1. TOP
  2. >
  3. Kamera
  4. >
  5. Lensa & aksesori
  6. >
  7. 10 Rekomendasi Lensa Mirrorless Terbaik (Terbaru Tahun 2023)
  • 10 Rekomendasi Lensa Mirrorless Terbaik (Terbaru Tahun 2023) 1
  • 10 Rekomendasi Lensa Mirrorless Terbaik (Terbaru Tahun 2023) 2
  • 10 Rekomendasi Lensa Mirrorless Terbaik (Terbaru Tahun 2023) 3
  • 10 Rekomendasi Lensa Mirrorless Terbaik (Terbaru Tahun 2023) 4
  • 10 Rekomendasi Lensa Mirrorless Terbaik (Terbaru Tahun 2023) 5

10 Rekomendasi Lensa Mirrorless Terbaik (Terbaru Tahun 2023)

Penggunaan lensa pada kamera mirrorless sangat memengaruhi hasil foto yang didapat. Untuk menghasilkan efek bokeh, mendapatkan gambar yang tajam dengan jangkauan lebar, memotret objek jarak jauh, tentunya tidak bisa hanya menggunakan satu lensa saja.

Untuk itu, produsen seperti Olympus, Sony, Canon, Fujifilm, Panasonic, dan Nikon secara aktif mengembangkan lensa untuk kamera mirrorless. Melalui artikel ini, kami akan mengajak Anda untuk mengetahui cara memilih lensa mirrorless beserta produk-produk rekomendasinya, termasuk lensa keluaran third party, seperti Meike. Yuk, disimak!
Diperbaharui 07-31-2022
Penyunting
mybest, Inc.
Tim editorial mybest

mybest adalah situs layanan informasi produk rekomendasi berdasarkan uji coba menyeluruh serta bantuan pendapat oleh pakar. Menghasilkan konten setiap hari, mybest menyediakan pengalaman memilih terbaik bagi lebih dari 3 juta user per bulannya. Berbagai tema konten, mulai dari kosmetik, kebutuhan sehari-hari, elektronik rumah tangga, hingga jasa bisa ditemukan di mybest.

Profil Tim editorial mybest
  • Konten ini dibuat secara independen oleh mybest. Kami mungkin menerima produk dan layanan secara gratis dari produsen dan/atau pemasangan iklan. Namun, produsen dan lainnya tidak terlibat dalam isi konten ataupun penentuan peringkat.
  • Silakan lihat kebijakan editorial mybest untuk detailnya
Produk di bawah ini diurutkan secara mandiri oleh tim editorial mybest berdasarkan hasil riset di berbagai sumber pada 13 Januari 2023.

Cara memilih lensa kamera mirrorless

Lensa merupakan perangkat penting pada kamera. Lensa mampu memengaruhi kualitas gambar dari segi ketajaman, kontras, warna, dan efek tertentu. Ada berbagai lensa kamera mirrorless dengan beragam ukuran dan kegunaan. Untuk itu, simak penjelasan cara memilih lensa kamera mirrorless berikut ini!

① Pilih lensa sesuai tujuan penggunaan

Untuk memilih lensa kamera mirrorless, tentukan terlebih dahulu tujuan Anda menggunakannya. Hal ini karena setiap jenis lensa memiliki ukuran focal length yang memengaruhi jarak dan fokus pengambilan objek. Secara umum, jarak fokal dibagi menjadi tiga berdasarkan penggunaannya, yaitu wide, portrait, dan tele.

Untuk foto landscape hingga vlog, pilih lensa wide

Untuk foto landscape hingga vlog, pilih lensa wide
Lensa wide memiliki focal length di kisaran 10–35 mm, sementara lensa ultra-wide 10–18 mm. Ukuran focal length yang pendek membuat cakupan pandangan lensa yang ditangkap menjadi luas. Makin pendek ukuran jarak fokal, makin luas pandangan yang bisa ditangkap. Umumnya lensa wide dan ultra-wide berjenis fix atau memiliki satu ukuran focal length dan aperture-nya besar.

Dengan lensa wide, Anda bisa memotret pemandangan, arsitektur, acara pesta ulang tahun dan pernikahan, hingga untuk vlog. Lensa wide dengan focal length pendek inilah yang cocok untuk mengambil banyak objek dalam satu frame sekaligus

Untuk foto portrait, close-up, atau yang menonjolkan detail, pilih lensa standar

Untuk foto portrait, close-up, atau yang menonjolkan detail, pilih lensa standar
Lensa standar merupakan lensa yang memiliki jarak pandang seperti mata manusia melihat objek dalam kondisi normal. Lensa ini biasanya memiliki focal length antara 3585 mm dengan ukuran ideal 50 mm. Lensa standar direkomendasikan untuk fotografi portrait. Anda bisa memotret objek manusia dengan ukuran sebadan, sebahu, atau close-up wajah.

Selain menjadi andalan fotografi portrait, lensa standar juga bisa untuk melengkapi kebutuhan fotografi jalanan, foto jurnalisme, dan foto event. Ukurannya yang pas membuat lensa ini mudah dibawa ke mana saja dan tidak terlalu menonjol saat dipasang pada kamera. Pada lensa standar tipe fix, Anda juga bisa mendapatkah efek bokeh yang smooth karena umumnya aperture-nya besar.

Memotret jarak jauh, olahraga, atau wildlife? Gunakan lensa tele

Memotret jarak jauh, olahraga, atau wildlife? Gunakan lensa tele

Lensa tele (telefoto) memiliki focal length antara 70–600 mm. Lensa ini dirancang untuk memotret objek jarak jauh, seperti kegiatan olahraga, balapan, satwa, dan lainnya. Lensa tele atau tele zoom memiliki rentang pembesaran yang lebar. Makin besar ukuran focal length, makin jauh jarak yang bisa dijangkau lensa. Berikut ini panduan singkat untuk menyesuaikan ukuran lensa tele dengan objeknya.


  • Focal length 85–135 mm untuk mengambil foto jarak pendek atau portrait.
  • Focal length 135–300 mm untuk memotret kegiatan olahraga.
  • Focal length di atas 300 mm untuk memotret olahraga outdoor dan hewan liar.

Dari segi bobot, ukuran, dan harga, lensa telefoto biasanya lebih berat, besar, dan mahal dari lensa lainnya. Apabila Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang lensa tele, silakan kunjungi artikel kami di bawah ini.

② Ketahuilah tipe lensa

Selanjutnya, Anda perlu mengetahui tipe-tipe lensa. Pada penjelasan sebelumnya mungkin Anda penasaran dengan yang dimaksud lensa tipe fix dan zoom. Karena itu, simak penjelasan berikut ini agar tidak tidak salah memilih lensa.

Lensa fix: Untuk hasil foto bokeh

Lensa fix: Untuk hasil foto bokeh

Lensa fix atau lensa tetap adalah lensa yang hanya memiliki satu focal length, seperti 50 mm atau 300 mm. Ia juga hanya memiliki satu aperture saja. Karena itu, Anda perlu bergerak demi menemukan jarak bidik yang tepat. Nilai aperture pada lensa fix umumnya kecil, tetapi itulah yang menjadi keunggulannya. Meski dipakai pada malam hari, lensa jenis ini mampu menghasilkan gambar yang tajam dan berlatar bokeh.


Lensa fix hadir dalam berbagai varian tergantung dari tujuan penggunaan, seperti untuk memotret wide, portrait, atau makro. Lensa fix juga lebih ringan dan kecil dibanding lensa zoom. Hal ini karena material dan komponen di dalamnya lebih sedikit dibanding tipe zoom yang memiliki aneka focal length.

Lensa zoom: fleksibel untuk memotret objek dekat maupun jauh

Lensa zoom: fleksibel untuk memotret objek dekat maupun jauh
Kebalikan dari lensa fix, lensa zoom memiliki variasi focal length yang bisa diatur sesuai keinginan. Anda tinggal memutar ring focal length untuk mencari jarak dan sudut pandang terbaik. Lensa zoom memiliki dua titik focal length terbesar dan terkecil. Sebagai contoh, lensa zoom 18–105 mm berarti focal length terkecilnya adalah 18 mm dan terbesarnya 105 mm. 

Dengan lensa zoom, Anda bisa memakai mode wide dan berganti ke portrait atau tele sesuai focal length yang tersedia. Karena itulah lensa zoom juga biasa dijuluki lensa serbaguna.

③ Kenali jenis sensor kamera yang kompatibel dengan lensa

Kenali jenis sensor kamera yang kompatibel dengan lensa

Sensor kamera merupakan komponen untuk mengubah gambar dari tangkapan lensa ke sinyal digital. Setiap sinyal digital akan diproses oleh chip kamera yang kemudian disajikan dalam bentuk file gambar. Ukuran sensor kamera digital yang ada saat ini berbeda-beda. Berikut adalah ukuran sensor kamera yang paling umum.


  • Full-frame adalah ukuran sensor kamera seluas 35 x 24 mm. Ukuran ini biasa ditemui pada kamera DSLR high-end dan mirrorless mid-end ke atas. Kualitas gambarnya sangat baik dengan sudut pandang lebih luas dan lebih mudah menghasilkan bokeh. Ada banyak pilihan lensa yang mendukung sensor full frame, terutama pada merek Sony dan Canon.

  • APS-C adalah sensor kamera berukuran  23,6 x 15,60 mm. Bobot kamera mirroless APS-C umumnya lebih ringan dengan body compactKualitas gambarnya masih sangat baik, tetapi kinerja ISO dan bokeh-nya setingkat di bawah full-frame. Lensa Sony dengan kode E dan Canon berkode M mendukung kamera bersensor APS-C.

  • Micro Four Thirds merupakan sensor kamera berukuran 17 x 13 mm. Lensa yang kompatibel dengan sensor ini bisa dipasang di semua merek mirrorless Micro Four Thirds. Saat ini, merek kamera mirrorless yang menggunakan ukuran sensor Micro Four Thirds adalah Panasonic dan Olympus. Pilihan ukuran lensanya juga tidak sebanyak full-frame dan APS-C.

④ Sesuaikan dengan mounting kamera yang kompatibel

Sesuaikan dengan mounting kamera yang kompatibel

Mount kamera adalah dudukan tempat lensa dipasang pada kamera. Setiap merek dan seri kamera mirrorless memiliki ukuran mounting yang berbeda. Pastikan bahwa lensa kompatibel dengan mounting pada kamera mirrorless Anda. Berikut ini beberapa tipe mount pada kamera mirrorless.


  • E-mount merupakan dudukan lensa pada kamera mirrorless Sony. Mount ini didesain Sony untuk mendukung dua format sensor sekaligus, APS-C dan full frame. Lensa Sony full frame memiliki kode E pada keterangan body lensa, sedangkan lensa Sony APS-C berkode FE.

  • X-mount dan G-mount adalah dudukan lensa kamera mirrorless Fujifilm. Kamera Fuji X-series menggunakan X-mount, sementara G-series menggunakan G-mountUntuk format sensor, X-mount menggunakan APS-C dan G-mount format medium. Pastikan Anda memilih lensa dengan kode X dan G yang sesuai.

  • Micro Four Thirds mount adalah dudukan lensa pada kamera mirrorless Olympus dan Panasonic. Sesuai dengan namanya, mount ini menggunakan format Micro Four Third. Kedua merek ini dapat berbagi lensa yang sama.

  • EF-M mount dan R-mount merupakan dudukan lensa kamera mirrorless Canon. EF-M mount mendukung format sensor APS-C, sedangkan R-mount untuk format full frame. Pilih lensa dengan kode EF untuk EF-M mount, dan kode R untuk R-mount.

  • Nikon Z mount dan Nikon 1 adalah dudukan lensa pada kamera mirrorless Nikon. Kamera mirrorless Nikon seri Z menggunakan Nikon Z mount, sementara Nikon 1 seri J dan V menggunakan Nikon 1 mount. Nikon Z mendukung dua format sensor, APS-C dan full frame, sedangkan Nikon 1 memakai format CX. Namun, seri Nikon 1 V dan J sudah tidak diproduksi lagi.

⑤ Perhatikan aperture pada lensa

Perhatikan aperture pada lensa

Berikutnya, Anda perlu memperhatikan nilai apertureAperture atau bukaan diafragma berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke dalam sensor. Nilai aperture diukur dengan satuan f-stop seperti f/1.2, atau f/3.5–5.6 yang tertulis pada body lensa. Makin kecil angka F-nya, makin lebar aperture lensa dalam menangkap cahaya. 


Lensa dengan nilai F kecil mampu memberikan efek bokeh dan gambar tajam di kondisi minim cahaya. Karenanya, sangat cocok digunakan untuk kegiatan fotografi di malam hari. Untuk lensa fix, nilai aperture-nya konstan mengikuti ukuran focal length yang juga tunggal. Di sisi lain, pada lensa zoom, aperture dapat berubah-ubah sesuai ukuran focal length yang sedang digunakan. Namun, ada pula produk lensa zoom yang memiliki aperture konstan.

⑥ Pertimbangkan fitur pada lensa

Pertimbangkan fitur pada lensa
Sumber: sony.co.id

Sejumlah lensa kamera mirrorless dilengkapi fitur-fitur tambahan. Hal ini membuat kinerja lensa lebih maksimal dan memiliki daya tahan yang kuat. Kami akan menjelaskan sejumlah fitur pada lensa yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam membeli.


  • Lensa G merupakan seri lensa mirrorless yang dikeluarkan oleh Sony. Lensa G memiliki standar kualitas setara lensa Zeiss. Lapisan depan lensa (coating) seri G ini antipantul sehingga menghasilkan gambar yang lebih kontras. Lensa G ditujukan untuk Anda yang ingin mendapatkan hasil foto tajam dan detail.

  • STM atau stepper motor merupakan motor autofokus pada lensa yang memiliki karakteristik senyap dan halus. Fitur ini terdapat pada beberapa lensa Canon dan Nikon.

⑦ Cek bobot dan ukuran lensa

Cek bobot dan ukuran lensa
Sumber: nikon.co.id


Bobot dan ukuran lensa dipengaruhi oleh jenis dan tipe lensa. Lensa tipe fix dengan focal length dan aperture yang kecil memiliki bobot ringan serta ukuran yang compact. Sementara itu, lensa fix dan zoom dengan focal length besar memiliki bobot dan ukuran yang lebih besar. Lensa tele memiliki bobot dan ukuran terberat karena focal length yang besar dan memanjang.


10 Rekomendasi lensa mirrorless terbaik

Selanjutnya, kami akan merekomendasikan sepuluh lensa mirrorless terbaik yang kami tentukan berdasarkan cara memilih di atas. Produk-produk ini dipilih secara teliti dengan mempertimbangkan kualitas produk, review pembeli, dan tingkat kepercayaan terhadap seller. Produk kami urutkan berdasarkan popularitasnya di marketplace Shopee.
Produk
Gambar
Harga terendah
Poin
1

Panasonic

Lumix G 25mm F1.7 ASPH

Panasonic Lumix G 25mm F1.7 ASPH 1枚目

Lensa fix mungil favorit banyak orang

2

Meike

35mm F1.7 Manual Prime Fixed Lens for Nikon

Meike 35mm F1.7 Manual Prime Fixed Lens for Nikon 1枚目

Harganya tidak mahal, kualitasnya bukan abal-abal

3

Sony

E PZ 18-105mm F4 G OSS

Sony E PZ 18-105mm F4 G OSS 1枚目

Lensa serbaguna untuk dokumentasi traveling

4

Sony

FE 85mm F1.8

Sony FE 85mm F1.8 1枚目

Untuk hasil foto potrait yang tajam di berbagai kondisi

5

Canon

EF-M32mm f/1.4 STM

Canon EF-M32mm f/1.4 STM 1枚目

Lensa mirrorless Canon dengan bokeh ciamik

6

Olympus

M.Zuiko ED 40-150mm f4.0-5.6 R

Olympus M.Zuiko ED 40-150mm f4.0-5.6 R 1枚目

Bodinya ringan, autofokusnya cepat!

7

Nikon

NIKKOR Z 50MM F/1.8 S

Nikon NIKKOR Z 50MM F/1.8 S 1枚目

Hasil yang halus untuk foto model dan close up

8

Fujifilm

Fujinon XF16mm F1.4 WR

Fujifilm Fujinon XF16mm F1.4 WR 1枚目

Sudut pandang lebar, merekam vlog jadi lebih asyik

9

Sony

E 70-350mm F4.5-6.3 G OSS

Sony E 70-350mm F4.5-6.3 G OSS 1枚目

Spesialis pengambilan gambar objek jauh dan bergerak cepat

10

Canon

EF-M 18-150mm f/3.5-6.3 IS STM

Canon EF-M 18-150mm f/3.5-6.3 IS STM 1枚目

Lensa versatile untuk semua kebutuhan fotografi Anda

Perincian produk
Close
No.1

PanasonicLumix G 25mm F1.7 ASPH

Mulai dari Rp3.039.000,00

Lensa fix mungil favorit banyak orang

Lensa mungil ini cukup laris manis di kalangan pengguna mirrorless Lumix. Bagaimana tidak? Lensa fix 25mm ini mampu menghasilkan foto wide yang tajam, serta jernih. Bokeh-nya pun terlihat halus dan indah. Body yang terbuat dari plastik meningkatkan portabilitasnya karena Anda tak akan terbebani oleh bobot lensa. Jika Anda ingin menambah lensa untuk melengkapi kit kamera Lumix di rumah, produk ini bisa dijadikan pilihan yang bagus.
No.2

Meike35mm F1.7 Manual Prime Fixed Lens for Nikon

Mulai dari Rp1.510.000,00

Harganya tidak mahal, kualitasnya bukan abal-abal

Brand Meike banyak menyediakan lensa ber-aperture besar dengan harga yang miring.Contohnya, lensa 35 mm untuk Nikon seri J yang cocok untuk jenis foto portrait setengah badan ini. Ditambah aperture f/1.7, hasil foto tampil bokeh dan tajam.

Karena lensa ini berjenis manual dan tidak memiliki mekanisme otomatis, Anda dituntut mahir memainkan ring fokus. Lensa ini cocok untuk objek yang tidak banyak bergerak. Dengan harga murah dan bokeh yang estetik, lensa mirrorless Nikon ini bisa menjadi best deal Anda.

No.3

SonyE PZ 18-105mm F4 G OSSSELP18105G

Mulai dari Rp7.299.000,00

Lensa serbaguna untuk dokumentasi traveling

Lensa dengan label G ini termasuk ke dalam salah satu lensa premium besutan Sony. Gambar yang dihasilkannya tajam dan detail, baik berupa lanskap, portrait, maupun telefoto. Anda juga bisa berpindah-pindah mode foto dengan lancar karena lensa ini memiliki zoom yang sangat smooth.

Untuk foto close up dan portrait, efek bokeh yang dihasilkan pun begitu memukau. Didukung dengan build quality premium, lensa ini cocok digunakan oleh travel vlogger atau para konten kreator.

No.4

Untuk hasil foto potrait yang tajam di berbagai kondisi

Apabila Anda berminat memotret model, artis, dan mode potrait lainnya, inilah lensa yang tepat. Dengan aperture f/1.8, kualitas ketajaman lensa Sony ini tak perlu diragukan. Saat objek membelakangi sumber cahaya pun, gambar yang dihasilkan tetap kontras dan tajam. Di kondisi minim cahaya pun hasil gambarnya masih tajam berkat bukaan diafragma yang besar. Produk ini cocok untuk melengkapi koleksi lensa kamera mirrorless Sony full frame Anda.
No.5

CanonEF-M32mm f/1.4 STM

Mulai dari Rp10.056.600,00

Lensa mirrorless Canon dengan bokeh ciamik

Pengguna Canon EOS M yang sedang mencari lensa fix dengan bokeh ciamik wajib melirik produk ini. Lensa 32 mm ini dibekali aperture sebesar f/1.4 yang menghasilkan bokeh menawan. Panjang fokusnya 51mm, setara full frame, dengan sudut pandang hampir mendekati pandangan manusia. Foto yang dihasilkan pun lebih nyata dan indah.

Meskipun ukuran lensa ini biasa digunakan untuk mengambil foto portrait, ia juga mampu mengambil gambar dengan jarak fokus dekat. Alhasil, Anda juga bisa menggunakannya untuk mengambil foto produk, bunga, ataupun tanaman.

No.6

OlympusM.Zuiko ED 40-150mm f4.0-5.6 R

Mulai dari Rp2.350.000,00

Bodinya ringan, autofokusnya cepat!

Konstruksi lensa Olympus yang satu ini terbuat dari plastik yang membuatnya terkesan ringkih. Namun, hal itu pula yang membuat bobotnya ringan sehingga sangat nyaman dibawa mobile. Produk ini cocok bagi pemilik body Olympus yang ingin belajar menggunakan lensa tele.


Anda bisa mengandalkannya untuk membidik berbagai objek dengan tajam karena autofokusnya yang terhitung cepat. Bukan hanya objeknya yang tajam, latar bokeh-nya pun patut diacungi jempol.

No.7

NikonNIKKOR Z 50MM F/1.8 S

Mulai dari Rp9.799.000,00

Hasil yang halus untuk foto model dan close up

Bagi pengguna kamera mirrorless Nikon seri Z full frame, lensa ini wajib Anda miliki untuk memenuhi kebutuhan mode portrait. Gambar yang dihasilkan kamera ini tampak halus meski memiliki bukaan besar. Kontras antara objek utama dengan latar belakang yang blur pun terlihat lebih natural dan rapi.

Sebagai tambahan, tone warna khas Nikon dapat keluar dengan maksimal apabila Anda menggunakan lensa ini. Selain portrait, lensa ini sangat cocok untuk kebutuhan foto fashion, lifestyle, dan street photography.

No.8

FujifilmFujinon XF16mm F1.4 WR

Mulai dari Rp14.499.000,00

Sudut pandang lebar, merekam vlog jadi lebih asyik

Pengguna kamera Fujifilm yang ingin membuat konten video dengan kualitas terbaik tentu membutuhkan lensa bersudut pandang lebar. Dengan menggunakan produk ini, Anda dapat memperlihatkan lokasi pembuatan video meskipun Anda berbicara tepat di depan kamera. Vlog pun dapat ditampilkan dengan lebih informatif dan kontekstual.

Aperture lensa yang berada di angka f/4 sudah sangat cukup untuk menghasilkan video yang tajam. Selain itu, berlawanan dengan sudut pandangnya yang lebar, jarak minimum yang dibutuhkan lensa ini untuk dapat bekerja hanya 24 cm. Artinya, Anda juga dapat melakukan macro photography dengan lensa ini!
No.9

SonyE 70-350mm F4.5-6.3 G OSS

Mulai dari Rp12.649.000,00

Spesialis pengambilan gambar objek jauh dan bergerak cepat

Untuk memotret kegiatan olahraga atau kehidupan satwa liar, Anda bisa memilih lensa ini. Dengan focal length maksimal mencapai 350 mm, membidik objek jarak jauh pun terasa mudah. Saat objek bergerak cepat, Anda tinggal mengaktifkan mode OSS (Optical Image Stabilization) pada badan lensa sehingga hasilnya tidak blur.

Lensa Sony ini sekaligus memberi ragam pilihan lensa tele untuk kamera Sony APS-C. Lensa ini juga tahan debu dan uap air sehingga cocok dipakai untuk aktivitas outdoor.

No.10

CanonEF-M 18-150mm f/3.5-6.3 IS STM

Mulai dari Rp9.834.600,00

Lensa versatile untuk semua kebutuhan fotografi Anda

Kami merekomendasikan lensa sapu jagad ini untuk pengguna kamera mirrorless Canon. Dengan rentang focal length 18–150 mm, Anda dapat menggunakan lensa ini untuk tiga kebutuhan sekaligus, yaitu foto lanskap, portrait, dan telefoto.

Lensa ini juga cocok bagi Anda yang tidak ingin membawa perlengkapan fotografi terlalu banyak saat bepergian. Dengan satu lensa ini saja Anda sudah bisa mengambil banyak foto dengan berbagai sudut pandang berbeda. Atur saja focal length-nya sesuai kebutuhan dan abadikan foto-foto indah dari perjalanan Anda.

Apakah kamera mirrorless bisa menggunakan lensa DSLR?

Apakah kamera mirrorless bisa menggunakan lensa DSLR?

Fungsi dan spesifikasi lensa DSLR secara umum sama dengan lensa mirrorless. Karenanya, kamera mirroless bisa menggunakan lensa DSLR. Untuk memasang lensa DLSR ke kamera mirroless, diperlukan adaptor sebagai perantara mount-nya.


Selain karena dudukan lensa yang perlu disesuaikan, adaptor juga berfungsi sebagai pemberi jarak. Lensa DSLR dirancang berjarak karena kamera DSLR memiliki cermin yang membuat sensor agak mundur ke belakang. Adaptor berfungsi untuk memberi jarak ideal antara mount lensa ke sensor. 


Tiap merek kamera memiliki adaptornya masing-masing. Pilihlah adaptor yang mendukung autofokus agar tidak kehilangan fungsi bawaannya. Harga adaptor lensa ini bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Baca juga rekomendasi produk kamera mirrorless lainnya di sini

Setelah mengetahui cara memilih dan rekomendasi produk lensa mirrorless terbaik, Anda mungkin perlu melihat berbagai produk kamera mirrorless. Agar tidak bingung memilih, kami telah menyiapkan rekomendasinya untuk Anda. Klik tautan berikut ini untuk mendapatkan informasi lengkapnya!

Kesimpulan

Itulah beberapa rekomendasi lensa untuk kamera mirrorless yang dapat Anda jadikan pertimbangan. Dalam menentukan pilihan lensa mirrorless, sesuaikanlah dengan kebutuhan pengambilan gambar dan video yang Anda inginkan.

Selain kualitas lensa, hasil yang bagus ditentukan oleh teknik Anda dalam memotret. Untuk itu, banyaklah berlatih dalam memotret. Jika Anda berencana untuk membeli kamera mirrorless atau sedang mempertimbangkan untuk mengganti lensanya, silakan gunakan artikel ini sebagai referensi.

Apabila Anda membeli produk yang disebutkan di artikel, mybest mungkin akan menerima sebagian dari hasil penjualan produk tersebut.
Deskripsi setiap produk bersumber dari produsen/brand, situs marketplace, dan sebagainya.

Artikel terkait

Artikel populer

Favlist populer