• 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2021) 1
  • 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2021) 2
  • 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2021) 3
  • 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2021) 4
  • 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2021) 5

10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2021)

Bayi Anda mengalami diare setelah minum susu formula? Bisa jadi, pencernaannya intoleran terhadap laktosa. Untuk mengatasinya, Anda bisa memberikan susu formula bayi rendah laktosa atau bebas laktosa. Kedua varian tersebut bisa Anda dapatkan dari berbagai merk, seperti Neocate LCP, Nutren Junior, dan SGM.


Jika Anda sedang mencari susu bayi yang bagus dan rendah atau bebas laktosa, Anda bisa membaca artikel ini. Kami akan mengulas tips memilih, serta memberi rekomendasi sufor bayi terbaik yang rendah atau tanpa laktosa. Kami juga berkolaborasi dengan ahli gizi, Leona Victoria, MND. Simak sampai akhir, ya!

Pakar/kreator yang ada di artikel ini

Leona Victoria
  • Pembaharuan terakhir: 12 Oktober 2021
  • 82.997 Views
Daftar isi

Apa saja gejala intoleransi laktosa pada bayi?

Profil pakar: Nutritionist, Leona Victoria, MND

Profil pakar: Nutritionist, Leona Victoria, MND

Victoria adalah ahli gizi yang memiliki akreditasi praktik dari Dietitians Association of Australia. Wanita yang memiliki gelar Master of Nutrition and Dietetics ini sudah 10 tahun berpengalaman menangani diabetes, weight management, mindful eating, dan gizi anak.


Pengalaman kerjanya di Sydney meliputi allergy clinic (RPAH), diabetes center (RNSH), dan Blacktown Medical Center. Di Indonesia Victoria banyak bekerja untuk corporate campaign seperti Kraft, Wyeth Nutrition, Meat & Livestock Australia, dan Pepsodent.

Susu rendah laktosa dan perbedaannya dengan susu bayi biasa

Susu rendah laktosa dan perbedaannya dengan susu bayi biasa

Laktosa adalah jenis gula yang terkandung di dalam susu dan hanya dapat dicerna dengan bantuan enzim laktase. Sayangnya, beberapa orang mengalami kekurangan enzim laktase di dalam pencernaannya sehingga tidak dapat mencerna laktosa. 


Laktosa yang tertinggal inilah yang kemudian menyebabkan diare. Karena itu, bayi, anak-anak, dan orang dewasa yang intoleran terhadap laktosa biasanya mengalami diare setelah mengonsumsi susu.


Susu bayi rendah laktosa menjadi solusi untuk bayi agar tetap mendapatkan nutrisi seimbang tanpa harus mengalami diare. Susu ini telah melalui proses hidrolisis, pasteurisasi, dan penambahan laktase


Makin banyak enzim laktase dalam susu, makin rendah kandungan laktosanya. Yang perlu Anda ingat, intoleransi laktosa berbeda dengan alergi susu sapi. Jadi, susu rendah laktosa belum tentu bisa dikonsumsi oleh bayi yang alergi terhadap protein dalam susu sapi.

Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Rendah laktosa berarti susu tersebut mengandung jumlah laktosa kurang dari 6 gram per takaran saji. Sebagai perbandingan, susu reguler biasanya mengandung 9–13 gram laktosa per 250 ml.

Berkolaborasi dengan pakar: Cara memilih susu bayi rendah laktosa

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui perbedaan susu rendah laktosa dari susu biasa, bukan? Jika bayi Anda intoleran terhadap laktosa, segera ganti susunya dengan susu rendah laktosa. Agar tidak salah memilih produk, Anda bisa menjadikan tips berikut ini sebagai panduan.

Periksa kandungan tambahan dalam susu bayi

Periksa kandungan tambahan dalam susu bayi

Meskipun bayi Anda intoleran terhadap laktosa, kondisi tersebut tidak akan menghalanginya untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Anda hanya perlu memilih susu rendah laktosa dengan kandungan tambahan yang dibutuhkan bayi untuk menambah nutrisinya. Berikut ini adalah beberapa kandungan yang sebaiknya ada di dalam susu bayi Anda.


  • Karbohidrat dan lemak: Harus ada dalam susu bayi, keduanya berperan penting dalam pembentukan massa otot yang memengaruhi pertambahan berat badan bayi. Karbohidrat dan lemak juga menjadi sumber energi utama bagi bayi Anda. 

  • Protein: Untuk menunjang perkembangan sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan otak, dan menyokong sistem pencernaan. 

  • ALA, LA, AA, DHA, dan kolin: Berperan dalam pembentukan sel-sel otak, saraf, dan retina. Selain itu, respons terhadap rangsangan saraf juga dapat ditingkatkan. 

  • Prebiotik FOS, vitamin A, vitamin C, vitamin E, selenium, dan seng: Apabila Anda ingin menjaga daya tahan tubuh bayi, usahakan memilih susu yang memiliki kandungan ini untuk memperkuat pencernaan.

  • Kalsium, fosfor, vitamin D, dan magnesium: Semua kandungan ini bermanfaat untuk menjaga tulang dan gigi bayi tetap kuat.
Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Anak memerlukan asupan yang mengandung omega-3 (dapat ditulis sebagai DHA, EPA, ALA) untuk dijadikan sel pembentuk massa otak. Sementara itu, choline berguna untuk membentuk neurotransmitter yang digunakan oleh sel otak dan saraf untuk berkomunikasi. 


Penambahan prebiotik FOS juga baik untuk menjaga keseimbangan mikroflora usus, melancarkan pencernaan, serta mencegah sembelit dan diare pada anak.

Pilih susu yang sesuai dengan usia bayi

Pilih susu yang sesuai dengan usia bayi

Seiring dengan bertambahnya usia bayi, sistem pencernaannya juga ikut berkembang. Pencernaan bayi makin lama akan makin kuat dan mampu mencerna kandungan-kandungan yang lebih kompleks. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih susu bayi sesuai dengan usianya. 


Beberapa susu bayi dapat dikonsumsi mulai dari usia 0–12 bulan. Akan tetapi, ada juga susu formula rendah laktosa untuk bayi usia 0–6 bulan dan 6–12 bulan. Agar tidak salah membeli susu, cermati label usia bayi di kemasan susu yang Anda pilih, ya!

Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Perbedaan antara susu formula untuk bayi 0–6 dan 6–12 bulan adalah rasio komposisi protein susu sapinya. Untuk 0–6 bulan, biasanya kandungan whey proteinnya lebih tinggi. Sementara itu, untuk 6–12 bulan kandungan casein-nya lebih tinggi. 


Lambung membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna casein sehingga dapat memberi efek kenyang lebih lama bagi bayi yang sudah lebih besar. Selain itu, terdapat juga perbedaan kandungan di komposisi zat besinya. Menurut AKG 2019, bayi yang berusia 6–12 bulan membutuhkan 11 mg zat besi per hari, sedangkan untuk anak 1–3 tahun hanya membutuhkan 7 mg.

Pertimbangkan susu kedelai sebagai alternatif pilihan

Pertimbangkan susu kedelai sebagai alternatif pilihan

Susu kedelai memiliki kandungan protein dan kalsium yang cukup tinggi. Jadi, Anda bisa mengonsumsinya agar kebutuhan nutrisi harian bisa terpenuhi. Saat ini, sudah ada berbagai produsen susu bayi yang mengeluarkan produk susu kedelai. 


Anda tak perlu ragu untuk memilihnya karena susu kedelai untuk bayi juga sudah difortifikasi dengan berbagai kandungan gizi. Dengan memberikan bayi Anda susu formula kedelai, kebutuhan gizinya akan terpenuhi tanpa terganggu dengan intoleransi laktosa.

Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Bagi anak-anak dengan alergi terhadap protein susu sapi atau lactose intolerance, susu berbahan dasar nabati (kedelai) juga bisa menjadi pilihan. Namun, pastikan anak tidak mempunyai alergi kedelai. 


Untuk susu formula, biasanya kandungan nutrisinya sudah disesuaikan agar menyerupai ASI. Namun, susu nabati homemade tidak bisa dijadikan sebagai substitusi karena kandungan protein, kalsium, dan lemaknya tidak mencukupi.

Pilih produk yang sesuai dengan budget Anda

Pilih produk yang sesuai dengan budget Anda

Susu bayi merupakan produk yang dikonsumsi secara terus menerus untuk waktu yang lama. Untuk memilih susu bayi, Anda tak perlu tergoda dengan nama besar merek tertentu. Fokuslah pada kandungan di dalam susu, bukan pada mereknya. Susu dari merek berbeda bisa dijual dengan harga yang terpaut cukup jauh meskipun kandungannya hampir sama.

Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Anda bisa perhatikan beberapa hal yang tertera pada box jumlah nutrisi per takaran saji. Di antaranya adalah kandungan kalori, protein, lemak, gula tambahan (pilih yang paling rendah), kandungan omega-3 (DHA, ALA atau EPA), choline, dan probiotik.

Perhatikan PAO produk

Perhatikan PAO produk

Perhatikan juga period after opening (PAO) susu bayi. PAO merupakan masa konsumsi terbaik dari susu setelah kemasannya dibuka. Ada produk yang harus dihabiskan dalam waktu 1–2 minggu, tetapi ada juga yang bisa bertahan hingga satu bulan. Cermati deskripsi produk atau bagian peringatan agar PAO-nya tidak terlewat.

Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Selain tanggal PAO dan kedaluwarsa, jangan lupa untuk memperhatikan kehigienisan penyimpanan dan pembuatan susu formula.

10 Rekomendasi susu bayi terbaik yang rendah laktosa

Selanjutnya, kami akan merekomendasikan sepuluh produk susu bayi terbaik yang rendah laktosa yang kami tentukan berdasarkan cara memilih di atas. Produk-produk ini dipilih secara teliti dengan mempertimbangkan kualitas produk, review pembeli, dan tingkat kepercayaan terhadap seller. Produk kami urutkan berdasarkan popularitasnya di marketplace Shopee dan Tokopedia. Produk-produk di bawah ini adalah pilihan mybest dan tidak ada hubungannya dengan pakar di artikel ini, Leona Victoria.

10
Kadar laktosa0 g
Kandungan tambahanKarbohidrat, lemak nabati, whey protein, kalsium, DHA. ARA, taurin, probiotik (Lactobacillus reuteri), zinc, multivitamin
Untuk usia0-12 bulan
Isi kemasan400 g
9
Kadar laktosa0 g
Kandungan tambahanLA, ALA, zat besi, vitamin, mineral, dan lain-lain
Untuk usia0–12 bulan
Isi kemasan400 g
8
Kadar laktosa0 g
Kandungan tambahanAA, DHA, protein, kalsium, vitamin, mineral, dan lain-lain
Untuk usia1–10 tahun
Isi kemasan400 g, 850 g
7

KalbeMorinaga Chil Kid Soya MoriCare Σ Triple Bifidus

Mulai dari Rp 89.744,00

Kadar laktosa0 g
Kandungan tambahanProtein kedelai, AA dan DHA, kolin, omega 3 dan 6, zat besi, vitamin, GOS, zink, dan lain-lain
Untuk usia1–3 tahun
Isi kemasan300 g, 600 g
6

Mead JohnsonPregestimil Formula Bayi Hipoalergenik

Mulai dari Rp 388.400,00

Kadar laktosa0 g
Kandungan tambahanDHA, ARA, LA. ALA, omega 3 dan 6, kalsium, zat besi, asam folat, vitamin, 15 mineral, dan lain-lain
Untuk usia0-12 bulan
Isi kemasan400 g
5
Kadar laktosa0 g
Kandungan tambahanProtein, lemak, karbohidrat, LA, ALA, ARA, DHA, ash (mineral), dan lain-lain
Untuk usia0-12 bulan
Isi kemasan400 g
4
Kadar laktosa0 g
Kandungan tambahanProtein, lemak, karbohidrat, DHA, vitamin, zat besi, kalsium, fosfor, dan lain-lain
Untuk usia0-24 bulan
Isi kemasan400 g
3

SarihusadaSGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx dengan IronC

Mulai dari Rp 92.150,00

Kadar laktosa0 g
Kandungan tambahanMinyak ikan, omega-3, omega-6, ironC, vitamin C, vitamin D, zinc, serat, dan lain-lain
Untuk usia1–5 tahun
Isi kemasan400 g, 700 g
2
Kadar laktosa0 g
Kandungan tambahanProtein whey, omega 3 dan 6, DHA, serat pangan, 13 vitamin, 9 mineral, dan lain-lain
Untuk usia1–10 tahun
Isi kemasan400 g, 800 g
1
Kadar laktosa0 g
Kandungan tambahanProtein, lemak, karbohidrat, multivitamin, asam amino, mineral
Untuk usia0-12 bulan
Isi kemasan400 g

Tabel perbandingan produk susu bayi terbaik yang rendah laktosa

Gambar produk
1
Nutricia Neocate LCP 1

Nutricia

2
Nestle Nutren Junior 1

Nestle

3
Sarihusada SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx dengan IronC 1

Sarihusada

4
Mead Johnson PurAmino 1

Mead Johnson

5
Mead Johnson Enfamil A+ LactoFree 1

Mead Johnson

6
Mead Johnson Pregestimil Formula Bayi Hipoalergenik 1

Mead Johnson

7
Kalbe Morinaga Chil Kid Soya MoriCare Σ Triple Bifidus 1

Kalbe

8
Abbott Isomil Plus Advance 1

Abbott

9
Nestle Lactogen LLF 1

Nestle

10
Nestle NAN Lactose Free 1

Nestle

Nama produk

Neocate LCP

Nutren Junior

SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx dengan IronC

PurAmino

Enfamil A+ LactoFree

Pregestimil Formula Bayi Hipoalergenik

Morinaga Chil Kid Soya MoriCare Σ Triple Bifidus

Isomil Plus Advance

Lactogen LLF

NAN Lactose Free

Keunggulan

Efektif menambah berat badan bayi

Daya tahan tubuh kuat, kemampuan berpikir pun hebat!

Cara aman untuk memberikan minyak ikan yang kaya manfaat

Atasi bayi dengan alergi susu sapi berat

Dukung kecerdasan bayi dengan susu yang kaya nutrisi untuk otak

Mampu mengatasi masalah malabsorbsi dan maldigesti lemak

Tiga probiotik baiknya lindungi saluran cerna

Mencukupi nutrisi anak galaktosemia

Bayi bebas dari diare, deh!

Meringankan masalah kolik dengan probiotik L reuteri

Harga mulai dariRp 314.500,00Rp 170.000,00Rp 92.150,00Rp 483.200,00Rp 208.200,00Rp 388.400,00Rp 89.744,00Rp 112.000,00Rp 85.000,00Rp 125.000,00
Kadar laktosa0 g0 g0 g0 g0 g0 g0 g0 g0 g 0 g
Kandungan tambahanProtein, lemak, karbohidrat, multivitamin, asam amino, mineralProtein whey, omega 3 dan 6, DHA, serat pangan, 13 vitamin, 9 mineral, dan lain-lainMinyak ikan, omega-3, omega-6, ironC, vitamin C, vitamin D, zinc, serat, dan lain-lainProtein, lemak, karbohidrat, DHA, vitamin, zat besi, kalsium, fosfor, dan lain-lainProtein, lemak, karbohidrat, LA, ALA, ARA, DHA, ash (mineral), dan lain-lainDHA, ARA, LA. ALA, omega 3 dan 6, kalsium, zat besi, asam folat, vitamin, 15 mineral, dan lain-lainProtein kedelai, AA dan DHA, kolin, omega 3 dan 6, zat besi, vitamin, GOS, zink, dan lain-lainAA, DHA, protein, kalsium, vitamin, mineral, dan lain-lainLA, ALA, zat besi, vitamin, mineral, dan lain-lainKarbohidrat, lemak nabati, whey protein, kalsium, DHA. ARA, taurin, probiotik (Lactobacillus reuteri), zinc, multivitamin
Untuk usia0-12 bulan1–10 tahun1–5 tahun0-24 bulan0-12 bulan0-12 bulan1–3 tahun1–10 tahun0–12 bulan0-12 bulan
Isi kemasan400 g400 g, 800 g400 g, 700 g400 g400 g400 g300 g, 600 g400 g, 850 g400 g 400 g
Tautan produk

Pertanyaan umum seputar susu rendah laktosa

Pertanyaan umum seputar susu rendah laktosa

Anda mungkin masih menyimpan banyak pertanyaan seputar susu rendah laktosa. Berikut ini, kami telah mengumpulkan beberapa pertanyaan tersebut dan akan menjawabnya satu per satu. 

Apa saja gejala intoleransi pada bayi?

Faktor intoleransi laktosa pada bayi biasanya karena keturunan dari orang tua. Namun, bayi lahir prematur atau mengalami penyakit celiac bisa juga memiliki intoleransi laktosa. Gejala-gejala intoleransi laktosa muncul 30 menit hingga 2 jam setelah bayi mengonsumsi susu formula atau MPASI. Berikut ini adalah gejala intoleransi laktosa yang bisa Anda amati pada bayi.


  • Sakit perut

Bayi yang mengalami sakit perut biasanya ditandai dengan tangisan lebih keras dari biasanya. Bayi tidak mau menyusu atau tidur, serta menunjukkan ekspresi kesakitan dengan menutup matanya.


  • Perut kembung

Bayi yang perutnya kembung akan rewel atau menangis tanpa alasan dan sering buang angin. Ia akan melengkungkan punggungnya ke belakang sambil mengangkat dan menendang-nendang kakinya.


  • Diare

Bayi sering buang air besar dan tekstur tinjanya encer serta berbau asam. Lalu, di sekitar anus terlihat kemerahan. Diare pada bayi tidak boleh dibiarkan karena bisa menyebabkan dehidrasi. Bila bayi mengalami dehidrasi, geraknya tidak akan aktif, badan lemas, mata sayu, bibir kering, dan kulitnya keriput.


  • Kesulitan menaikkan berat badan

Intoleransi laktosa akan menghambat penyerapan nutrisi sehingga berat badannya pun tidak bertambah. Jadi, penting pula untuk memastikan berat badan bayi sesuai pertambahan umurnya. 

Apakah susu bebas laktosa boleh dikonsumsi jangka panjang?

Intoleransi laktosa umumnya muncul ketika bayi baru saja lahir sampai dengan usianya 6 bulan. Di saat bayi Anda mengalami gejala-gejala seperti yang sudah disebutkan di atas, Anda bisa memberinya susu rendah laktosa. Dokter biasanya akan meresepkan susu rendah laktosa sampai dengan gejala-gejala tersebut berkurang atau berhenti.

Bila bayi masih mengalami intoleransi laktosa di usianya 6 bulan ke atas, pemberian susu bisa saja dilanjutkan. Pastikan saja nutrisi dari MPASI tetap terpenuhi dari daging, sayur, dan buah-buahan. Jika Anda ingin melanjutkan pemberian susu rendah laktosa pada bayi, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Apakah intoleransi laktosa bisa sembuh?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada empat jenis intoleransi laktosa yang perlu Anda ketahui.


  •  Intoleransi laktosa primer

Kondisi saat bayi beranjak besar dan mulai kurang mengonsumsi susu. Enzim laktase dalam usus akan ikut berkurang secara perlahan sehingga usus tidak mampu mencerna laktosa lagi. Hal inilah yang menyebabkan intoleransi laktosa.


  • Intoleransi laktosa sekunder

Kondisi saat bayi mengalami masalah pada ususnya, seperti diare, infeksi saluran pencernaan, atau gizi buruk. Hal ini menyebabkan vili usus rusak, kemudian enzim laktase berkurang dan terjadilah intoleransi laktosa sementara.

  • Intoleransi laktosa bawaan

Kelainan genetik pada bayi yang hanya memproduksi sedikit enzim laktase sehingga menyebabkan intoleransi laktosa sejak dini. Bayi seperti ini biasanya memiliki anggota keluarga lain yang mengalami hal serupa.


  • Intoleransi laktosa masa perkembangan

Kondisi yang terjadi akibat belum sempurnanya perkembangan usus bayi setelah lahir. Biasanya, hal ini terjadi pada bayi yang lahir prematur.


Bayi dengan intoleransi laktosa sekunder bisa sembuh dengan memperbaiki penyebab utama turunnya kadar enzim laktase. Salah satu caranya adalah dengan memberikan zink untuk memperbaiki vili usus secara bertahap. Kemudian, bayi dengan intoleransi laktosa masa perkembangan juga bisa sembuh seiring dengan bertambahnya usia dan pertumbuhannya.


Akan tetapi, bayi dengan intolerasi laktosa primer dan intoleransi laktosa bawaan lebih sulit sembuh. Yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi susu rendah laktosa, membatasi konsumsi produk susu, dan mengonsumsi makanan dengan probiotik. 

Tips dari ahli gizi Leona Victoria, MND

Tips dari ahli gizi Leona Victoria, MND

Jika susu formula yang Anda pilih masih mengandung laktosa, meskipun rendah, sebaiknya Anda memberi jarak pemberian susu minimum dua jam. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi lactose overload di sistem pencernaan anak. Lactose overload juga dapat memicu kembali ketidaknyamanan seperti kembung, konstipasi, dan diare.

Baca juga rekomendasi susu bayi dan anak lainnya di sini

Susu merupakan makanan cair yang kaya gizi untuk menunjang pertumbuhan bayi dan anak. Kami memiliki banyak artikel yang memberikan rekomendasi susu formula bayi dan susu pertumbuhan anak. Apabila Anda ingin membacanya, silakan klik tautan di bawah ini.

Kesimpulan

Memberikan susu rendah laktosa bisa membantu bayi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tanpa mengganggu pencernaannya. Agar tumbuh kembangnya sempurna, pilih susu rendah laktosa dengan tambahan kandungan yang dibutuhkan oleh bayi Anda. Sesuaikan juga dengan budget bulanan Anda, ya!


Semoga artikel ini membantu Anda yang kesulitan menemukan susu bayi rendah laktosa. Apabila Anda masih ragu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kepercayaan Anda sebelum memilih produknya.

Artikel terkait

Artikel populer

  • 10 Rekomendasi Susu Formula Terbaik untuk Bayi (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Susu Formula Terbaik untuk Bayi (Terbaru Tahun 2021)
    Susu formula mengandung berbagai nutrisi esensial untuk bayi sehingga menjadikannya ideal sebagai pendamping atau pengganti ASI saat diperlukan. Ada banyak merek susu formula yang bagus untuk bayi, seperti Enfamil, SGM, dan Lactogen. Akan tetapi, bagaimana cara memilih susu formula yang paling sesuai untuk bayi Anda?Di artikel ini, kami akan membahas cara memilih susu formula untuk bayi. Selain itu, kami juga akan memberikan rekomendasi susu formula terbaik untuk bayi prematur, bayi usia 0–6 bulan, dan juga usia 6–12 bulan. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang berguna bagi Anda!
    Makanan & susu bayi
    754.563 Views
  • 10 Rekomendasi Susu Formula Terbaik untuk Penambah Berat Badan Bayi (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Susu Formula Terbaik untuk Penambah Berat Badan Bayi (Terbaru Tahun 2021)
    Asupan terbaik untuk bayi di bawah usia 1 tahun adalah ASI. Namun, bayi pada kondisi tertentu membutuhkan tambahan nutrisi lain berupa susu formula. Susu formula untuk bayi di bawah 1 tahun tentu berbeda dengan anak usia di atas 1 tahun. Tahapan tumbuh kembang mereka berbeda sehingga kebutuhan nutrisinya juga berbeda.Artikel ini akan membantu Anda mencari susu formula untuk menambah berat badan bayi. Anda akan menemukan beberapa merek terbaik, seperti Morinaga BMT, Lactogen, atau Bebelove. Tidak perlu bingung memilih karena kami akan mengulasnya di sini. Jadi, tetaplah membaca, ya!
    Makanan & susu bayi
    52.800 Views
  • 10 Bubur Bayi Terbaik - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaru Tahun 2021)
    10 Bubur Bayi Terbaik - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaru Tahun 2021)
    Ketika mencapai usia 6 bulan, bayi Anda akan membutuhkan makanan pendamping air susu ibu (MPASI). Bubur bayi instan merupakan salah satu MPASI yang banyak digunakan. Selain praktis, bubur bayi ini memiliki berbagai varian rasa, kandungan vitamin, mineral, dan lainnya.Dalam artikel ini, kami akan mengulas cara memilih bubur bayi yang bagus, enak, sehat, dan baik untuk perkembangan bayi. Merk-merk bubur bayi untuk kecerdasan otak, seperti Milna, Promina, SUN, dan Cerelac tak ketinggalan untuk kami ulas. Kami juga berkolaborasi dengan ahli gizi kami, Leona Victoria. Yuk, simak terus artikel ini selengkapnya!
    Makanan & susu bayi
    242.218 Views
  • 10 Biskuit Bayi Terbaik - Ditinjau oleh Bidan (Terbaru Tahun 2021)
    10 Biskuit Bayi Terbaik - Ditinjau oleh Bidan (Terbaru Tahun 2021)
    Selepas usia 6 bulan, bayi boleh diberi makanan pendamping air susu ibu (MPASI). Selain bubur dan puree, ibu juga bisa memberikan camilan berupa biskuit khusus bayi. Fungsi biskuit ini adalah untuk menambah asupan gizi serta menjadi stimulan pertumbuhan gigi. Karena itu, Anda harus memperhatikan kandungan gizinya dengan saksama. Sekarang, kami akan menjelaskan cara memilih biskuit yang aman dan sehat untuk bayi. Bidan Ony juga turut menambah tips memilih biskuit yang bagus untuk bayi. Ada juga rekomendasi merek biskuit bayi yang bagus, seperti Milna, Yummy Bites, Promina, dan lain-lain. Selamat membaca!
    Makanan & susu bayi
    121.455 Views
  • 10 Rekomendasi Susu Formula Terbaik untuk Anak 2 Tahun (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Susu Formula Terbaik untuk Anak 2 Tahun (Terbaru Tahun 2021)
    Dalam tiap fase tumbuh kembang, anak-anak membutuhkan asupan nutrisi yang berbeda sesuai tingkat usia dan aktivitasnya. Maka dari itu, pemilihan susu formula untuk anak dua tahun haruslah sesuai dengan kebutuhan nutrisinya. Namun, nutrisi dan gizi apa saja yang harus ada dalam susu formula untuk anak dua tahun?Jika Anda bingung menentukan susu formula yang bagus, simaklah artikel kami ini. Kami akan membagikan tips memilih susu formula untuk anak dua tahun. Selain itu, kami juga akan memberikan rekomendasi susu formula terbaik, seperti Pediasure, Enfagrow, dan Bebelac. Yuk, langsung dibaca! 
    Makanan & susu bayi
    1.614 Views
  • 10 Rekomendasi Produk Promina Terbaik (Terbaru Tahun 2021)
    10 Rekomendasi Produk Promina Terbaik (Terbaru Tahun 2021)
    Sebagai seorang ibu pasti Anda akan selalu berusaha memberikan makanan dan snack yang tepat untuk buah hati. Untuk memenuhi kebutuhan Anda tersebut, Promina hadir dalam beragam produk yang kaya akan gizi untuk berbagai usia. Produk-produk merk Promina merupakan penyelamat, terutama bagi ibu dengan mobilitas tinggi.Karena itu, agar Anda menemukan produk yang tepat sesuai usia bayi Anda, simak artikel ini selengkapnya. Tips-tips cara memilih produk Promina akan kami bagikan. Rekomendasi produk Promina yang bagus, seperti Promina Bubur Bayi, Promina Homemade, dan Promina Puff juga akan kami ulas. Yuk, disimak!
    Makanan & susu bayi
    1.574 Views
  • Item lists populer

    Pencarian berdasarkan kategori