1. TOP
  2. >
  3. Kamera
  4. >
  5. Lensa & aksesori
  6. >
  7. 10 Rekomendasi Lensa Fix Terbaik (Terbaru Tahun 2023)
  • 10 Rekomendasi Lensa Fix Terbaik (Terbaru Tahun 2023) 1
  • 10 Rekomendasi Lensa Fix Terbaik (Terbaru Tahun 2023) 2
  • 10 Rekomendasi Lensa Fix Terbaik (Terbaru Tahun 2023) 3
  • 10 Rekomendasi Lensa Fix Terbaik (Terbaru Tahun 2023) 4
  • 10 Rekomendasi Lensa Fix Terbaik (Terbaru Tahun 2023) 5

10 Rekomendasi Lensa Fix Terbaik (Terbaru Tahun 2023)

Jika Anda menggemari fotografi, mungkin Anda akan memerlukan setidaknya satu buah lensa fix. Selain untuk memotret objek gambar, lensa fix menjadi salah satu lensa yang paling pas untuk membuat konten video. Di pasaran, cukup banyak lensa fix yang dapat Anda jumpai.


Kali ini, kami akan memberikan tips memilih lensa fix terbaik sesuai dengan merek kamera yang Anda gunakan. Lensa fix yang bagus, misalnya merek Canon, Sony, dan Fujifilm akan kami ulas keunggulan dan kekurangannya. Jika Anda tidak ingin salah memilih lensa fix, silakan baca artikel ini sampai tuntas, ya!

Diperbaharui 09-02-2022
Penyunting
Kreator mybest Indonesia
Hannif Andy Al Anshori

Hannif mengawali kariernya sebagai peneliti dan konsultan di bidang pariwisata. Kamera menjadi teman perjalanannya. Dengan kamera, Hannif mengabadikan setiap keindahan dan keragaman budaya dalam bentuk foto, video, dan tulisan. Hasil perjalanannya berkeliling Indonesia diabadikan dalam akun Instagram @insanwisata dan blog www.insanwisata.com. Hannif juga memiliki ketertarikan dalam bidang teknologi. Menurutnya, teknologi memudahkan setiap pekerjaan dan bisa menjadi solusi dari setiap permasalahan.

Profil Hannif Andy Al Anshori
  • Konten ini dibuat secara independen oleh mybest. Kami mungkin menerima produk dan layanan secara gratis dari produsen dan/atau pemasangan iklan. Namun, produsen dan lainnya tidak terlibat dalam isi konten ataupun penentuan peringkat.
  • Silakan lihat kebijakan editorial mybest untuk detailnya
Produk di bawah ini diurutkan secara mandiri oleh tim editorial mybest berdasarkan hasil riset di berbagai sumber pada 13 Januari 2023.

Keunggulan lensa fix

Keunggulan lensa fix

Bagi Anda yang baru pertama kali menggeluti hobi fotografi, mungkin Anda bertanya-tanya, apa perbedaan lensa fix dengan lensa tele? Lensa fix atau disebut juga lensa prime adalah jenis lensa yang memiliki jarak fokal tunggal. Artinya, lensa ini tidak dapat melakukan pembesaran. Berbeda dengan lensa telephoto yang biasanya mampu melakukan pembesaran lebih dari 300 mm. 


Meski tidak bisa melakukan pembesaran, lensa fix memiliki banyak kelebihan. Berikut adalah beberapa kelebihan lensa fix, baik untuk kamera DSLR maupun mirrorless

  • Umumnya memiliki aperture yang besar sehingga dapat diandalkan di lokasi pemotretan yang minim cahaya

  • Dengan aperture besar, lensa fix mampu menghasilkan gambar dengan latar belakang yang bokeh

  • Dibanding lensa standar atau telephoto, lensa fix biasanya memiliki hasil gambar yang halus.

  • Ukuran lensa fix lebih compact sehingga mudah dibawa ke mana-mana

Cara memilih lensa fix

Selanjutnya, kami akan memperkenalkan beberapa tips dalam memilih lensa fix yang bagus. Pastikan Anda memperhatikan hal-hal penting, seperti ukuran sensor, focal length, nilai aperture, dan lainnya. 

① Perhatikan jenis kamera beserta ukuran sensornya

Perhatikan jenis kamera beserta ukuran sensornya

Saat ingin membeli lensa fix, cek terlebih dahulu jenis kamera yang saat ini Anda gunakan. Kamera DSLR dan mirrorless tentunya memiliki dudukan lensa yang berbeda. Meski demikian, lensa untuk kamera DSLR dapat dipasang pada kamera mirrorless. Namun, untuk memasangnya Anda akan membutuhkan adaptor lensa. 


Selain menyesuaikan dengan jenis kamera yang digunakan, perhatikan ukuran sensor kamera Anda. Di pasaran, terdapat tiga jenis sensor pada kamera, yaitu Micro Four Thirds, APS-C dan full frame. Namun, lensa dengan ukuran sensor Micro Four Thirds sendiri sangat terbatas dan sudah jarang digunakan. 


Lensa full frame memiliki tangkapan layar yang lebih besar dibanding APS-C. Hal yang membedakan lagi adalah dari segi bobot. Umumnya, lensa full frame lebih berat dibanding lensa APS-C. Jadi, pastikan Anda tidak salah saat memilih lensa fix, ya!

② Pilih berdasarkan focal length

Kebutuhan fotografi setiap orang tentunya berbeda-beda. Hal inilah yang membuat produsen kamera mendesain banyak lensa dengan focal length yang beragam. Focal length merupakan kemampuan lensa kamera untuk melihat dan merekam objek gambar. Nah, lensa fix dengan focal length berapa mm yang cocok untuk Anda? 

16 mm dan 18 mm: Pas untuk fotografi lansekap

16 mm dan 18 mm: Pas untuk fotografi lansekap

Lensa fix dengan focal length 16 mm dan 18 mm memiliki perspektif yang mirip dengan lensa ultra-wide. Lensa ini sangat cocok untuk memotret objek gambar dengan cakupan yang luas, seperti alam, interior ruangan, atau kumpulan manusia. Mengingat focal length-nya pendek, saat memotret Anda harus mendekat pada objek gambar.

24 mm dan 35 mm: Untuk human interest dan fotografi jalanan

24 mm dan 35 mm: Untuk human interest dan fotografi jalanan

Jika Anda menyukai genre human interest dan street photography, lensa berukuran 24 mm dan 35 mm adalah pilihan tepat. Dapat dikatakan juga bahwa lensa ini sangat fungsional untuk dibawa sebagai daily lens


Lensa fix ini juga dapat digunakan dalam ruang sempit. Artinya, jarak antara lensa dengan objek foto bisa cukup dekat. Lensa berukuran 24 mm dan 35 mm umumnya juga memiliki aperture yang besar sehingga memungkinkan untuk memberikan efek bokeh. 

50 mm dan 55 mm: Cocok untuk membuat konten video

50 mm dan 55 mm: Cocok untuk membuat konten video

Lensa 50 mm dan 55 mm merupakan jenis lensa fix yang paling umum digunakan oleh fotografer pemula dan profesional. Jika Anda berada di tempat yang sempit, area yang dapat dipotret kemungkinan akan mengalami crop yang banyak. Jadi, ada baiknya Anda menggunakan lensa fix berukuran 50 mm dan 55 mm di area yang luas


Umumnya, lensa ini digunakan untuk mengabadikan momen penting seperti pernikahan. Selain itu, rata-rata lensa 50 mm dan 55 m memiliki aperture yang besar sehingga sering digunakan untuk mendokumentasikan video. Dengan lensa ini, Anda bisa melakukan perekaman secara detail pada objek gambar

85 mm: Ideal untuk foto portrait

85 mm: Ideal untuk foto portrait

Saat Anda menggunakan lensa fix 85 mm, jarak yang paling ideal untuk memotret objek gambar adalah minimal 3 meter. Dengan begitu, lensa ini cocok untuk Anda yang kurang nyaman jika mengambil gambar dari dekat, khususnya dalam fotografi portrait. Lensa 85 mm juga dapat Anda gunakan untuk memotret secara close-up, misalnya tampak bagian mata atau bibir saja.

③ Cek nilai aperture lensa

Cek nilai aperture lensa

Aperture merupakan bukaan diafragma pada lensa yang berfungsi untuk menangkap cahaya ke dalam sensor. Nilai aperture pada lensa ditunjukkan dalam satuan huruf "F" yang diikuti angka. Makin kecil angkanya, makin banyak cahaya yang dapat ditangkap


Sebagai contoh, lensa dengan aperture F/1.8 dapat menangkap cahaya lebih banyak dibanding lensa dengan aperture F/2.2. Aperture pada lensa juga dapat menentukan bokeh atau tidaknya background gambar. Jika Anda menyukai efek bokeh yang maksimal, pilihlah lensa dengan nilai aperture kecil

④ Cek jenis dudukan lensanya

Cek jenis dudukan lensanya

Dudukan lensa atau yang disebut dengan mount kamera adalah poin penting yang harus dicek. Jika Anda telanjur membeli lensa yang tidak sesuai dengan dudukan pada bodi kamera, lensa tidak dapat terpasang. Pasalnya, setiap merek dan jenis kamera memiliki dudukan atau mounting yang berbeda. 


Untuk memudahkan Anda dalam memilih lensa fix, silakan simak ulasan berikut ini. 

  • E-Mount: Merupakan dudukan lensa pada kamera mirrorless Sony. Untuk mirrorless Sony dengan sensor full frame, lensa akan diikuti huruf FE. Sementara untuk kamera mirrorless Sony dengan sensor APS-C, lensa diikuti kode E. 

  • X-Mount: Merupakan dudukan lensa untuk kamera mirrorless Fujifilm

  • EF-Mount: Dudukan lensa untuk kamera DSLR Canon dengan sensor APS-C

  • RF-Mount: Jenis dudukan lensa pada kamera mirrorless Canon.

  • F-mount: Dudukan lensa untuk kamera DSLR Nikon

⑤ Perhatikan kecepatan AF (autofocus)

Perhatikan kecepatan AF (autofocus)

Umumnya, fitur autofocus sudah terpasang pada setiap bodi kamera. Namun, jika Anda lebih banyak memotret objek gambar bergerak, fitur autofocus pada lensa tentu sangat dibutuhkan. Dengan adanya fitur ini, Anda dapat mengunci objek gambar dengan cepat, bahkan saat objek gambar bergerak. 


Fitur autofocus pada lensa juga akan memudahkan Anda saat pengambilan gambar dengan mode burst. Dengan bantuan fitur autofocus, gambar yang dihasilkan tentunya akan bebas dari risiko blur. Untuk itu, cek secara detail spesifikasi pada lensa yang akan Anda pilih. 

⑥ Periksa ketersediaan fitur stabilisasi gambar

Periksa ketersediaan fitur stabilisasi gambar

Selain ditentukan oleh kecepatan autofocus, kejernihan foto juga ditentukan oleh fitur stabilisasi gambar atau Image Stabilization (IS). Terlebih lagi saat Anda memotret tanpa bantuan tripod, risiko gambar blur mungkin saja terjadi. Untuk meminimalkan risiko foto yang blur akibat guncangan, pertimbangkan memilih lensa fix yang dilengkapi stabilisasi gambar. 


Fitur stabilisasi gambar juga sangat dibutuhkan ketika Anda memotret dengan kondisi low light. Jika Anda menaikkan ISO, risiko noise mungkin saja terjadi. Jadi, ada baiknya Anda menggunakan kecepatan rendah. Dengan begitu, memotret pada kondisi low light akan lebih mudah. Bahkan saat Anda melakukan perekaman video, fitur stabilisasi gambar memungkinkan Anda untuk mendapatkan video yang lebih halus.

10 Rekomendasi lensa fix terbaik

Selanjutnya, kami akan merekomendasikan sepuluh lensa fix terbaik yang kami tentukan berdasarkan cara memilih di atas. Produk-produk ini dipilih secara teliti dengan mempertimbangkan kualitas produk, review pembeli, dan tingkat kepercayaan terhadap seller. Produk kami urutkan berdasarkan popularitasnya di marketplace Shopee.
Produk
Gambar
Harga terendah
Poin
1

Yongnuo

YN50mm F1.8

Yongnuo YN50mm F1.8 1枚目

Antiribet saat dibawa-bawa berkat bobot ringan

2

Canon

EF 50mm f/1.8 STM

Canon EF 50mm f/1.8 STM 1枚目

Dilengkapi Stepping Motor untuk autofocus cepat

3

Sony

FE 50mm F1.8

Sony FE 50mm F1.8 1枚目

Menghasilkan potret malam hari yang ciamik

4

Fujifilm

XC 35mm F2 Lens

Fujifilm XC 35mm F2 Lens 1枚目

Sistem autofocus-nya cepat dan tenang

5

Nikon

AF-S DX NIKKOR 35MM F/1.8G

Nikon AF-S DX NIKKOR 35MM F/1.8G 1枚目

Fokus cepat dan senyap dengan setelan adjustable

6

Sony

FE 85mm F1.8

Sony FE 85mm F1.8 1枚目

Menghadirkan bokeh yang halus untuk foto portrait

7

Canon

EF-S 24mm f/2.8 STM

Canon EF-S 24mm f/2.8 STM 1枚目

Ringkas dan tipis, menangkap momen dengan nyaman

8

Samyang

AF 18mm F2.8 FE

Samyang AF 18mm F2.8 FE 1枚目

Lensa ultra-wide angle untuk merekam perjalanan Anda

9

Sony

Sonnar T* FE 55mm F1.8 ZA

Sony Sonnar T* FE 55mm F1.8 ZA 1枚目

Performa Sonnar ZEISS yang tajam dan jernih

10

Fujifilm

XF 16mm F1.4 R WR

Fujifilm XF 16mm F1.4 R WR 1枚目

Gambar bebas flare berkat teknologi Nano-GI

Perincian produk
Close
No.1

Antiribet saat dibawa-bawa berkat bobot ringan

Kelebihan:

  • Kualitas gambar yang dihasilkan cukup bokeh

Kekurangan:

  • Ketajaman gambar kurang optimal

Yongnuo merupakan jenis lensa fix kamera Canon yang cukup populer di kalangan fotografer. Produk ini dibekali dengan kemampuan aperture lebar yang menghasilkan background foto blur atau bokeh. Jenis gambar yang dihasilkan juga beragam, seperti portrait, macro, hingga video. Lensa fix ini juga cukup murah sehingga sangat pas untuk Anda yang memiliki budget terbatas. 


Dari semua keunggulan yang dimiliki, hal paling menonjol ialah bobotnya. Lensa ini sangat ringan sehingga tak membuat Anda kesulitan saat membawanya bepergian. Bobot yang ringan tersebut juga akan memudahkan Anda saat ingin membuat video karena tidak akan membuat tangan pegal.

No.2

CanonEF 50mm f/1.8 STM

Mulai dari Rp2.464.200,00

Dilengkapi Stepping Motor untuk autofocus cepat

Kelebihan:

  • Ringan sehingga lebih fleksibel dibawa ke mana pun
  • Nilai aperture besar dan dapat menghasilkan bokeh maksimal

Kekurangan:

  • Warna kurang tajam

Produk ini hadir dengan Stepping Motor (STM) yang membuat autofocus dapat beroperasi dengan cepat dan tidak berisik. Untuk Anda yang bergerak di bidang foto wedding, kami rekomendasikan Anda untuk segera membeli lensa fix Canon ini. Lensa fix Canon 50 mm juga paling sering digunakan oleh para fotogragfer pemula dan profesional. 


Dengan adanya teknologi STM, Anda dapat merekam semua momen dengan jelas dan nyaman. Bagian aperture-nya merupakan lingkaran tujuh bilah dengan lapisan atau coating lensa yang optimal. Bagian tersebut mampu membuat hasil bidikan minim flare dan ghosting

No.3

SonyFE 50mm F1.8SEL50F18F

Mulai dari Rp3.849.000,00

Menghasilkan potret malam hari yang ciamik

Kelebihan:

  • Hasil gambar lebih bokeh
  • Nilai aperture yang kecil bisa diandalkan untuk pemotretan di ruangan yang minim cahaya

Kekurangan:

  • Autofocus kurang cepat dan menghasilkan bunyi yang kurang nyaman

Apakah Anda pengguna kamera mirrorless Sony full frame dan lebih banyak memotret di malam hari? Jika ya, Anda dapat mengandalkan produk ini. Berkat aperture F/1.8, lensa ini mampu menghasilkan foto yang jelas bahkan di waktu dan tempat minim cahaya.


Menariknya lagi, Anda dapat melakukan pemotretan tersebut tanpa harus menggunakan setelan ISO yang tinggi. Keunggulan aperture-nya juga mampu menghasilkan foto tajam dengan latar bokeh yang bagus. Dari segi ketahanan pun tak perlu diragukan karena dudukannya berbahan metal yang kokoh.

No.4

FujifilmXC 35mm F2 Lens

Mulai dari Rp2.999.000,00

Sistem autofocus-nya cepat dan tenang

Kelebihan:

  • Spesifikasinya tepat untuk foto portrait

Kekurangan:

  • Hasil gambar kurang bokeh

Lensa ini dibekali dengan lensa spherical yang dapat membatasi terjadinya spherical aberration. Artinya, cahaya yang masuk akan berada pada titik fokus yang sama. Anda pun akan mendapatkan foto dengan ketajaman yang optimal. 


Selain itu, sistem autofocus pada lensa ini bekerja dengan cepat dan minim suara. Bagi Anda yang menggunakan kamera Fujifilm untuk perekaman video, produk ini adalah pilihannya. Dari segi desain, lensa ini juga cukup portabel dengan bobot yang tergolong ringan.

No.5

NikonAF-S DX NIKKOR 35MM F/1.8G

Mulai dari Rp2.827.000,00

Fokus cepat dan senyap dengan setelan adjustable

Kelebihan:

  • Dapat diatur dengan mudah untuk manual atau autofocus

Kekurangan:

  • Tudung lensa tidak dapat dibalik sehingga kurang maksimal memberi perlindungan 

Jika Anda memiliki hobi di bidang street photography, produk ini dapat diandalkan. Dengan sistem Silent Wave Motor AF, fokus bidikan akan terkunci secara cepat dan senyap. Pada bagian samping lensa, terdapat fungsi fokus manual yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.


Lensa Nikon paling tajam ini juga dilengkapi dengan Nikon's Super Integrated Coating yang dapat mengurangi flare dan ghosting. Saat memotret dalam kondisi minim cahaya pun tak masalah berkat aperture F/1.8 yang dapat mengontrol distorsi. Lensa ini juga menjadi salah satu lensa Nikon yang menghasilkan gambar bokeh cukup bagus, lho!

No.6

SonyFE 85mm F1.8SEL85F18

Mulai dari Rp8.099.000,00

Menghadirkan bokeh yang halus untuk foto portrait

Kelebihan:

  • Gambar lebih tajam, latar belakang bokeh maksimal

Kekurangan:

  • Bobotnya berat, bisa membuat tangan lelah bila digunakan berjam-jam 

Produk ini dibekali dengan tombol tahan fokus yang dapat disesuaikan saat pemotretan tengah berlangsung. Bagian optiknya menawarkan kinerja yang dapat diandalkan, khususnya untuk menghasilkan latar bokeh yang halus. Hal tersebut didukung dengan aperture melingkar sembilan bilah yang bekerja pada efek pengaburan.


Untuk itu, kami rekomendasikan produk ini untuk Anda yang menyukai genre fotografi portrait atau menggunakan model. Menariknya lagi, lensa ini juga dapat bertahan pada kondisi cuaca gerimis ataupun angin besar. Jadi, Anda tak perlu khawatir jika ingin mengambil gambar di area outdoor.

No.7

CanonEF-S 24mm f/2.8 STM

Mulai dari Rp3.352.200,00

Ringkas dan tipis, menangkap momen dengan nyaman

Kelebihan:

  • Ukuran tipis dan tidak berat
  • Dilengkapi motor STM yang cocok untuk video karena tidak menghasilkan bunyi selama pencarian fokus

Kekurangan:

  • Bokeh kurang maksimal

Produk dari Canon ini berjenis lensa pancake yang berarti ukurannya pendek dan praktis untuk digunakan. Ukurannya hanya sepertiga dari ketebalan lensa kit, serta berbobot sangat ringan. Untuk fotografer pemula yang ingin membidik dengan perspektif standar atau normal, pilihlah produk ini.


Dengan kelebaran sudut pandang alami tersebut, Anda dapat menangkap momen-momen sederhana dengan bagus. Sebut saja aktivitas sehari-hari, keluarga, hewan peliharaan, dan sebagainya. Anda juga dapat memotret dengan tenang tanpa suara noise berkat motor STM atau Stepping Motor.

No.8

SamyangAF 18mm F2.8 FE

Mulai dari Rp4.450.000,00

Lensa ultra-wide angle untuk merekam perjalanan Anda

Kelebihan:

  • Hasil gambar cukup tajam 
  • Ringan dan ukurannya sangat compact

Kekurangan:

  • Tidak ada stabilisasi gambar optik 

Untuk Anda yang suka traveling ke alam terbuka, pastikan produk ini menjadi teman perjalanan Anda. Lensa ini dapat diaplikasikan pada kamera Sony dengan sensor full frame. Lensa ini juga dapat diandalkan untuk menangkap pemandangan yang sangat luas. Kemampuan sudut pandang super wide pada lensa ini mencapai 100˚ dalam satu bidikan. 


Fitur autofocus pada lensa ini menggunakan teknologi Linear Stepping Motor. Jadi, Anda dapat mengoperasikan autofocus secara cepat dan stabil. Keunggulan lainnya ialah lensa ini ringan dan compact sehingga tak merepotkan saat dibawa bepergian.

No.9

SonySonnar T* FE 55mm F1.8 ZASEL55F18Z

Mulai dari Rp13.849.000,00

Performa Sonnar ZEISS yang tajam dan jernih

Kelebihan:

  • Hasil gambar tajam dan memiliki kontras tinggi

Kekurangan:

  • Bobotnya berat, bisa membuat tangan lelah bila digunakan berjam-jam

Lensa ini dilengkapi dengan teknologi Sonnar ZEISS di dalam desain optiknya. Fitur yang dikombinasikan dengan aperture lebar pastinya menghasilkan gambar yang jernih dan tajam. Terlebih lagi, lapisan T* yang dapat menghalau sinar berlebih yang mengganggu.


Dengan lensa ini, Anda juga bisa memperoleh perekaman dengan gaya cinematic. Untuk itu, Anda yang menyediakan jasa video profesional dapat memilih produk ini. Selain itu, lensa ini memiliki ketahanan terhadap debu dan udara lembap sehingga aman digunakan di alam terbuka.

No.10

FujifilmXF 16mm F1.4 R WR

Mulai dari Rp14.499.000,00

Gambar bebas flare berkat teknologi Nano-GI

Kelebihan:

  • Tahan terhadap percikan air dan debu
  • Warna yang dihasilkan tajam dan memiliki kontras tinggi 

Kekurangan:

  • Meski memiliki focal length pendek, bobot lensa cukup berat

Saat memotret di siang hari, terkadang terdapat efek flare dan ghosting pada hasil bidikan. Efek flare sendiri menampilkan cahaya yang terlalu silau sehingga menutupi objek utama. Untuk mengatasi hal tersebut, lensa ini memiliki teknologi Nano-GI, yakni lapisan yang mampu menghindari terjadinya over exposure pada foto.


Selain itu, lensa ini memiliki angle yang lebih lebar dari penglihatan mata manusia. Untuk Anda yang menggeluti bidang fotografi lanskap serta arsitektural, produk ini dapat dipertimbangkan. Untuk pengaturan fokus manual dan autofocus, Anda dapat mengoptimalkan fitur yang terdapat pada bagian clutch lensa.

Baca juga rekomendasi lensa kamera lainnya di sini

Selain lensa fix dari berbagai merek kamera, kami juga secara khusus mengulas macam-macam lensa fix terbaik untuk Canon. Untuk Anda pengguna kamera Sony dan Nikon, kami juga akan memberikan rekomendasi artikel yang dapat dijadikan referensi. Jika Anda tertarik, silakan klik tautan di bawah ini, ya!

Kesimpulan

Setelah membaca artikel ini, apakah Anda tertarik untuk segera mencoba lensa baru? Atau Anda justru sudah menikmati manfaat dari penggunaan lensa fix? Dengan lensa fix, Anda dapat dengan mudah menghasilkan gambar yang bokeh. Namun, pastikan Anda mengecek kembali nilai aperture pada lensa yang akan dibeli. 


Tuntas sudah ulasan kami mengenai tips memilih lensa fix terbaik dari berbagai merek. Semoga rekomendasi produk dari kami sudah sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Apabila Anda membeli produk yang disebutkan di artikel, mybest mungkin akan menerima sebagian dari hasil penjualan produk tersebut.
Deskripsi setiap produk bersumber dari produsen/brand, situs marketplace, dan sebagainya.

Artikel terkait

Artikel populer

Favlist populer