1. TOP
  2. Makanan & minuman
  3. Bumbu & bahan masakan
  4. 10 Minyak Goreng Non Kolesterol Terbaik - Ditinjau oleh Home Cook Influencer (Terbaru Tahun 2023)
  • 10 Minyak Goreng Non Kolesterol Terbaik - Ditinjau oleh Home Cook Influencer (Terbaru Tahun 2023) 1
  • 10 Minyak Goreng Non Kolesterol Terbaik - Ditinjau oleh Home Cook Influencer (Terbaru Tahun 2023) 2
  • 10 Minyak Goreng Non Kolesterol Terbaik - Ditinjau oleh Home Cook Influencer (Terbaru Tahun 2023) 3
  • 10 Minyak Goreng Non Kolesterol Terbaik - Ditinjau oleh Home Cook Influencer (Terbaru Tahun 2023) 4
  • 10 Minyak Goreng Non Kolesterol Terbaik - Ditinjau oleh Home Cook Influencer (Terbaru Tahun 2023) 5

10 Minyak Goreng Non Kolesterol Terbaik - Ditinjau oleh Home Cook Influencer (Terbaru Tahun 2023)

Minyak goreng adalah bahan untuk memasak yang wajib ada di dapur Anda. Namun, menggoreng dengan minyak yang tidak baik atau sudah dipakai berulang-ulang bisa menyebabkan kolesterol tinggi. Oleh karena itu, Anda perlu mengganti minyak di rumah menjadi minyak non kolesterol.

Kami akan mengulas rekomendasi minyak nonkolesterol dari berbagai merek yang bagus, misalnya Tropicana Slim, Bimoli, dan Mazola. Kami juga akan memperkenalkan jenis-jenis minyak goreng non kolesterol, seperti minyak kelapa, minyak bekatul, dan minyak bunga matahari. Artikel ini sudah ditinjau oleh home cook influencer kami, Mariska Tracy. Selamat membaca!

Diperbaharui 02-03-2023
Mariska Tracy
Pakar
Home Cook, Influencer
Mariska Tracy

Mantan wartawan salah satu majalah remaja terbesar di Indonesia ini pernah menulis buku nonfiksi dan fiksi. Mariska juga pernah menjadi content writer di sebuah online travel agent. Setelah menikah, Mariska aktif memasak dan baking. Ia kerap berbagi resep masak dan baking di Instagram melalui foto dan video masak. Dari hobi tersebut, akhirnya Mariska aktif mengikuti aneka lomba fotografi makanan dan lomba memasak. Ia cukup sering pula meraih gelar juara. Mariska kemudian ikut MasterChef Indonesia dan berhasil menjadi finalis di MasterChef Indonesia season 7, hingga menduduki peringkat Top 10. Kini, Mariska aktif menjadi content creator di bidang memasak. Selain aktif berbagi resep, Mariska juga kerap me-review aneka jajanan, aneka produk memasak, cookware, dan aneka peralatan dapur.

Profil Mariska Tracy
Lanjut membaca
Tim Editorial mybest
Penyunting
mybest, Inc.
Tim Editorial mybest

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.

Profil Tim Editorial mybest
Lanjut membaca
  • Konten ini dibuat secara independen oleh mybest. Kami mungkin menerima produk dan layanan secara gratis dari produsen dan/atau pemasangan iklan. Namun, produsen dan lainnya tidak terlibat dalam isi konten ataupun penentuan peringkat.
  • Silakan lihat kebijakan editorial mybest untuk detailnya
Pakar yang ada di artikel ini meninjau cara memilih dan tidak berkontribusi dalam pemilihan produk atau layanan yang ada di dalam artikel.
Produk dan layanan dalam artikel ini dipilih dan diurutkan secara mandiri oleh Tim Editorial mybest berdasarkan popularitasnya di marketplace. (Diperbaharui pada 31 Januari 2023)

Mengapa pakai minyak goreng bebas kolesterol?

Mengapa pakai minyak goreng bebas kolesterol?
Minyak goreng bebas kolesterol dapat Anda temukan pada minyak goreng nabati. Jadi, bisa dikatakan semua jenis minyak goreng nabati aman untuk kolesterol tinggi. Hal ini karena minyak goreng nabati tidak mengandung kolesterol, tetapi fitosterol.


Kolesterol hanya terkandung pada minyak goreng hewani. Fitosterol adalah senyawa tanaman yang secara struktural mirip dengan kolesterol. Akan tetapi, fitosterol bersifat baik karena mampu mengurangi kolesterol jahat dengan menghalangi penyerapan kolesterol di saluran pencernaan.

 

Yang penting untuk dicatat, setiap jenis minyak goreng nabati memiliki kadar asam lemak jenuh yang berbeda-beda. Misalnya, minyak kelapa sawit memiliki asam lemak jenuh hampir sebanyak 50%, sementara minyak kanola sekitar 7%. 

Makin tinggi kandungan asam lemak jenuhnya, maka makin tinggi potensinya untuk menaikkan kadar semua jenis kolesterol dalam tubuh. Namun, hal itu tidak selalu berlaku mutlak karena banyak faktor lain yang memengaruhi kadar kolesterol pada tubuh setiap orang. Setidaknya, pemilihan minyak goreng yang tepat dapat membantu mengendalikan kolesterol dalam tubuh Anda.


Kami menyarankan untuk memilih minyak goreng yang rendah asam lemak jenuh, tetapi tinggi asam lemak tak jenuh. Tujuannya untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Dengan begitu, kesehatan tubuh bisa lebih terjaga dan penyakit kardiovaskular bisa semaksimal mungkin dicegah.

Cara memilih minyak goreng non kolesterol

Lalu, apa saja yang harus diperhatikan dalam memilih minyak goreng nonkolesterol? Berikut ini ulasannya.

① Tentukan berdasarkan jenis minyaknya

Meskipun bebas kolesterol, setiap jenis minyak goreng nabati memiliki karakteristik dan kandungan nutrisi yang tidak sama. Simak poin-poin berikut agar Anda bisa mendapatkan minyak goreng yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda.

Minyak kelapa sawit: Lebih ekonomis dan mudah didapatkan

Minyak kelapa sawit: Lebih ekonomis dan mudah didapatkan

Apakah Anda selama ini kerap bertanya-tanya, apakah minyak sawit bebas kolesterol? Ya, minyak kelapa sawit bebas kolesterol karena termasuk minyak nabati. Anggapan bahwa minyak sawit mengandung kolesterol adalah hal salah. Minyak kelapa sawit juga tidak mengandung lemak trans yang sering berkaitan dengan penyakit kardiovaskular.

 
Di dalam minyak kelapa sawit justru terkandung fitosterol, senyawa yang secara ilmiah terbukti membantu menurunkan kolesterol. Proporsi asam lemak jenuh dan tak jenuhnya juga seimbang. Menurut sejumlah penelitian, minyak kelapa sawit mengandung vitamin E (tokoferol dan tokotrienol) yang tinggi dan dan vitamin A.


Di antara minyak goreng lainnya, minyak kelapa sawit paling mudah ditemukan di pasaran dan harganya juga paling terjangkau. Selain itu, minyak kelapa sawit memiliki rasa yang lebih nikmat dan paling serbaguna dibandingkan minyak nabati lainnya. Anda bisa memakai minyak dengan titik asap sekitar 232 ℃ ini untuk menggoreng, menumis, memanggang, hingga membuat kue


Tempe, tahu, ikan, dan lauk lainnya akan lebih renyah, menarik tampilannya, serta tahan lama bila digoreng dengan minyak ini. Yang perlu diingat, minyak goreng sawit dan minyak goreng lainnya sebaiknya tidak dipanaskan lebih dari dua kali. Hal ini untuk mencegah minyak teroksidasi dan membuat makanan menjadi tidak sehat.

Minyak kelapa: Aromanya gurih dan berikan rasa manis natural pada sajian

Minyak kelapa: Aromanya gurih dan berikan rasa manis natural pada sajian

Dibandingkan minyak kelapa sawit, minyak kelapa memiliki aroma yang yang lebih gurih. Sajian terasa lebih sedap dengan hint sedikit manis khas buah kelapa saat Anda menggunakan minyak nabati jenis ini. Dari segi nutrisi, minyak kelapa mengandung 64% asam lemak rantai sedang. Meski asam lemak jenuhnya tinggi, sebagian besarnya berupa asam lemak laurat, sekitar 45–56%.


Selain dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, asam laurat bermanfaat sebagai antibakteri. Minyak kelapa pun memiliki karakteristik yang mudah diserap usus sehingga lebih cepat memberikan energi bagi tubuh.


Minyak kelapa yang ditujukan untuk memasak umumnya sudah dimurnikan (refined). Karena itu, titik asapnya mencapai 232 °C sehingga ideal digunakan untuk menggoreng, menumis, hingga memanggang. Dari ayam goreng, sambal, roti panggang, hingga popcorn, Anda dapat manfaatkan minyak kelapa untuk mengolahnya. 

Minyak jagung: Cocok sebagai salad dressing dan untuk menumis dalam suhu sedang

Minyak jagung: Cocok sebagai salad dressing dan untuk menumis dalam suhu sedang

Minyak jagung adalah minyak yang dihasilkan dari ekstrak biji jagung. Anda bisa memakainya untuk membuat kue dan salad dressing atau mayones. Titik asap minyak jagung adalah sekitar 232 °C. 


 Namun, minyak jagung tidak disarankan untuk digunakan menggoreng dengan metodedeep fryingAnda masih bisa menggunakannya untuk memasak dengan suhu rendah hingga sedang, seperti menumis kangkung, capcai, dan tempe kecap. Karakter rasanya yang hampir hambar tidak akan mengubah cita rasa makanan Anda. 

Selain dapat menghalangi penyerapan kolesterol dalam tubuh, minyak jagung juga mengandung omega-6. Zat ini sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Kandungan vitamin E-nya pun akan membantu tubuh Anda menangkal radikal bebas.

Ingin tahu lebih jauh tentang minyak jagung? Simak artikel berikut ini!

Minyak bunga matahari: Baik untuk membuat MPASI

Minyak bunga matahari: Baik untuk membuat MPASI

Minyak bunga matahari atau sunflower oil diekstrak dari biji bunga matahari. Minyak ini kaya akan asam lemak tak jenuh, omega-9, dan vitamin E yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol.


Salah satu keistimewaan minyak bunga matahari adalah bagus untuk membuat makanan pendamping ASI (MPASI). Kandungan asam lemak tak jenuh di dalam minyak ini dapat menunjang tumbuh kembang, imunitas, dan perkembangan otak anak.

 
Anda bisa menumis ayam wortel, tahu putih daging cincang, dan menu MPASI lainnya dengan minyak ini. Aromanya yang netral tidak akan mengubah rasa makanan. Meskipun memiliki titik asap 232 °C, Anda sebaiknya tidak menggunakan minyak ini untuk memasak dalam suhu api yang tinggi.


Kami juga sudah mengulas tentang minyak bunga matahari secara khusus di artikel di bawah ini. Yuk, disimak juga.

Minyak kanola: Lebih sehat untuk menumis dan memanggang

Minyak kanola: Lebih sehat untuk menumis dan memanggang

Dibandingkan yang lainnya, minyak kanola merupakan minyak goreng yang rendah lemak jenuh. Hal ini karena kandungan lemak jenuhnya hanya sekitar 7%, sehingga aman dan baik untuk kesehatan tubuh. Minyak kanola juga mengandung vitamin E, lemak tak jenuh tunggal, dan lemak tak jenuh ganda (omega-3 dan omega-6).

 
Manfaat minyak yang diekstrak dari biji tanaman canola (Brassica napus) ini antara lain untuk kesehatan jantung dan mencegah strok. Minyak kanola juga baik untuk menjaga gula darah dan mencegah kerusakan sel tubuh.


Minyak kanola terbilang tidak memiliki rasa dan ringan di tekstur. Titik asapnya sekitar 204 °C, menjadikannya sangat sesuai dan lebih sehat untuk keperluan menumis dan memanggang. Anda juga bisa menggunakan minyak kanola untuk bahan salad dressing dan membuat kue, misalnya pancake dan muffin.

Minyak bekatul: Sesuai untuk deep frying berkat titik asapnya yang tinggi

Minyak bekatul (rice bran oil) merupakan pilihan terbaik untuk keperluan deep frying bagi penderita kolesterol tinggi. Hal tersebut karena titik apinya lebih tinggi di antara minyak goreng nabati lainnya yakni 254 °C. Saat Anda menggoreng, suhu dalam penggorengan tidak setinggi itu sehingga minyak ini lebih aman dan sehat. Minyak goreng dengan titik asap tinggi tidak akan mengubah lemak baik menjadi lemak jahat saat proses penggorengan berlangsung.


Berdasarkan penelitian, minyak bekatul juga kaya akan gamma oryzanol, antioksidan yang mampu mengganggu penyerapan kolesterol. Rasanya yang netral pun menjadikannya cocok untuk beragam jenis masakan. Namun, adanya minyak bekatul tidak berarti Anda bebas menggoreng makanan kapan pun Anda mau. Anda tak boleh lupa bahwa minyak goreng memiliki kalori yang bisa menyebabkan obesitas jika sering dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Minyak kedelai: Membantu menjaga kesehatan kulit, rambut, serta tulang

Minyak kedelai: Membantu menjaga kesehatan kulit, rambut, serta tulang

Minyak yang dihasilkan dari ekstraksi biji kedelai ini mungkin kurang populer. Padahal, minyak kedelai memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Menurut penelitian, asam lemak omega-3 dan asam lemak omega-6 pada minyak kedelai mampu meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol.


Manfaat lain yang tak kalah penting adalah minyak ini memiliki nutrisi asam amino yang dapat memperkuat keratin pada rambut. Selain itu, kandungan vitamin K-nya dapat membantu menjaga kepadatan tulang. Kulit Anda juga bisa tampak lebih sehat berkat kandungan isoflavon di dalamnya.

Minyak kedelai memiliki titik asap 230 ℃ serta memiliki sifat yang stabil saat dipanaskan. Anda bisa menggunakan minyak kedelai untuk menggoreng, menumis, hingga memanggang tanpa merusak cita rasa sajian berkat rasanya yang ringan. Minyak ini pun bisa dijadikan pilihan alternatif untuk membuat mayones.

② Pilihlah minyak goreng yang teksturnya jernih dan tidak mudah beku

Pilihlah minyak goreng yang teksturnya jernih dan tidak mudah beku

Ciri-ciri minyak yang sehat bisa dilihat dari warnanya. Pilihlah minyak yang warnanya bening dan jernih. Jangan pula menggunakan minyak yang sama berkali-kali karena minyak akan berwarna keruh. Warna keruh tersebut menandakan bahwa minyak telah mengalami oksidasi. Oksidasi pada minyak yang digunakan untuk konsumsi bisa meningkatkan radikal bebas dalam tubuh.

Minyak nonkolesterol yang sehat juga bisa dilihat dari perubahan bentuknya, yaitu tidak mudah beku. Hal tersebut adalah tanda bahwa minyak hanya memiliki sedikit kandungan lemak jenuh. Minimnya kandungan lemak jenuh membuat minyak berisiko kecil memicu penyakit kardiovaskular.

③ Carilah minyak yang tinggi kandungan MUFA dan PUFA

Carilah minyak yang tinggi kandungan MUFA dan PUFA

Monounsaturated fatty acid (MUFA) adalah asam lemak tidak jenuh tunggal yang bersifat menurunkan kolesterol dalam darah. Contoh MUFA ialah omega-9 (asam oleat). Lemak tersebut adalah golongan lemak baik yang dapat menurunkan risiko penyumbatan darah dan penyakit jantung. 


Sementara itu, polyunsaturated fatty acid (PUFA) adalah asam lemak tidak jenuh jamak yang berfungsi sama dengan MUFA. Omega-3 dan omega-6 (asam linoleat) merupakan contoh PUFA. 


Berikut kandungan MUFA dan PUFA dalam tujuh jenis minyak goreng nabati:

  • Minyak kelapa sawit mengandung 39% MUFA dan 10% PUFA
  • Minyak kelapa memiliki 6% MUFA dan 2% PUFA
  • Minyak jagung mempunyai 29% MUFA dan 58% PUFA
  • Minyak bunga matahari mengandung 16% MUFA dan 72% PUFA
  • Minyak kanola memiliki 61% MUFA dan 32% PUFA
  • Minyak bekatul mempunyai 47% MUFA dan 32% PUFA
  • Minyak kedelai mengandung 23% MUFA dan 62% PUFA

Makin tinggi kandungan MUFA dan PUFA dalam sebuah produk minyak, maka makin baik pula minyak tersebut untuk tubuh. Tingkat kandungan di atas dapat Anda jadikan sebagai gambaran umum. Angka persentase tepatnya bisa saja berbeda antarproduk karena pengaruh varietas tanaman, pengolahan, dan faktor-faktor lainnya. 

10 Rekomendasi minyak goreng non kolesterol terbaik

Berikut ini adalah Minyak Goreng Non Kolesterol terpopuler.Produk dan layanan di dalam artikel diurutkan secara mandiri oleh Tim Editorial mybest berdasarkan popularitasnya di marketplace. (Diperbaharui pada 31 Januari 2023)
Produk
Gambar
Harga terendah
Poin
1

Mazola

Canola Oil

Mazola Canola Oil 1枚目

Minyak sayur bebas kolesterol untuk menjaga kesehatan jantung

2

Barco

Coconut Cooking Oil

Barco Coconut Cooking Oil 1枚目

Diproses dengan enam kali penyaringan, lebih jernih dan bebas bibit penyakit

3

Nutrifood

Tropicana Slim Minyak Sunflower

Nutrifood  Tropicana Slim Minyak Sunflower 1枚目

Hadirkan aroma kacang-kacangan untuk tingkatkan nafsu makan si kecil

4

Wilmar

Sania Royale Soya Oil

Wilmar Sania Royale Soya Oil  1枚目

Terbuat dari 100% kedelai pilihan untuk berikan manfaat maksimal bagi kesehatan

5

Lily Flower

Canola Oil

Lily Flower Canola Oil 1枚目

Produk serbaguna untuk kebutuhan diet, GMO-free pula

6

Kampung Kearifan Indonesia

Javara Coconut Cooking Oil

Kampung Kearifan Indonesia Javara Coconut Cooking Oil 1枚目

Tanpa aroma kelapa yang hadir dalam beragam varian kemasan

7

Surya Agung

CCO Corn Oil

Surya Agung CCO Corn Oil 1枚目

Minyak jagung berkualitas untuk suguhkan cita rasa masakan yang menggugah selera

8

Bina Karya Prima

Tropical Minyak Goreng

Bina Karya Prima Tropical Minyak Goreng 1枚目

Dengan dua kali penyaringan, hasilkan minyak goreng yang lebih sehat untuk jantung

9

Oryza Grace

Rice Bran Oil

Oryza Grace Rice Bran Oil 1枚目

Minyak goreng sehat terbaik untuk urusan deep frying

10

Indofood

Bimoli Spesial

Indofood Bimoli Spesial 1枚目

Dibuat dengan teknologi Golden Refinery untuk menjaga nutrisi makanan

Perincian produk
Close
No.1

Minyak sayur bebas kolesterol untuk menjaga kesehatan jantung

Canola oil Mazola dapat Anda gunakan untuk baking, sauteing, dan salad dressing. Canola oil lebih enak dijadikan sebagai minyak untuk menumis sayuran. Anda pun bisa menggunakannya untuk MPASI anak.


Kandungan asam lemak omega-6 di dalam canola oil lebih banyak daripada asam lemak omega-3. Canola oil direkomendasikan untuk Anda yang ingin mengurangi kadar kolesterol di dalam darah. Kandungan vitamin E di dalam canola oil juga baik untuk menjaga kesehatan kulit.

No.2

BarcoCoconut Cooking Oil

Mulai dari Rp50.000,00

Diproses dengan enam kali penyaringan, lebih jernih dan bebas bibit penyakit

Jika berbicara tentang minyak kelapa, Barco tak boleh luput dari daftar rekomendasi. Karena dibuat melalui enam kali proses penyaringan dan pemurnian, minyak goreng ini jernih dan bebas bakteri. Anda pun bisa melirik produk ini jika sedang mencari-cari minyak goreng kelapa yang melegenda. 


Dengan menggunakan minyak kelapa nonkolesterol ini, kesehatan pencernaan Anda akan lebih terjaga. Itu karena sifatnya yang mudah diserap tubuh. Tak hanya itu, produk ini pun bisa membantu tubuh meningkatkan kekebalan terhadap sejumlah infeksi dan penyakit, lho.

No.3

Nutrifood Tropicana Slim Minyak Sunflower

Mulai dari Rp102.000,00

Hadirkan aroma kacang-kacangan untuk tingkatkan nafsu makan si kecil

Untuk menumis menu MPASI buah hati Anda, percayakan pada minyak bunga matahari yang satu ini. Salah satu keunikan produk ini adalah memiliki aroma kacang-kacangan yang nikmat. Si kecil tentu akan langsung tergoda begitu mencium menu sajian Anda. Kelebihan lain produk ini tidak membeku meski disimpan dalam suhu kulkas selama dua hari. Anda pun bisa menjadikannya sebagai saus salad untuk memberikan nuansa aroma yang berbeda dari biasanya. 

No.4

Terbuat dari 100% kedelai pilihan untuk berikan manfaat maksimal bagi kesehatan

Anda bisa menjatuhkan pilihan pada minyak kedelai Sania Royale untuk menjaga kesehatan tubuh dengan paket yang lebih lengkap. Organ tubuh, tulang, hingga kulit Anda bisa lebih terjaga dengan minyak goreng ini. 


Tentu saja hal ini karena kandungan omega-3, omega-6, vitamin E, vitamin K, dan isoflavon di dalamnya. Soal komposisi, produk ini pastinya dibuat dari 100% biji kedelai alami yang bermutu tinggi. Minyak goreng bebas kolesterol ini bisa Anda gunakan untuk menggoreng cepat dan memanggang menu kesukaan. 

No.5

Lily FlowerCanola Oil

Mulai dari Rp125.900,00

Produk serbaguna untuk kebutuhan diet, GMO-free pula

Kebutuhan memasak Anda mungkin tidak hanya menumis, apalagi jika Anda membuka katering diet atau restoran sehat. Anda pasti juga memanggang, memarinasi makanan, dan membuat mayones. Kalau begitu, minyak kanola dari Lily Flower ini bisa Anda jadikan solusi untuk kebutuhan minyak harian Anda. 


Selain lemak jenuhnya hanya sekitar 7%, minyak ini juga lebih serbaguna dibandingkan minyak zaitun. Minyak goreng untuk diet ini pun diklaim bebas dari rekayasa genetika (GMO) sehingga menjadikannya makin aman dikonsumsi.

No.6

Kampung Kearifan IndonesiaJavara Coconut Cooking Oil

Mulai dari Rp36.900,00

Tanpa aroma kelapa yang hadir dalam beragam varian kemasan

Minyak kelapa memang memiliki segudang manfaat. Akan tetapi, aroma kelapa mungkin tidak cocok di hidung sejumlah orang. Apakah Anda termasuk salah satunya? Anda tak akan enggan lagi menggunakan minyak kelapa jika memilih produk ini. Pada produk ini, aroma kelapanya sudah dihilangkan dengan teknik panas dan vakum rendah. 


Anda tak perlu risau lagi akan aromanya, apalagi soal bau tengik. Panasnya yang stabil menjadikan minyak kelapa ini bisa Anda gunakan untuk menggoreng lauk, menumis sayur, dan memanggang roti. Menariknya lagi, produk ini tersedia dalam beragam varian ukuran, mulai 250 ml hingga 5 liter!

No.7

Minyak jagung berkualitas untuk suguhkan cita rasa masakan yang menggugah selera

Produk lokal ini layak dipertimbangkan bila Anda baru ingin mencoba minyak jagung. Karakter minyak jagung yang hambar tentu tidak akan mengubah cita rasa asli masakan Anda. Bahkan, minyak ini mampu meningkatkan cita rasa masakan menjadi lebih menggugah selera. Bagi Anda yang sedang berdiet, minyak jagung ini juga cocok untuk dijadikan salad dressing harian. 

No.8

Bina Karya PrimaTropical Minyak Goreng500 ml

Mulai dari Rp22.900,00

Dengan dua kali penyaringan, hasilkan minyak goreng yang lebih sehat untuk jantung

Minyak goreng yang bagus untuk kesehatan jantung tidak selalu membuat kantong jebol. Anda bisa menjadikan produk ini sebagai pilihan. Tropical diproses dengan dua kali penyaringan sehingga memiliki kandungan asam lemak jenuh yang rendah. Inilah yang membuat minyak goreng Tropical ini baik untuk jantung dan kolesterol Anda. Selain itu, daya simpan minyak tanpa kolesterol ini cukup lama dan tidak mudah tengik.

No.9

Oryza GraceRice Bran Oil

Mulai dari Rp86.150,00

Minyak goreng sehat terbaik untuk urusan deep frying

Minyak bekatul padi belakangan ini populer di kalangan pegiat hidup sehat. Salah satu merek di pasaran yang recommended adalah Oryca Grace. Anda mencari merk minyak goreng untuk penderita kolesterol tinggi yang cocok guna kebutuhan deep frying? Produk ini jawabannya! Dengan minyak goreng ini, Anda tak perlu takut kolesterol naik saat sedang mengidam ayam goreng atau cumi goreng tepung. 


Berkat titik asapnya yang di angka 254 °C, Anda bisa melakukan deep frying tanpa waswas. Selain lezat dan sehat, gorengan favorit Anda juga tak akan banyak makan minyak. Eits, tetapi jangan sampai kalap juga agar berat badan Anda tidak bertambah, ya.

No.10

IndofoodBimoli Spesial

Mulai dari Rp21.900,00

Dibuat dengan teknologi Golden Refinery untuk menjaga nutrisi makanan

Bimoli adalah merek minyak goreng yang sudah terkenal dan tepercaya sejak lama. Minyak sawit ini diproses dengan teknologi Golden Refinery sehingga bisa menghasilkan minyak jernih berwarna kuning keemasan. Berkat teknologi ini pula nutrisi makanan bisa terjaga selama proses memasak.

 
Sementara itu, metode PMP (pemurnian multi proses) hingga enam kali yang diterapkan memastikan cita rasa alami masakan tetap terjaga. Minyak goreng nonkolesterol ini juga diperkaya dengan vitamin E, provitamin A, omega-6, dan omega-9 yang mencapai 4,4 g/saji. Anda tentu ingin membuat kreasi masakan yang tidak hanya cantik tampilannya, tetapi juga sehat, bukan? Nah, minyak ini pilihan yang tepat.

Baca juga rekomendasi makanan untuk mendukung hidup sehat lainnya di sini

Selain minyak goreng nonkolesterol, Anda bisa menunjang pola hidup sehat Anda dengan produk konsumsi sehari-hari lainnya. Tiga di antaranya adalah beras organik, gula rendah kalori, dan makanan bebas gluten. Apabila Anda juga sedang mencari rekomendasi untuk ketiga produk tersebut, langsung saja klik tautan berikut ini, ya.

Kesimpulan

Apakah Anda sudah menemukan minyak goreng nonkolesterol yang sesuai dengan kebutuhan keluarga? Sebelum dikonsumsi, jangan lupa untuk selalu memperhatikan aroma dan warna minyaknya.

Hindari minyak yang aromanya tengik, warnanya keruh, dan sudah menggumpal. Semoga dengan membaca artikel ini, Anda bisa mendapatkan minyak nonkolesterol yang tepat untuk menyajikan masakan sehat, ya. Selamat memasak!

5 Rekomendasi Minyak Goreng Non Kolesterol terbaik

No. 1MazolaCanola Oil

No. 2BarcoCoconut Cooking Oil

No. 3Nutrifood Tropicana Slim Minyak Sunflower

No. 4WilmarSania Royale Soya Oil

No. 5Lily FlowerCanola Oil

Lihat rekomendasi lengkapnya di sini

Apabila Anda membeli produk yang disebutkan di artikel, mybest mungkin akan menerima sebagian dari hasil penjualan produk tersebut.
Deskripsi setiap produk bersumber dari produsen/brand, situs marketplace, dan sebagainya.

Artikel terkait

Artikel populer

Favlist populer