• 10 Cairan Pembersih Luka - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021) 1
  • 10 Cairan Pembersih Luka - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021) 2
  • 10 Cairan Pembersih Luka - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021) 3
  • 10 Cairan Pembersih Luka - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021) 4
  • 10 Cairan Pembersih Luka - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021) 5

10 Cairan Pembersih Luka - Ditinjau oleh Dokter Umum (Terbaru Tahun 2021)

Cairan pembersih luka adalah cairan untuk mensterilkan serta membersihkan kotoran dari area luka. Cairan ini penting karena dapat membantu pemulihan luka Anda. Anda bisa menemukan berbagai produk cairan pembersih luka di pasaran. Namun, beberapa di antaranya justru bisa membuat luka Anda makin parah, lho!


Agar Anda mendapatkan cairan pembersih luka yang bagus dan aman, simak cara memilihnya di bawah ini. Kami juga akan membahas sepuluh cairan pembersih luka dari berbagai merek, seperti Hansaplast, Betadine, Killbac, dan lainnya. Tentunya, artikel ini juga sudah ditinjau oleh dokter umum, dr. Afriyani Khusna. 

Pakar/kreator yang ada di artikel ini

dr. Afriyani Khusna
  • Pembaharuan terakhir: 21 September 2021
  • 4.430 Views
Daftar isi

Profil pakar: Dokter Umum, dr. Afriyani Khusna

Profil pakar: Dokter Umum, dr. Afriyani Khusna
dr. Afriyani Khusna
Dokter umum
dr. Afriyani Khusna

dr. Afriyani Khusna adalah dokter umum yang sudah aktif berpraktik sejak 2016. Pengalaman kerjanya meliputi dokter IGD dan dokter ruangan di RSUD Embung Fatimah dan Puskesmas Batu Aji Kota Batam. dr. Afri juga pernah bertugas di Klinik Melati, Klinik Abditama Kabupaten Tangerang, klinik perusahaan Mattel Indonesia, dan ICU RSUD Meuraxa Banda Aceh. 


Saat ini dr. Afri bekerja sebagai staf NGO lokal yang bergerak di bidang penanggulangan HIV dan AIDS di Jakarta. Pemilik akun @doctorafree ini juga aktif memberikan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat melalui Instagram dan YouTube-nya. 

Apakah cairan infus boleh dipakai untuk membersihkan luka?

Cairan infus adalah senyawa steril yang tidak merusak sel tubuh sehat. Cairan ini tidak hanya memiliki harga yang terjangkau, tetapi juga mudah ditemukan dan tidak menimbulkan alergi. Anda dapat memakainya untuk membersihkan berbagai jenis luka. Karena itu, cairan infus merupakan cairan pencuci luka utama di rumah sakit.


Secara garis besar ada dua jenis cairan infus, cairan kristaloid dan cairan koloid. Namun, tidak semua cairan infus dapat digunakan untuk mencuci atau membersihkan luka. Berikut ini adalah beberapa kriteria cairan infus yang harus dipenuhi


  • Cairan infus tersebut harus steril
  • Bersifat isotonik
  • Suhunya normal
  • Tidak toksik
  • Hipoalergenik
  • Kompatibel bila digunakan bersamaan dengan antibiotik dan antiseptik

Mayoritas dokter menyarankan untuk mencuci area luka dengan air keran agar tidak ada kotoran yang menempel. Akan tetapi, jika Anda tidak memiliki akses ke air bersih, cairan infus adalah pilihan teraman. Cairan infus juga bisa dipertimbangkan untuk pasien dengan sistem imun yang lemah.


Dua alternatif lainnya adalah air minum dan air steril atau Aquades. Namun, dua cairan ini hanya dapat digunakan untuk luka yang ringan dan dangkal. Apabila dipakai untuk luka yang dalam, Anda dapat mengalami rasa perih.


Cairan infus yang aman dan sering digunakan untuk membersihkan luka adalah cairan kristaloid yang bersifat isotonik. Kami merekomendasikan cairan infus isotonik seperti natrium klorida (NaCl) 0,9% dan Ringer laktat


Dua cairan ini mempunyai kadar garam yang setara dengan sel tubuh sehingga tidak akan memperburuk luka Anda. Meskipun demikian, cairan infus hanya dapat dipakai selama 24 jam setelah dibuka untuk mencegah tumbuhnya bakteri.

Berkolaborasi dengan pakar: Cara memilih cairan pembersih luka

Cairan pembersih luka memiliki bentuk dan kandungan yang beragam. Produk yang tepat akan bergantung pada jenis luka serta kondisi tubuh Anda. Simak penjelasan berikut ini untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kenali dulu cairan antiseptik yang perlu dihindari

Kenali dulu cairan antiseptik yang perlu dihindari

Meskipun andal dalam membersihkan luka, cairan infus kurang efektif untuk luka yang terlanjur terinfeksi. Untuk itu, Anda membutuhkan produk antiseptik, seperti alkohol pembersih luka. Antiseptik adalah senyawa kimia yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan hidup seperti kulit atau membran mukosa.


Namun, mengusap luka dengan alkohol akan menimbulkan rasa perih dan terkadang disertai iritasi. Dalam praktiknya, antiseptik aman digunakan pada kulit yang intak, misalnya untuk membersihkan kulit yang akan dilakukan pembedahan atau penyuntikan.


Antiseptik yang umum digunakan dalam praktik klinis adalah povidone iodine, chlorhexidine, alkohol, asetat, dan hidrogen peroksida. Lalu, ada juga asam borat, perak nitrat, perak sulfadiazin, asam hipoklorit, dan ethacridine lactate


Beberapa jenis antiseptik seperti hidrogen periksida, rivanol (ethacridine lactate), dan chlorhexidine sudah tidak dianjurkan lagi untuk membersihkan luka. Hal ini karena dari hasil pengamatan sejumlah penelitian, ternyata antiseptik tersebut dapat merusak jaringan kulit dan menghambat penyembuhan luka.

Sesuaikan tipe antiseptik dengan kondisi luka Anda

Hampir semua jenis antiseptik bisa dipakai secara bergantian untuk membersihkan berbagai macam luka. Namun, ada beberapa yang menjadi pilihan pertama dokter untuk mengobati kondisi luka tertentu. Ayo, pelajari tipe cairan antiseptik yang aman untuk luka Anda di bawah ini!

Hypochlorous acid, pas untuk luka ringan

Hypochlorous acid, pas untuk luka ringan

Hypochlorous acid atau asam hipoklorit adalah asam yang sangat lemah dan merupakan senyawa alami yang dapat diproduksi oleh sel tubuh manusia. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa penggunaan asam hipoklorit (HOCI) aman dan tidak memberikan pengaruh buruk pada manusia


Pada sebuah studi in vitro, larutan asam hipoklorit (HOCI) 0,01% diamati tidak bersifat sitotoksik (menyebabkan kerusakan sel) dan memiliki efek antiseptik yang sama. Bahkan, ia berpotensi lebih efektif dibandingkan dengan alkohol 70%, chlorhexidine gluconate 4%, dan povidone-iodine 5%. 


Asam hipoklorit juga telah dilaporkan dapat menjadi cairan yang efektif untuk perawatan luka. Ketika digunakan pascaoperasi, asam hipoklorit ditemukan mampu mengurangi peradangan. Ia juga membantu mencegah infeksi serta munculnya jaringan parut apabila dikombinasikan dengan gel khusus untuk bekas luka.


Hypochlorous acid tidak menimbulkan rasa nyeri saat diaplikasikan pada luka yang terbuka. Oleh sebab itu, cairan ini sering dipakai sebagai cairan pembersih luka untuk anak-anak. Tipe ini cocok dipakai untuk mengatasi luka yang ringan dan dangkal. Anda juga dapat menemukannya dalam produk perawatan gigi, disinfektan, serta hand sanitizer.

PHMB dan octenidine, melindungi luka bakar dari bakteri membandel

PHMB dan octenidine, melindungi luka bakar dari bakteri membandel

Polyhexanide atau polyhexamethylene biguanide (PHMB) merupakan antiseptik yang bersifat nonsitotoksik. Antiseptik ini merupakan salah satu antiseptik luka yang paling sering digunakan saat ini. Polihexanide juga terbukti secara klinis dan histologis lebih unggul dari povidone-iodine dan perak nitrat untuk pengobatan luka bakar derajat dua


PHMB juga terbukti efektif melawan bakteri seperti Methicillin sensitive Staphylococcus aureus (MSSA) dan MRSA (Methicillin-resistant Staphylococcus aureus). Konsentrasi maksimum PHMB yang aman untuk kulit menurut SSCS (scientific commitee on consumen safety) adalah 0,1%. Berhubung penelitian terhadap sediaan PHMB spray belum konklusif, sebaiknya hindari menyemprotnya di area wajah


Senyawa ini sering dicampur dengan betaine, yaitu sebuah surfaktan yang dapat mengangkat lapisan bakteri pada luka (biofilm). Cairan pembersih luka ini juga tidak menimbulkan rasa sakit saat diaplikasikan, justru memberi efek analgesik. Selain itu, PHMB tidak diserap oleh sel tubuh sehingga aman dipakai untuk luka bakar.


Seperti PHMB, octenidine juga aman dipakai untuk jangka panjang sehingga cocok untuk luka kronis. Senyawa ini ampuh terhadap bakteri yang membandel, serta biofilm. Selain itu, octenidine dipercaya dapat membantu proses pemulihan luka. OCT (octenidine dihydrochloride) topikal dapat ditoleransi dengan baik pada kulit, mukosa, dan juga pada luka. 


Selain itu, ia juga tidak menginduksi terjadinya resistensi bakteri. OCT juga aman dan stabil secara kimiawi, tidak mudah terbakar, dan toksisitasnya pun rendah. OCT tidak boleh digunakan untuk membersihkan luka pada sendi (intraartikular) karena bersifat toksik pada jaringan kartilago (tulang rawan).

Povidone iodine, mencegah infeksi pada luka gigitan

Povidone iodine, mencegah infeksi pada luka gigitan

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan antiseptik yang satu ini. Povidone iodine memiliki kemampuan menembus ke bagian dalam luka sehingga sering dipakai untuk menangani luka gigitan


WHO juga merekomendasinya karena dapat membunuh virus rabies yang ikut terbawa dalam gigitan hewan. Jika Anda memiliki kucing atau anjing peliharaan, ada baiknya sediakan cairan ini di kotak P3K Anda. Selain untuk pencegahan rabies, povidone iodine digunakan untuk membersihkan luka trauma yang kritis, seperti luka hasil tembakan. 


Meskipun demikian, hindarilah penggunaan cairan ini untuk luka yang ringan. Hal ini karena povidone iodine bisa melukai sel tubuh pada area luka sehingga melambatkan proses pemulihan. Menurut Kramel A, 2018, dalam jurnal "Consensus on Wound Antisepsis: Update 2018", povidone iodine adalah agen pilihan pertama untuk gigitan, tusukan, dan luka tembak.

Tetrachlorodecaoxide, solusi penanganan luka bernanah

Tetrachlorodecaoxide, solusi penanganan luka bernanah

Tetrachlorodecaoxide merupakan obat pembersih luka yang memiliki efek merangsang sistem imun tubuh. Senyawa ini membantu meningkatkan produksi kolagen dan pembuluh darah pada area yang cedera. Dengan begitu, luka Anda akan cepat tutup tanpa meninggalkan bekas.


Tetrachlorodecaoxide (TCDO) merupakan larutan aqueous yang juga dapat melembapkan luka. Larutan ini meningkatkan kemampuan penyembuhan luka dengan mengaktivasi makrofag secara langsung bersamaan dengan meningkatnya tekanan parsial oksigen pada luka. 


Hal ini sangat penting untuk penyembuhan luka, khususnya untuk luka kronis. Luka kronis adalah luka yang sudah lama tidak kunjung sembuh, biasanya disertai dengan timbulnya nanah. 


Pembersih luka ini bermanfaat bagi pasien dengan fungsi sirkulasi darah yang lemah seperti lansia dan penderita diabetes. Selain tingkat pemulihan luka yang lambat, mereka juga rentan mengalami luka bernanah. Tetrachlorodecaoxide dapat mengaktifkan sel imun untuk menyingkirkan bakteri dan sel mati pada area luka agar cepat sembuh.

Pilihlah berdasarkan jenis kemasannya

Cairan pembersih luka tersedia dalam tiga tipe kemasan, yakni botol, tetes, dan semprot. Tipe botol cocok untuk penggunaan jangka panjang sebab isinya banyak dan harganya bersahabat. Namun, jika Anda ingin melengkapi kotak P3K Anda, pilihlah tipe tetes. Meskipun ukurannya kecil, isinya cukup untuk menangani luka ringan.


Tipe semprot adalah pilihan terbaik untuk dibawa saat traveling atau ke luar rumah bersama si kecil. Anda hanya perlu menyemprotnya ke area luka dan mengeringkan kulit di sekitarnya dengan tisu secara perlahan.


Tipe semprot memang paling praktis di antara jenis kemasan yang lain. Namun, penelitian dalm hal keamanan pada sejumlah aerosol antiseptik masih belum konklusif. Karena itu, gunakan sediaan antiseptik spray atau semprot dengan hati-hati. Sebaiknya tidak menyemprotkan antiseptik spray di sekitar area wajah.

10 Rekomendasi cairan pembersih luka

Berikutnya, kami akan membagikan rekomendasi sepuluh produk obat pembersih luka untuk pertimbangan Anda. Selamat memilih!


Disclaimer: Sepuluh produk di bawah ini murni rekomendasi mybest dan bukan dari dr. Afriyani Khusna.

Tipe cairan0,001% tetrachlorodecaoxygen
KemasanTetes
Isi30 ml
IndikasiLuka bakar tahap 1 dan 2, luka pascaoperasi, luka trauma, ulkus kaki kronis/diabetes, luka dekubitus

Mahakam Beta FarmaBetadine Antiseptic Solution

Mulai dari Rp 5.088,00

Tipe cairanPovidone-iodine
KemasanTetes
Isi5 ml
IndikasiLuka pascaoperasi, luka trauma, luka sunat, panu, kurap, kutu air, infeksi jamur
Tipe cairanPHMB dan 0,1% betaine
KemasanBotol
Isi350 ml
IndikasiLuka bakar tahap 1 dan 2, luka trauma

B. BraunProntosan Wound Irrigation Solution

Mulai dari Rp 175.000,00

Tipe cairanPHMB dan betaine
KemasanBotol
Isi350 ml
IndikasiLuka bakar tahap 1 dan 2, luka trauma, luka kronis
Tipe cairan0,04% PHMB dan 0,1% decyl glucoside tenside dalam larutan Ringer
KemasanSemprot
Isi50 ml
IndikasiLuka bakar tahap 1 dan 2, luka pascaoperasi, luka trauma, luka kronis
Tipe cairan0,1% Octenidine
KemasanSemprot
Isi50 ml
IndikasiLuka trauma
Tipe cairanInfus Ringer laktat
KemasanBotol
Isi500 ml
IndikasiLuka pascaoperasi, luka trauma, luka kronis
Tipe cairanCocamidopropyl betaine dan PHMB
KemasanBotol
Isi200 ml
IndikasiLuka bakar tahap 1 dan 2, luka pascaoperasi, luka trauma, ulkus kaki kronis/diabetes, luka dekubitus
Tipe cairanInfus NaCl 0,9%
KemasanBotol
Isi500 ml
IndikasiLuka pascaoperasi, luka trauma, luka kronis
Tipe cairanHypochlorous acid
KemasanSemprot
Isi300 ml
IndikasiLuka trauma

Tabel perbandingan produk cairan pembersih luka

Gambar produk
Acquassimo Economic Size 1

Acquassimo

Widatra Bhakti Sodium chloride 0.9%  1

Widatra Bhakti

Sterindo Medika Stero-bac Wound Cleanser 1

Sterindo Medika

Otsuka Indonesia Otsu-RL 1

Otsuka Indonesia

Infion Pharma Octadin Spray 1

Infion Pharma

Beiersdorf Hansaplast Spray Antiseptik 1

Beiersdorf

B. Braun Prontosan Wound Irrigation Solution 1

B. Braun

KalbeMed Killbac 1

KalbeMed

Mahakam Beta Farma Betadine Antiseptic Solution 1

Mahakam Beta Farma

Pharos Oxoferin 1

Pharos

Nama produk

Economic Size

Sodium chloride 0.9%

Stero-bac Wound Cleanser

Otsu-RL

Octadin Spray

Hansaplast Spray Antiseptik

Prontosan Wound Irrigation Solution

Killbac

Betadine Antiseptic Solution

Oxoferin

Keunggulan

Cairan pembersih luka multifungsi untuk ibu dan bayi

Membersihkan luka jahitan pascaoperasi dengan aman

Membantu mempercepat penyembuhan luka bernanah

Pembersih luka yang steril dengan harga terjangkau

Bukan hanya pembersih luka, hand sanitizer pun jadi

Tidak meninggalkan bekas ataupun bau menyengat

Menghilangkan bau tak sedap pada luka

Mengatasi bakteri membandel pada luka bakar

Kotak P3K tak akan lengkap tanpa produk yang satu ini

Pas untuk membersihkan luka kronis dan luka akibat diabetes

Harga mulai dariRp 188.000,00Rp 10.000,00Rp 40.000,00Rp 8.999,00Rp 36.865,00Rp 44.444,00Rp 175.000,00Rp 89.500,00Rp 5.088,00Rp 75.000,00
Tipe cairanHypochlorous acidInfus NaCl 0,9%Cocamidopropyl betaine dan PHMBInfus Ringer laktat0,1% Octenidine0,04% PHMB dan 0,1% decyl glucoside tenside dalam larutan RingerPHMB dan betainePHMB dan 0,1% betainePovidone-iodine0,001% tetrachlorodecaoxygen
KemasanSemprotBotolBotolBotolSemprotSemprotBotolBotolTetesTetes
Isi300 ml500 ml200 ml500 ml50 ml50 ml350 ml350 ml5 ml30 ml
IndikasiLuka traumaLuka pascaoperasi, luka trauma, luka kronisLuka bakar tahap 1 dan 2, luka pascaoperasi, luka trauma, ulkus kaki kronis/diabetes, luka dekubitusLuka pascaoperasi, luka trauma, luka kronisLuka traumaLuka bakar tahap 1 dan 2, luka pascaoperasi, luka trauma, luka kronisLuka bakar tahap 1 dan 2, luka trauma, luka kronisLuka bakar tahap 1 dan 2, luka traumaLuka pascaoperasi, luka trauma, luka sunat, panu, kurap, kutu air, infeksi jamurLuka bakar tahap 1 dan 2, luka pascaoperasi, luka trauma, ulkus kaki kronis/diabetes, luka dekubitus
Tautan produk

Baca juga rekomendasi produk perawatan lainnya untuk luka di sini

Setelah luka dibersihkan, Anda dapat mengoleskan obat atau menutupinya dengan plester. Dengan begitu, luka Anda akan lebih cepat pulih dan tidak terinfeksi bakteri. Kami telah menyiapkan rangkaian produk perawatan luka untuk pertimbangan Anda. Yuk, klik link berikut ini!

Kesimpulan

Cairan pembersih luka berguna untuk mencegah timbulnya infeksi pada luka serta mendukung pemulihannya. Meskipun Anda dapat menggunakan air keran biasa untuk membersihkan luka, cairan steril merupakan opsi paling aman.


Apabila luka Anda telah terinfeksi, gunakan cairan antiseptik. Hubungi dokter Anda jika luka tidak mulai membaik. Untuk luka yang dalam, lebar, atau tidak berhenti berdarah, segera rujuk ke rumah sakit terdekat. Stay safe!

Artikel terkait

Artikel populer

  • 10 Rekomendasi Salep Luka Bakar (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Salep Luka Bakar (Terbaru Tahun 2021)
    Saat beraktivitas, Anda bisa saja mengalami kecelakaan, seperti terkena setrika, tersiram air atau minyak panas, dan terkena knalpot. Untuk itu, menyediakan salep luka bakar di kotak obat merupakan hal penting untuk dilakukan. Lantas, salep luka bakar seperti apakah yang sebaiknya Anda beli?Untuk mengetahui lebih banyak tentang salep luka bakar, bacalah artikel ini sampai habis. Anda akan mendapatkan tips memilih salep luka bakar serta rekomendasi produk pilihannya. Salep dari berbagai merk terkenal, seperti Bioplacenton, Burnazin, dan Mebo juga akan kami bahas. Temukan produk yang tepat untuk mengatasi luka bakar Anda!
    Obat-obatan
    49.012 Views
  • 10 Obat Pilek untuk Anak - Ditinjau oleh Dokter Spesialis THT-KL (Terbaru Tahun 2021)
    10 Obat Pilek untuk Anak - Ditinjau oleh Dokter Spesialis THT-KL (Terbaru Tahun 2021)
    Anak-anak bisa lebih sering mengalami pilek. Pilek biasanya menjadi alasan utama anak berobat ke dokter atau tidak masuk sekolah. Sebagai orang tua, penting sekali bagi Anda mengenali pilihan obat pilek untuk anak.Di pasaran tersedia berbagai merek obat pilek, antara lain Rhinos Junior, Proris, serta Purekids. Supaya memudahkan Anda memilih obat pilek untuk anak, berikut ini kami berikan tips memilihnya. Simak sampai akhir karena kami juga akan memberikan rekomendasi obat pilek yang dapat Anda pilih. Selain itu, artikel ini juga sudah ditinjau oleh dokter spesialis THT-KL kami, dr. Agustinus Purba.
    Obat-obatan
    71.916 Views
  • 10 Rekomendasi Obat Penghilang Nyeri Otot (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Obat Penghilang Nyeri Otot (Terbaru Tahun 2021)
    Nyeri otot dan sendi, pegal linu, serta otot kaku merupakan kondisi umum yang bisa menyerang seluruh bagian tubuh. Pada umumnya, kondisi ini bisa diobati dengan terapi atau dengan obat pegal linu di apotik. Namun, apakah Anda tahu cara memilih obat penghilang nyeri otot yang tepat?Kali ini kami akan membagikan rekomendasi produk dari berbagai merk, seperti Counterpain, Panadol, dan Salonpas. Temukan juga tips tambahan dari dokter spesialis kedokteran dan olahraga, dr. Andhika Raspati. Baca juga cara memilih obat pereda nyeri otot yang sesuai dengan kondisi Anda. Silakan disimak!
    Obat-obatan
    261.309 Views
  • 10 Rekomendasi Salep Penghilang Bekas Luka (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Salep Penghilang Bekas Luka (Terbaru Tahun 2021)
    Kulit merupakan pelindung tubuh dari lingkungan sekitar sehingga rentan mengalami luka. Bila Anda menjalani operasi, proses operasi juga biasanya meninggalkan luka di kulit. Berbagai cara dapat Anda lakukan untuk menghilangkan bekas luka. Langkah paling sederhana adalah dengan menggunakan salep penghilang bekas luka.Salep penghilang bekas luka memiliki berbagai bahan aktif untuk membuat kulit kembali mulus. Dalam artikel ini, kami akan mengulas tips memilih salep dengan bahan yang pas untuk Anda, serta memberi rekomendasi produk pilihan. Berbagai produk, seperti merk Dermatix, Mederma, dan Laderma, ada dalam rekomendasi kami. Selamat membaca!
    Obat-obatan
    95.346 Views
  • 10 Obat Flu - Ditinjau oleh Dokter Spesialis THT-KL (Terbaru Tahun 2021)
    10 Obat Flu - Ditinjau oleh Dokter Spesialis THT-KL (Terbaru Tahun 2021)
    Apakah Anda sedang mengalami bersin-bersin, hidung tersumbat, atau meriang? Jika ya, mungkin Anda sedang terkena flu. Anda perlu segera mengonsumsi obat flu yang bagus. Anda bisa menemukan beragam obat flu di pasaran. Ada jenis obat flu biasa, obat flu dan batuk, hingga obat flu yang tidak menyebabkan kantuk.Kami akan mengulas berbagai hal yang perlu diperhatikan ketika hendak membeli obat flu. Anda juga dapat menyimak rekomendasi obat flu, mulai dari produk dari merek Panadol, Bodrex, Procold, dan lainnya. Artikel ini sudah ditinjau oleh dokter spesialis THT-KL kami, dr. Agustinus Purba.
    Obat-obatan
    545.100 Views
  • 10 Rekomendasi Obat Sakit Perut (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Obat Sakit Perut (Terbaru Tahun 2021)
    Obat sakit perut dikonsumsi untuk meredakan gangguan perut, seperti mules, nyeri, perut melilit, dan sebagainya. Untuk mengatasinya, banyak masyarakat yang memilih membeli obat herbal atau obat sakit perut di apotik. Tidak hanya orang dewasa saja, banyak juga anak-anak yang membutuhkan obat sakit perut khusus anak.Anda tentu saja tidak boleh sembarangan memilih obat sakit perut. Bersama dengan dokter umum, Annisa, kali ini kami akan menjelaskan cara memilih obat sakit perut yang tepat. Kami juga akan memberikan rekomendasi merk obat sakit perut yang bagus, seperti Mylanta, Tay Pin San, dan Polysilane.
    Obat-obatan
    186.176 Views
  • 10 Rekomendasi Obat Maag (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Obat Maag (Terbaru Tahun 2021)
    Penyakit maag atau lambung bukanlah gangguan medis yang asing dan cenderung dekat dengan masyarakat Indonesia. Tidak heran apabila di pasaran tersedia berbagai merk obat maag, antara lain Mylanta, Promag, atau Inpepsa. Jenisnya pun cukup bervariasi seperti obat maag cair dan obat maag tablet.Meskipun tersedia dalam beragam pilihan, tidak semua orang dapat menemukan obat maag yang dibutuhkan dengan mudah. Beberapa di antara Anda mungkin kebingungan saat memilihnya. Untuk itu, berikut ini kami akan memberikan rekomendasi obat maag beserta penjelasan singkat tentang cara memilihnya. Selamat menyimak!
    Obat-obatan
    8.378 Views
  • Item lists populer

    Pencarian berdasarkan kategori