini jika Anda memiliki lebih dari dua buah akuarium berukuran kecil atau sedang. Pompa ini dilengkapi empat cabang output untuk digunakan di seluruh akuarium Anda, ekonomis! Tiap-tiap cabang mampu menyirkulasikan air sebanyak 90 liter per jam.


Tidak hanya itu, konsumsi listriknya juga sangat rendah, hanya 6 watt saja. Hebatnya lagi, Anda juga dapat mengatur flow rate sesuai keinginan dengan kenop yang tersedia di bagian atas pompa. Meski produk ini hanya bisa ditempatkan di luar akuarium, Anda tidak perlu khawatir karena suaranya tidak berisik.
No.5

RESUNSP Power HeadSP3800

Mulai dari Rp159.000,00

Pasangan pas untuk aquarium besar sekalipun!

Kelebihan:
  • Shaft-nya terbuat dari stainless steel sehingga awet

Kekurangan:

  • Kurang cocok dipasang di akuarium kecil

Produk ini mampu menyirkulasikan air dalam akuarium Anda sebanyak 2000 liter per jam. Dengan kemampuan sirkulasi sebesar itu, Anda dapat menambahkan perlengkapan lain ke akuarium Anda. Selain itu, daya listriknya juga hanya 25 watt saja.


Lalu, karena memiliki ukuran cukup besar, produk ini cukup banyak menghasilkan panas. Jadi, produk ini cocok untuk memelihara ikan yang menyukai suhu hangat. Selain itu, dengan segala spesifikasi plus ukurannya yang besar, pompa ini pas ditempatkan ke dalam akuarium berukuran besar.
No.6

Nikita StarAir PumpAP-505

Mulai dari Rp33.000,00

Pompa dua output dengan harga yang ekonomis

Kelebihan:
  • Output-nya dua, bisa untuk dua akuarium

Kekurangan:

  • Tipenya aerator, akuarium menjadi cepat kotor

Jika Anda memiliki dua akuarium kecil dan membutuhkan pompa akuarium untuk keduanya, produk ini dapat dijadikan pilihan. Produk ini dilengkapi dengan dua saluran output sehingga Anda bisa menggunakan satu pompa untuk kedua akuarium kecil Anda. Menariknya lagi, produk ini bisa Anda dapatkan dengan harga yang ramah di kantong.


Air akuarium Anda akan disirkulasikan sebanyak 3,5 liter per menit atau 210 liter per jam melalui tiap-tiap output-nya. Jumlah yang cukup pas dengan akuarium kecil Anda. Selain itu, produk ini juga tidak membutuhkan banyak listrik karena daya listriknya hanya 5 watt saja.
No.7

Pompa aquarium watt kecil, hemat listrik plus hening pula

Kelebihan:
  • Suara tidak berisik

Kekurangan:

  • Flow rate kecil, kurang cocok untuk akuarium besar

Produk ini dirancang secara khusus untuk menimbulkan suara sekecil mungkin. Tidak hanya silent, produk ini juga sangat compact sehingga Anda bisa menempatkannya di mana pun Anda mau. Produk ini cocok untuk memelihara ikan dengan habitat aliran air tenang.


Hebatnya lagi, pompa ini mempunyai watt kecil sehingga bisa menghemat biaya listrik. Jika Anda sedang mencari pompa akuarium yang hening dan hemat listrik, produk ini solusinya.

No.8

YAMANOWater PumpWP-107

Mulai dari Rp323.000,00

Mampu mensirkulasi air hingga 5000 liter/jam!

Kelebihan:
  • Flow rate besar, pas untuk akuarium ukuran besar

Kekurangan:

  • Dayanya cukup besar, tagihan listrik akan meningkat

Apabila Anda mencari pompa akuarium yang mampu menyirkulasikan air dalam jumlah sangat banyak, produk ini adalah opsi tepat. Pompa ini mampu mensirkulasikan air hingga 5000 liter per jam. Jadi, produk ini bukan hanya dapat Anda tempatkan dalam akuarium, tetapi juga cocok untuk kolam berukuran menengah.


Anda juga dapat melakukan budidaya ikan hias dengan tenang karena produk ini mampu menjaga sirkulasi air tetap lancar. Namun, Anda harus memperhatikan kesesuaian kondisi akuarium dengan panas yang ditimbulkan pompa ini.
No.9

AtmanPower Liquid FilterAt-101

Mulai dari Rp64.000,00

Karetnya sangat lekat di kaca, sirkulasi pun lancar

Kelebihan:

  • Hemat listrik, tagihan tidak membengkak

Kekurangan:

  • Hanya bisa digunakan untuk akuarium ukuran kecil

Dengan daya listrik sebesar 5 watt, produk ini tidak membuat Anda mengeluarkan banyak biaya listrik. Produk ini mampu menyirkulasikan air ke dalam akuarium Anda sebanyak 400 liter per jam. Hal ini lebih dari cukup bila Anda menggunakan akuarium berukuran kecil.


Selain itu, produk ini juga cocok diletakkan baik dalam air tawar maupun air asin, lho! Menariknya, produk ini sudah dilengkapi dengan karet yang mampu menempel pada kaca akuarium dengan sangat lekat.

No.10

HAIDEEWELLAC Inverter Amphibious Aquarium Water Pump

Mulai dari Rp925.000,00

Flow rate-nya bervariasi, mudah disesuaikan dengan kebutuhan

Kelebihan:
  • Tersedia dalam berbagai tipe flow rate, bisa disesuaikan dengan kebutuhan akuarium

Kekurangan:

  • Harga relatif pricey untuk pemula

Anda dapat menempatkan pompa ini di dalam akuarium yang diisi baik dengan ikan air tawar maupun air asin. Jika dibutuhkan, Anda pun dapat menempatkannya di luar akuarium, sangat versatile! Apabila Anda menginginkan pompa tipe amfibi yang menawarkan berbagai pilihan flow rate, produk ini adalah solusi terbaik.


Produk ini juga mampu menyirkulasikan air dalam akuarium Anda dengan cukup baik, yakni mencapai 8.000 liter per jam. Daya listriknya juga tergolong kecil, hanya 50 watt saja. Jika akuarium Anda tidak besar, pilih saja yang flow rate-nya 3.500 liter per jam dengan daya 20 watt. Mudah disesuaikan dengan kebutuhan, bukan?

Baca juga rekomendasi aksesori dan perawatan ikan lainnya di sini

Selain pompa akuarium, kami juga memiliki rekomendasi produk aksesori dan perawatan ikan lainnya. Terdapat beberapa produk, seperti hiasan akuarium, filter akuarium, dan lain sebagainya. Silakan simak melalui link di bawah ini.

Kesimpulan

Untuk memperoleh pompa akuarium yang paling tepat, Anda perlu mempertimbangkan jenis pompa dan lokasi penempatannya. Apakah Anda akan meletakkannya di dalam akuarium, di luar akuarium, atau mungkin Anda membutuhkan tipe amfibi?


Lalu, sesuaikan juga dengan karakteristik ikan yang akan dipelihara agar dapat mendukung ekosistem akuarium secara optimal. Jangan lupa perhatikan spesifikasi pompanya juga, ya. Nah, selamat memilih!

Apabila Anda membeli produk yang disebutkan di artikel, mybest mungkin akan menerima sebagian dari hasil penjualan produk tersebut.
Deskripsi setiap produk bersumber dari produsen/brand, situs marketplace, dan sebagainya.

Artikel terkait

Artikel populer

Favlist populer