1. TOP
  2. >
  3. Ibu & anak
  4. >
  5. Makanan & susu bayi
  6. >
  7. 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2023)
  • 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2023) 1
  • 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2023) 2
  • 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2023) 3
  • 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2023) 4
  • 10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2023) 5

10 Susu Bayi Terbaik yang Rendah Laktosa - Ditinjau oleh Nutritionist (Terbaik Tahun 2023)

Bayi Anda mengalami diare setelah minum susu formula? Bisa jadi pencernaannya intoleran terhadap laktosa. Untuk mengatasinya, Anda bisa memberikan susu formula bayi rendah laktosa atau bebas laktosa. Kedua varian tersebut bisa Anda dapatkan dari berbagai merek, seperti Neocate LCP, Nutren Junior, dan SGM.


Jika Anda sedang mencari susu bayi yang bagus dan rendah atau bebas laktosa, Anda bisa membaca artikel ini. Kami akan mengulas tips memilih serta memberi rekomendasi sufor bayi terbaik yang rendah atau tanpa laktosa. Kami juga berkolaborasi dengan ahli gizi, Leona Victoria, MND. Simak sampai akhir, ya!

Diperbaharui 01-04-2023
Pakar
Nutritionist
Leona Victoria

Victoria adalah ahli gizi yang memiliki akreditasi praktik dari Dietitians Association of Australia. Wanita yang memiliki gelar Master of Nutrition and Dietetics ini sudah 10 tahun berpengalaman menangani diabetes, weight management, mindful eating, dan gizi anak. Pengalaman kerjanya di Sydney meliputi allergy clinic (RPAH), diabetes center (RNSH), dan Blacktown Medical Center. Di Indonesia Victoria banyak bekerja untuk corporate campaign seperti Kraft, Wyeth Nutrition, Meat & Livestock Australia, dan Pepsodent.

Profil Leona Victoria
Penyunting
mybest, Inc.
Tim editorial mybest

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.

Profil Tim editorial mybest
  • Konten ini dibuat secara independen oleh mybest. Kami mungkin menerima produk dan layanan secara gratis dari produsen dan/atau pemasangan iklan. Namun, produsen dan lainnya tidak terlibat dalam isi konten ataupun penentuan peringkat.
  • Silakan lihat kebijakan editorial mybest untuk detailnya
Cara memilih dalam artikel ini sudah ditinjau oleh pakar.
Produk di bawah ini diurutkan secara mandiri oleh tim editorial mybest berdasarkan hasil riset di berbagai sumber pada 13 Januari 2023 dan bukan dari pakar.

Susu rendah laktosa dan perbedaannya dengan susu bayi biasa

Susu rendah laktosa dan perbedaannya dengan susu bayi biasa

Laktosa adalah jenis gula yang terkandung di dalam susu dan hanya dapat dicerna dengan bantuan enzim laktase. Sayangnya, beberapa orang mengalami kekurangan enzim laktase di dalam pencernaannya sehingga tidak dapat mencerna laktosa. 


Laktosa yang tertinggal inilah yang kemudian menyebabkan diare. Karena itu, bayi, anak-anak, dan orang dewasa yang intoleran terhadap laktosa biasanya mengalami diare setelah mengonsumsi susu.


Susu bayi rendah laktosa menjadi solusi untuk bayi agar tetap mendapatkan nutrisi seimbang tanpa harus mengalami diare. Susu ini telah melalui proses hidrolisis, pasteurisasi, dan penambahan laktase


Makin banyak enzim laktase dalam susu, makin rendah kandungan laktosanya. Yang perlu Anda ingat, intoleransi laktosa berbeda dengan alergi susu sapi. Jadi, susu rendah laktosa belum tentu bisa dikonsumsi oleh bayi yang alergi terhadap protein dalam susu sapi.

Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Rendah laktosa berarti susu tersebut mengandung jumlah laktosa kurang dari 6 gram per takaran saji. Sebagai perbandingan, susu reguler biasanya mengandung 9–13 gram laktosa per 250 ml.

Berkolaborasi dengan pakar: Cara memilih susu bayi rendah laktosa

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui perbedaan susu rendah laktosa dari susu biasa, bukan? Jika bayi Anda intoleran terhadap laktosa, segera ganti susunya dengan susu rendah laktosa. Agar tidak salah memilih produk, Anda bisa menjadikan tips berikut ini sebagai panduan.

① Periksa kandungan tambahan dalam susu bayi

Periksa kandungan tambahan dalam susu bayi

Meskipun bayi Anda intoleran terhadap laktosa, kondisi tersebut tidak akan menghalanginya untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Anda hanya perlu memilih susu rendah laktosa dengan kandungan tambahan yang dibutuhkan bayi untuk menambah nutrisinya. Berikut ini adalah beberapa kandungan yang sebaiknya ada di dalam susu bayi Anda.


  • Karbohidrat dan lemak: Harus ada dalam susu bayi, keduanya berperan penting dalam pembentukan massa otot yang memengaruhi pertambahan berat badan bayi. Karbohidrat dan lemak juga menjadi sumber energi utama bagi bayi Anda

  • Protein: Untuk menunjang perkembangan sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan otak, dan menyokong sistem pencernaan

  • ALA, LA, AA, DHA, dan kolin: Berperan dalam pembentukan sel-sel otak, saraf, dan retina. Selain itu, respons terhadap rangsangan saraf juga dapat ditingkatkan. 

  • Prebiotik FOS, vitamin A, vitamin C, vitamin E, selenium, dan seng: Untuk menjaga daya tahan tubuh bayi. Usahakan memilih susu yang memiliki kandungan ini untuk memperkuat pencernaan.

  • Kalsium, fosfor, vitamin D, dan magnesium: Semua kandungan ini bermanfaat untuk menjaga tulang dan gigi bayi tetap kuat.
Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Anak memerlukan asupan yang mengandung omega-3 (dapat ditulis sebagai DHA, EPA, ALA) untuk dijadikan sel pembentuk massa otak. Sementara itu, choline berguna untuk membentuk neurotransmitter yang digunakan oleh sel otak dan saraf untuk berkomunikasi. 


Penambahan prebiotik FOS juga baik untuk menjaga keseimbangan mikroflora usus, melancarkan pencernaan, serta mencegah sembelit dan diare pada anak.

② Pilih susu yang sesuai dengan usia bayi

Pilih susu yang sesuai dengan usia bayi

Seiring dengan bertambahnya usia bayi, sistem pencernaannya juga ikut berkembang. Pencernaan bayi makin lama akan makin kuat dan mampu mencerna kandungan-kandungan yang lebih kompleks. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih susu bayi sesuai dengan usianya. 


Beberapa susu bayi dapat dikonsumsi mulai dari usia 0–12 bulan. Akan tetapi, ada juga sufor bebas laktosa ataupun rendah laktosa untuk bayi usia 0–6 bulan dan 6–12 bulan. Agar tidak salah membeli susu, cermati label usia bayi di kemasan susu yang Anda pilih, ya!

Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Perbedaan antara susu formula untuk bayi 0–6 dan 6–12 bulan adalah rasio komposisi protein susu sapinya. Untuk 0–6 bulan, biasanya kandungan whey proteinnya lebih tinggi. Sementara itu, untuk 6–12 bulan kandungan casein-nya lebih tinggi. 


Lambung membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna casein sehingga dapat memberi efek kenyang lebih lama bagi bayi yang sudah lebih besar. Selain itu, terdapat juga perbedaan kandungan di komposisi zat besinya. Menurut AKG 2019, bayi yang berusia 6–12 bulan membutuhkan 11 mg zat besi per hari, sedangkan untuk anak 1–3 tahun hanya membutuhkan 7 mg.

③ Pertimbangkan susu kedelai sebagai alternatif pilihan

Pertimbangkan susu kedelai sebagai alternatif pilihan

Susu kedelai memiliki kandungan protein dan kalsium yang cukup tinggi. Jadi, Anda bisa mengonsumsinya agar kebutuhan nutrisi harian bisa terpenuhi. Saat ini, sudah ada berbagai produsen susu bayi yang mengeluarkan produk susu kedelai. 


Anda tak perlu ragu memilihnya karena susu kedelai untuk bayi juga sudah difortifikasi dengan berbagai kandungan gizi. Dengan memberikan bayi Anda susu formula kedelai, kebutuhan gizinya akan terpenuhi tanpa terganggu dengan intoleransi laktosa.

Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Bagi anak-anak dengan alergi terhadap protein susu sapi atau lactose intolerance, susu berbahan dasar nabati (kedelai) juga bisa menjadi pilihan. Namun, pastikan anak tidak mempunyai alergi kedelai. 


Untuk susu formula, biasanya kandungan nutrisinya sudah disesuaikan agar menyerupai ASI. Namun, susu nabati homemade tidak bisa dijadikan sebagai substitusi karena kandungan protein, kalsium, dan lemaknya tidak mencukupi.

④ Sesuaikan produk dengan budget Anda

Sesuaikan produk dengan budget Anda

Susu bayi merupakan produk yang dikonsumsi secara terus menerus untuk waktu yang lama. Untuk memilih susu bayi, Anda tak perlu tergoda dengan nama besar merek tertentu. Fokuslah pada kandungan di dalam susu, bukan pada mereknya. Susu dari merek berbeda bisa dijual dengan harga yang terpaut cukup jauh meskipun kandungannya hampir sama.

Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Anda bisa perhatikan beberapa hal yang tertera pada box jumlah nutrisi per takaran saji. Di antaranya adalah kandungan kalori, protein, lemak, gula tambahan (pilih yang paling rendah), kandungan omega-3 (DHA, ALA atau EPA), choline, dan probiotik.

⑤ Perhatikan PAO produk

Perhatikan PAO produk

Perhatikan juga period after opening (PAO) susu bayi. PAO merupakan masa konsumsi terbaik dari susu setelah kemasannya dibuka. Ada produk yang harus dihabiskan dalam waktu 1–2 minggu, tetapi ada juga yang bisa bertahan hingga satu bulan. Cermati deskripsi produk atau bagian peringatan agar PAO-nya tidak terlewat.

Leona Victoria
Nutritionist
Leona Victoria

Selain tanggal PAO dan kedaluwarsa, jangan lupa untuk memperhatikan kehigienisan penyimpanan dan pembuatan susu formula.

10 Rekomendasi susu bayi terbaik yang rendah laktosa

Selanjutnya, kami akan merekomendasikan sepuluh produk susu bayi terbaik yang rendah laktosa yang kami tentukan berdasarkan cara memilih di atas. Produk-produk ini dipilih secara teliti dengan mempertimbangkan kualitas produk, review pembeli, dan tingkat kepercayaan terhadap seller. Produk kami urutkan berdasarkan popularitasnya di marketplace Shopee. Disclaimer: Sepuluh produk di bawah ini murni rekomendasi mybest dan bukan dari Leona Victoria.
Produk
Gambar
Harga terendah
Poin
1

Kalbe

Morinaga Chil Kid Soya MoriCare Σ Triple Bifidus

Kalbe Morinaga Chil Kid Soya MoriCare Σ Triple Bifidus 1枚目

Tiga probiotik baiknya lindungi saluran cerna

2

Nutricia

Bebelove Gold Soya 2

Nutricia Bebelove Gold Soya 2 1枚目

Dukung pertumbuhan optimal dengan susu yang kaya nutrisi

3

Sarihusada Generasi Mahardika

SGM Eksplor ISOPRO SOY Pro-GressMaxx

Sarihusada Generasi Mahardika SGM Eksplor ISOPRO SOY Pro-GressMaxx 1枚目

Cara aman untuk memberikan minyak ikan yang kaya manfaat

4

Nutricia

Neocate LCP

Nutricia Neocate LCP 1枚目

Efektif menambah berat badan bayi

5

Mead Johnson

Enfagrow A+ Neurapro Gentle Care​

Mead Johnson Enfagrow A+ Neurapro Gentle Care​ 1枚目

Pencernaan aman, si kecil nyaman beraktivitas

6

Mead Johnson

PurAmino

Mead Johnson PurAmino 1枚目

Bantu menutrisi bayi dengan alergi susu sapi berat

7

Nestle

Lactogen LLF

Nestle Lactogen LLF 1枚目

Bayi bebas dari diare, deh!

8

Nestle

Nutren Junior

Nestle Nutren Junior 1枚目

Daya tahan tubuh kuat, kemampuan berpikir pun hebat!

9

Sarihusada Generasi Mahardika

SGM LLM+

Sarihusada Generasi Mahardika SGM LLM+ 1枚目

Susu tanpa laktosa yang ramah di kantong

10

Mead Johnson

Pregestimil Formula Bayi Hipoalergenik

Mead Johnson Pregestimil Formula Bayi Hipoalergenik 1枚目

Mampu mengatasi masalah malabsorbsi dan maldigesti lemak

Perincian produk
Close
No.1

KalbeMorinaga Chil Kid Soya MoriCare Σ Triple Bifidus

Mulai dari Rp89.000,00

Tiga probiotik baiknya lindungi saluran cerna

Kelebihan:

  • Diperkaya tiga probiotik untuk meningkatkan kesehatan saluran pencernaan

Kekurangan:

  • Tidak bisa digunakan untuk bayi usia di bawah satu tahun

Saluran cerna yang sehat merupakan kunci penyerapan zat gizi yang sempurna. Produk ini diperkaya dengan formula MoriCare Σ Triple Bifidus, yaitu tiga bakteri baik. Probiotik pada susu bebas laktosa untuk bayi satu tahun ini berfungsi untuk kesehatan saluran pencernaan. 


Tidak hanya itu, daya tahan tubuh si kecil pun dapat terjaga secara optimal. Agar pencernaan bayi Anda tetap sehat dan terlindungi, tidak ada salahnya memberikan susu ini.

No.2

NutriciaBebelove Gold Soya 2

Mulai dari Rp76.900,00

Dukung pertumbuhan optimal dengan susu yang kaya nutrisi

Kelebihan:

  • Adanya FOS inulin sebagai bakteri baik untuk pencernaan
  • Terdapat beberapa hero ingredients yang mendukung perkembangan otak

Kekurangan:

  • Hanya tersedia satu ukuran kemasan

Apabila Anda sedang mencari susu soya buat si kecil, produk dari Nutricia ini bisa Anda andalkan. Bebelove Gold Soya 2 menawarkan kandungan yang kaya nutrisi. Adanya FOS inulin di dalamnya berfungsi sebagai bakteri baik untuk pencernaan.


Produk ini juga menyiapkan kandungan untuk perkembangan otak, seperti kolin, AA, DHA, taurin, minyak ikan, dan lainnya. Jadi, Anda dapat mendukung pertumbuhan si kecil dengan susu rendah laktosa yang kaya nutrisi. 

No.3

Sarihusada Generasi MahardikaSGM Eksplor ISOPRO SOY Pro-GressMaxx

Mulai dari Rp117.500,00

Cara aman untuk memberikan minyak ikan yang kaya manfaat

Kelebihan:

  • Mengandung minyak ikan yang bebas merkuri
  • Tersedia beberapa ukuran produk
  • Cocok untuk anak dengan alergi susu sapi

Kekurangan:

  • Kandungan yang terdapat di dalamnya tidak sebaik kandungan di produk rekomendasi lainnya

Ikan laut mengandung segudang zat yang baik untuk mendukung perkembangan otak anak. Sayangnya, saat ini, banyak ikan laut yang dikhawatirkan mengandung merkuri. Dengan SGM Eksplor Soya, Anda tak perlu khawatir akan hal tersebut. Susu bebas laktosa untuk bayi di atas satu tahun ini mengandung minyak ikan yang bebas merkuri. Pas untuk Anda yang sangat concern dengan keamanan bahan makanan anak.

No.4

Efektif menambah berat badan bayi

Kelebihan:

  • Mengandung asam amino yang mudah diserap sehingga dapat meningkatkan berat badan

Kekurangan:

  • Hanya tersedia satu ukuran kemasan

Bayi dengan intoleransi laktosa dan alergi susu sapi sering kali kesulitan menaikkan berat badan. Hal ini disebabkan karena penyerapan zat gizi yang kurang sempurna akibat terjadinya diare yang terlalu sering.


Susu bayi bebas laktosa ini mengandung asam amino, bentuk paling sederhana dari protein susu sapi. Karena merupakan bentuk terkecil, asam amino yang bersifat non-allergenic bisa dengan mudah diserap oleh tubuh bayi Anda. Hasilnya, berat badan bayi akan meningkat.

No.5

Mead JohnsonEnfagrow A+ Neurapro Gentle Care​

Mulai dari Rp224.000,00

Pencernaan aman, si kecil nyaman beraktivitas

Kelebihan:

  • Dapat digunakan untuk si kecil dengan masalah pencernaan
  • Melewati teknologi PHP yang membuat protein lebih cepat diserap

Kekurangan:

  • Tidak dapat digunakan untuk anak usia kurang dari satu tahun

Sistem pencernaan toddler masih berkembang sehingga kerap kali terasa sensitif. Hal ini dapat menimbulkan permasalahan pencernaan seperti perut kembung atau sering buang angin. Untuk itu, rekomendasi susu rendah laktosa dari Enfagrow A+ Neurapro Gentle Care​ ini dapat menjadi solusinya. 


Susu rendah laktosa untuk bayi diatas satu tahun ini memiliki teknologi PHP (Partially Hydrolyzed Protein). Kandungan tersebut membuat protein lebih mudah dicerna dan diserap. Si kecil pun bebas beraktivitas tanpa rewel!

No.6

Bantu menutrisi bayi dengan alergi susu sapi berat

Kelebihan:

  • Mengandung MCT oil yang cepat diserap tubuh sehingga nutrisi yang dibutuhkan tubuh terpenuhi 

Kekurangan:

  • Hanya tersedia satu ukuran kemasan

PurAmino tepat Anda belikan untuk anak yang alergi susu sapi berat atau alergi makanan berprotein tinggi. Diformulasikan khusus dengan asam amino sebagai salah satu bahan utama, produk ini mampu memenuhi kebutuhan gizi tanpa menimbulkan alergi. Tidak cukup sampai di situ, berkat MCT oil 33%, nutrisi dari susu ini begitu cepat diserap tubuh. 

No.7

Bayi bebas dari diare, deh!

Kelebihan:

  • Diformulasikan khusus untuk membantu mengatasi diare akibat intoleransi laktosa

Kekurangan:

  • Hanya tersedia satu kemasan

Salah satu ciri anak yang intoleransi laktosa adalah mengalami diare, perut kembung, atau sering buang angin. Jangan biarkan kondisi ini berlarut-larut, atasi segera dengan susu ini! Susu formula merk Lactogen LLF ini merupakan susu bebas laktosa untuk bayi diare akibat intoleransi laktosa. Namun, penggunaan susu bayi non laktosa ini sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu, ya!

No.8

Daya tahan tubuh kuat, kemampuan berpikir pun hebat!

Kelebihan:

  • Diperkaya sistein dan antioksidan untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak
  • Ada DHA serta omega-3 dan omega-6 untuk perkembangan otak

Kekurangan:

  • Tidak disarankan untuk anak usia kurang dari satu tahun

Anak yang picky eater memiliki risiko tinggi terhadap malnutrisi. Nah, susu Nutren Junior ini bisa membantu memenuhi nutrisi anak Anda. Kandungan sistein dan antioksidannya bekerja aktif menjaga ketahanan tubuh dan mencegah sang buah hati jatuh sakit. Tak hanya itu, otak si kecil pun akan ternutrisi sempurna berkat adanya DHA plus omega-3 dan omega-6.

No.9

Sarihusada Generasi MahardikaSGM LLM+

Mulai dari Rp35.000,00

Susu tanpa laktosa yang ramah di kantong

Kelebihan:

  • Susu bebas laktosa yang dapat digunakan saat si kecil mengalami masalah pencernaan

Kekurangan:

  • Kandungan kalsiumnya lebih rendah dari produk rekomendasi lainnya

Susu formula bebas laktosa biasa dikonsumsi oleh bayi dengan intoleransi laktosa. Namun, Anda juga dapat menggunakan susu nonlaktosa ini saat si kecil mengalami masalah pencernaan. Pasalnya, bayi yang mengalami diare berisiko mengalami dehidrasi dan menjadi lemas. 


Oleh karena itu, kandungan yang terdapat pada susu formula tanpa laktosa dapat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan. Salah satu produk yang kami rekomendasikan adalah SGM LLM+. Selain itu, keunggulan lainnya adalah harga yang ramah di kantong. Si kecil sehat, dompet Anda pun tetap padat. 

No.10

Mead JohnsonPregestimil Formula Bayi Hipoalergenik

Mulai dari Rp432.000,00

Mampu mengatasi masalah malabsorbsi dan maldigesti lemak

Kelebihan:

  • Terdapat MCT oil yang mampu membunuh bakteri jahat pada usus bayi
  • Cocok untuk bayi yang mengalami malabsorbsi makanan

Kekurangan:

  • Hanya untuk bayi usia 0–12 bulan

Selain dapat digunakan oleh bayi yang intoleransi laktosa, susu ini cocok untuk bayi yang memiliki masalah malabsorbsi makanan. Malabsorbsi makanan biasanya ditandai dengan feses bayi yang sangat berbau dan sangat lengket. Jika tidak segera diatasi, malabsorbsi makanan pada bayi bisa berakibat fatal pada perkembangannya.


Nah, Pregestimil bisa membantu Anda mengatasinya. Susu bayi tanpa laktosa ini mengandung MCT oil yakni lemak jenuh rantai sedang yang lebih mudah dicerna. Selain itu, MCT oil juga mampu membunuh bakteri jahat di dalam usus bayi.

Pertanyaan umum seputar susu rendah laktosa

Pertanyaan umum seputar susu rendah laktosa

Anda mungkin masih menyimpan banyak pertanyaan seputar susu rendah laktosa. Berikut ini, kami telah mengumpulkan beberapa pertanyaan tersebut dan akan menjawabnya satu per satu. 

Apa saja gejala intoleransi pada bayi?

Faktor intoleransi laktosa pada bayi biasanya karena keturunan dari orang tua. Namun, bayi lahir prematur atau mengalami penyakit celiac bisa juga memiliki intoleransi laktosa. Gejala-gejala intoleransi laktosa muncul 30 menit hingga 2 jam setelah bayi mengonsumsi susu formula atau MPASI. Berikut ini adalah gejala intoleransi laktosa yang bisa Anda amati pada bayi.


  • Sakit perut

Bayi yang mengalami sakit perut biasanya ditandai dengan tangisan lebih keras dari biasanya. Bayi tidak mau menyusu atau tidur, serta menunjukkan ekspresi kesakitan dengan menutup matanya.


  • Perut kembung

Bayi yang perutnya kembung akan rewel atau menangis tanpa alasan dan sering buang angin. Ia akan melengkungkan punggungnya ke belakang sambil mengangkat dan menendang-nendang kakinya.


  • Diare

Bayi sering buang air besar dan tekstur tinjanya encer serta berbau asam. Lalu, di sekitar anus terlihat kemerahan. Diare pada bayi tidak boleh dibiarkan karena bisa menyebabkan dehidrasi. Bila bayi mengalami dehidrasi, geraknya tidak akan aktif, badan lemas, mata sayu, bibir kering, dan kulitnya keriput.


  • Kesulitan menaikkan berat badan

Intoleransi laktosa akan menghambat penyerapan nutrisi sehingga berat badannya pun tidak bertambah. Jadi, penting pula untuk memastikan berat badan bayi sesuai pertambahan umurnya. 

Apakah susu bebas laktosa boleh dikonsumsi jangka panjang?

Intoleransi laktosa umumnya muncul ketika bayi baru saja lahir sampai dengan usianya 6 bulan. Di saat bayi Anda mengalami gejala-gejala seperti yang sudah disebutkan di atas, Anda bisa memberinya susu rendah laktosa. Dokter biasanya akan meresepkan susu rendah laktosa sampai dengan gejala-gejala tersebut berkurang atau berhenti.

Bila bayi masih mengalami intoleransi laktosa di usianya 6 bulan ke atas, pemberian susu bisa saja dilanjutkan. Pastikan saja nutrisi dari MPASI tetap terpenuhi dari daging, sayur, dan buah-buahan. Jika Anda ingin melanjutkan pemberian susu rendah laktosa pada bayi, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Apakah intoleransi laktosa bisa sembuh?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada empat jenis intoleransi laktosa yang perlu Anda ketahui.


  •  Intoleransi laktosa primer

Kondisi saat bayi beranjak besar dan mulai kurang mengonsumsi susu. Enzim laktase dalam usus akan ikut berkurang secara perlahan sehingga usus tidak mampu mencerna laktosa lagi. Hal inilah yang menyebabkan intoleransi laktosa.


  • Intoleransi laktosa sekunder

Kondisi saat bayi mengalami masalah pada ususnya, seperti diare, infeksi saluran pencernaan, atau gizi buruk. Hal ini menyebabkan vili usus rusak, kemudian enzim laktase berkurang dan terjadilah intoleransi laktosa sementara.

  • Intoleransi laktosa bawaan

Kelainan genetik pada bayi yang hanya memproduksi sedikit enzim laktase sehingga menyebabkan intoleransi laktosa sejak dini. Bayi seperti ini biasanya memiliki anggota keluarga lain yang mengalami hal serupa.


  • Intoleransi laktosa masa perkembangan

Kondisi yang terjadi akibat belum sempurnanya perkembangan usus bayi setelah lahir. Biasanya, hal ini terjadi pada bayi yang lahir prematur.


Bayi dengan intoleransi laktosa sekunder bisa sembuh dengan memperbaiki penyebab utama turunnya kadar enzim laktase. Salah satu caranya adalah dengan memberikan zink untuk memperbaiki vili usus secara bertahap. Kemudian, bayi dengan intoleransi laktosa masa perkembangan juga bisa sembuh seiring dengan bertambahnya usia dan pertumbuhannya.


Akan tetapi, bayi dengan intolerasi laktosa primer dan intoleransi laktosa bawaan lebih sulit sembuh. Yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi susu rendah laktosa, membatasi konsumsi produk susu, dan mengonsumsi makanan dengan probiotik. 

Tips dari ahli gizi Leona Victoria, MND

Tips dari ahli gizi Leona Victoria, MND

Jika susu formula yang Anda pilih masih mengandung laktosa, meskipun rendah sebaiknya Anda memberi jarak pemberian susu minimum dua jam. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi lactose overload di sistem pencernaan anak. Lactose overload juga dapat memicu kembali ketidaknyamanan seperti kembung, konstipasi, dan diare.

Baca juga rekomendasi susu bayi dan anak lainnya di sini

Susu merupakan makanan cair yang kaya gizi untuk menunjang pertumbuhan bayi dan anak. Kami memiliki banyak artikel yang memberikan rekomendasi susu formula bayi dan susu pertumbuhan anak. Apabila Anda ingin membacanya, silakan klik tautan di bawah ini.

Kesimpulan

Memberikan susu rendah laktosa bisa membantu bayi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tanpa mengganggu pencernaannya. Agar tumbuh kembangnya sempurna, pilih susu rendah laktosa dengan tambahan kandungan yang dibutuhkan oleh bayi Anda. Sesuaikan juga dengan budget bulanan Anda, ya!


Semoga artikel ini membantu Anda yang kesulitan menemukan susu bayi rendah laktosa. Apabila Anda masih ragu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kepercayaan Anda sebelum memilih produknya.

Apabila Anda membeli produk yang disebutkan di artikel, mybest mungkin akan menerima sebagian dari hasil penjualan produk tersebut.
Deskripsi setiap produk bersumber dari produsen/brand, situs marketplace, dan sebagainya.

Artikel terkait

Artikel populer

Favlist populer